12 PAHLAWAN ZODIAK

12 PAHLAWAN ZODIAK
BAB XVI PRASASTI DI PURI HANTU


__ADS_3

Cerita Sebelumnya


                Anne Gracia diculik oleh Boro Stocson. Melalui penculikan itu Boro memancing Mark dan Will


kembali ke Desa Gandum. Sesampainya disana betapa terkejutnya Will, neneknya,


Olivia John telah diikat di gudang belakang, tak berdaya.Mark dengan segala


kekuatannya berhasil melumpuhkan Boro dan komplotannya. Tapi Anne Gracia


hilang, kemanakah Anne ?


                Sebaliknya Miss Teria menerima bunga dari seseorang yang misterius, Mailend Gizman. Namun disampingnya seorang pelayan di restoran daging lengkap bernama Alan Janed juga berbisik secara tidak yakin, “I


love You …” Padanya, Hal itu membuat Miss Teria menjadi penuh tanda Tanya.


Kepada siapa Miss Teria menelusuri rasa ingin tahunya …


                                                                                                ***


Perbukitan, Puri Hantu.


“Miaoooo….”


            Kucing Miao mengikuti tuan barunya, Mailend Gizman memasuki Puri Hantu. Mailend begitu


ingin tahu, dia mengumpulkan apapun yang dapat dijadikan sebagai informasi


tentang siapa Mafia Hitam. Dia memamfaatkan waktu sedapat mungkin selagi Mafia


Hitam tidak ada disana.


            Lama sudah Mailend mengobrak abrik apapun yang dapat ditemukan di Puri Hantu. Mailend


berhasil menemukan kartu nama gadis bernama Gebi Sansusen. Gebi Sansusen


diketahui adalah seorang peneliti flora dari hutan ke hutan di Hutan Bukit


Tapal dahulu. Gebi Sansusen diketahui telah menghilang lama. Tak lama kemudian


Miao mengeong ke arah dinding. Mailend melihat dinding dan menemukan tulisan


tertera disana.


“Bagunan ini… adalah istana Kerajaan Golden. Para penghuni kerajaan telah disihir oleh Black


Star menjadi kucing. Black Star menyihir mereka menjadi sekawanan kucing yang


hidup berkoloni…” Mailend tersenyum atas apa yang ditemukannya.


“Jadi Puri Hantu adalah bekas istana Kerajaan Golden, sekarang dimana kucing- kucing itu


?, siapa pula Black Star itu aku jadi semakin penasaran …” Mailend kemudian


melanjutkan membaca prasasti itu ” Pengaruh kutukan Black star akan musnah jika


seluruh pahlawan bintang berkumpul di bukit tapal. Dan wanita yang tertengaruh


sihir topeng baja hitam akan sadar jika zodiak kesepuluh, Libra bertemu


pemiliknya. Mereka telah menanti selama 1000 tahun. Maka muncullah …” Mailend


terperangah pesan itu habis. Prasasti yang terakhir itu telah habis oleh


pelapukan alami. “ Jadi siapa yang akan muncul ? jangan jangan Gebi Sansusen


adalah Mafia Hitam !” duga Mailend.


            Miao tiba- tiba bersembunyi di bawah lemari karena mendengar langkah kaki.


“Apa yang kaulakukan Ninja Bintang ?, dimana cadarmu ?” Tanya Mafia Hitam.


“AKU BUKAN NINJA BINTANG. Aku Mailend. Dan aku tahu siapa kau sebenarnya !” Tunjuk


Mailend.


“Pengkhianat !. Kau tak dapat mengalahkanku !” Seru Mafia Hitam begitu bengis. Maka


terjadilah pertarungan antara Mailend dan Mafia Hitam. Bagaimanapun Mailend


kehilangan kekuatannya sebagai Ninja Bintang. Mailend mampu dilumpuhkan. Mafia


Hitam mengikatnya di sebuah pilar.


“Pengkhianat !!! Aduhh kasihan.” Ejek Mafia Hitam.


“Akhhh….” Erang Mailend.


“Aku tidak akan membunuhmu begitu cepat. Aku akan membiarkanmu tewas kelaparan. Dan


membusuk dalam ikatan ini … Ha ha ha, Aku akan meninggalkanmu. Ke desa Gandum


menemui anak buahku Boro  .. Ha  ha ha “ Tawa Mafia Hitam sembari berlalu.


“Bangsat ! lepaskan aku !” Teriak Mailend.


            Waktu terus berlalu. Sinar matahari masuk menembus dinding Puri Hantu. Sinar matahari itu


sudah sedemikian miring pertanda senja telah tiba. Sementara Miao tak dapat


berbuat banyak. Kucing itu hanya dapat menjilati kaki Mailend. Sudah berkali-


kali di coba menggigit ikatan Mailend tetapi tidak bisa. Perut keduanya pun


sudah seringkali berbunyi pertanda lapar.


“Tuk Tuk….” Terdengar langkah kaki memasuki Puri Hantu.


            Ternyata bukan langkah Mafia Hitam. Ia adalah seseorang yang pernah bertemu Ratu Kucing. Dan


sekarang ia ingin meneliti bekas istana para kucing- kucing itu. Orang itu


adalah Alik Joyokusumo.


“Mailend ? mengapa kau terikat “ Tanya Alik, yang jelas mengenali Mailend ketika dulu

__ADS_1


ditugaskan untuk merebut senapan.


“Darimana kau mengetahui namaku ? siapa kau “Tanya Mailend.


“Hmmm aku adalah seorang peneliti sejarah. Aku sering keluar masuk hutan. Kau pemandu


yang sering kutemui. Aku kembali untuk meneliti Puri Hantu “ Jelas Alik.


“Alan Janed …” Alik tersenyum dan mengulurkan tangan. Alik bergegas membuka ikatan Mailend. Ia


mengiris ikatan itu dengan pisaunya yang kuat.


“Tapi aku belum bisa mengingatmu …” Kata Mailend dan ia berpikir barangkali melupakan


oleh pengaruh sihir dahulu.


“Itu tidak penting Mailend, yang penting kau selamat !” Jawab Alik tegas.


“Baiklah …terimakasih atas bantuanmu …”ucap Mailend.


“Aku telah berhasil membongkar misteri. Mafia Hitam ia adalah seorang gadis bernama Gebi


Sansusen. Puri Hantu adalah bekas istana Kerajaan Golden. Para penghuni


kerajaan itu disihir menjadi kucing. Semua pengaruh sihir Black star akan


hilang bila seluruh Pahlawan Zodiak berkumpul di Bukit Tapal. Dan jika Libra


turun maka itu adalah sesuatu yang ditunggu- tunggu” Jelas Mailend.


“Oh ya …”


“Barangkali temuanku bisa membantu penelitianmu …”Ucap Mailend membalas terimakasih.


…”Will harus kuberitahu …”Kata Mailend di dalam hati.


“Rencanaku gagal, membalas dendam pada seseorang bernama Alik, dialah yang mencelakakanku


di tepi telaga di pesisir hutan dahulu “ Kata Mailend yang membuat Alik


terkejut. Dan Alik juga tidak melupakan kesalahannya pada Mailend.


“Mengapa ?”


“Alik diketahui telah meninggal di gerbang gua istana kucing- kucing…”


“Rencanaku sekarang pergi ke bukit tapal mengembalikan kucing ini pada Miss Teria. Gadis


yang telah merebut hatiku …” Pengakuan Mailend yang terbuka membuat Alik


melongo. Karena ia sebelumnya telah pernah bertemu Miss Teria yang juga telah


membuat hatinya tertarik bersama kucing Miao.


“Dimana keluargamu ?” Tanya Alik.


“Ayah dan adik perempuanku menghilang di hutan ini. Pada suatu kecelakaan karena itu aku


menjadi pemandu di hutan ini sembari berharap aku bisa menemukan mereka


kembali…” Mailend Gizman tersenyum pahit.


“Kata orang orang Ayahkutelah disihir menjadi Harimau Hantu di hutan ini. Dan Adikku


disihir menjadi kucing. Aku tidak begitu percaya kabar itu. Faktanya Ayahku dan


adikku Michi telah jauh meninggalkanku …” Mata Mailend berlinang menjelaskan


hal itu pada Alik.


“Harimau Hantu …Aku telah mem…”Alik tergagap. Ia teringat di gerbang istana kucing- kucing.


Leo telah bertarung dengan Harimau Hantu tersebut.


“Alan ? apa apa yang kau  lakukan ?”


“Bukan apa- apa Mailend. Hanya mengetahuinya” Jawab Alik yang telah merasa banyak bersalah


pada Mailend.


“Sekarang ayo …kita pergi. Ayo Miao !” setelah mereka pergi. Perjalanan Alik dan Mailend


menuju rumah Kentaro dan Miss Teria di Mount City.


            Sesampainya mereka di Mount City, Di Penginapan yang dikelola oleh keluarga Miss Teria dan


Kentaro, Miss Teria menyambut mereka.


“Alan …ada apa , dan siapa temanmu ?” Tanya Miss Teria yang dahulu mengenal Alan sebagai


pelayan restoran.


“Mengembalikan kucingmu …Miao …” Jawab Alik.


“Aku Mailend “ Potong Mailend.


“Dari mana kalian mengetahui nama kucing ini ?” Tanya Miss Teria.


“Kucing ini selalu menyebut kata ‘MIAO’ dengan jelas. Selain itu dia kucing pintar dan


penyayang” Puji Mailend kepada Miss Teria.


“Kau terlalu memujiku. Sejak kutemukan di Hutan Bukit Tapal, kucing ini selalu menyebut kata


itu dengan seperti itu.” Miss Teria mengelak atas pujian Mailend.


            Setelah mengembalikan Miao pada Miss Teria. Alik dan Mailend bersiap untuk berkelana.


Namun sebelum itu Alik mengajak Mailend untuk singgah sejenak ke Restoran


Daging Lengkap, selain untuk member jatah perut mereka yang lapar. Setelah


mereka makan, Alik sejenak pergi ke kamar pelayan tanpa sepengetahuan Mailend.


Alik kesana untuk membereskan barang- barangnya. Alik juga menulis surat yang

__ADS_1


ditujukan kepada Will. Surat itu ditujukan ke alamat Nenek Alma Odison. Alik


menceritakan rahasia Mafia Hitam dan topeng baja hitam, Zodiak Libra dan


kemunculan Black Star, Puri Hantu dan Istana kucing- kucing. Setelah selesain


tanpa sepengetahuan Mailend, Alik memasukkan surat itu ke kotak pos di dekat


Restoran Daging Lengkap.


“Bapak sekarang aku akan berkelana …”Kata Alik meminta izin pamit pada pemilik


restoran.


“Baiklah Alan. Jika itu maumu …”


“Terimakasih atas segala bantuanmu Bapak “


“Ini gajimu Alan. Gaji selama bekerja disini. Semoga kita bertemu lagi nanti ”


            Setelah itu Alik dan Mailend menuju Bukit Tapal. Mereka berangkat dengan menenteng bekal


berupa barang dan uang.


                                                    ***


Di Desa Gandum.


            Mafia Hitam berteriak sesampainya di sebuah gudan belakang di Desa Gandum.


“Brengsek !!!” Mafia Hitam bengis melihat kegagalan Boro. Malah ia menemukan Boro Stocson


tergeletak tak bernyawa. Boro gagal menjalankan tugasnya.


“Dasar Bodoh !”


“Akan kumusnahkan tempat ini !”


“KEKUATAN API HITAM !!!” Teriak Mafia Hitam. Kemudian api menyala membakar gudang belakang


rumah Nenek Olivia John. Sebelum Polisi datang, gudang Nenek Olivia telah


musnah di lahap api, beserta Boro Stocson dan anak buahnya.


            Setelah kejadian itu Mafia Hitam bergerak cepat ke Puri Hantu, betapa terkejutnya dia.


Mailend telah lepas. “ Sialan !!!”


“Anak itu kabur dan dia juga mengetahui rahasia Tuanku Black Star” Marah Mafia Hitam


penuh sesal.


“Tapi aku masih punya banyak pengikut di tempat lain …ha ..ha..ha “ katanya.


                                            ***


            Will John, Mark Odison, Nenek Olivia John, beserta Shara Setty dan Tom Garsen berada di


teras rumah pertanian Nenek Olivia John. Tetapi disana hanya ada empat kursi


untuk satu meja bundar, terpaksa Mark mengalah dengan duduk di dinding setinggi


paha untuk tembok pembatas teras. Sementara Nenek Olivia John sibuk merajut


syal, Will, Tom, dan Shara asik berbicara melepas kerinduan. Mata Mark Odison


memandang jauh, samar- samar terlihat seorang pegawai pos datang semakin


mendekat.


“ Apa benar ini rumah Olivia John ?”


“Ya benar. Surat dari mana ?”


“Ini suratnya, baca saja” jawab pak pos itu singkat, tak lama kemudian pergi. Surat itu


berasal dari lamat Nenek Alma di Mount City. Namun setelah Will membukanya ada


tiga lembaran yang berbeda.


            Lembaran pertama dari Nenek alma sendiri. Nenek Alma mengabarkan bahwa beliau sehat


disana. Selain itu Nenek Alma memberi tahu bahwa beliau menerima lembaran surat


yang ditujukan ke desa gandum, kepada Will. Surat itu ditulis Anne yang


mengabarkan bahwa dia telah kembali bersama keluarganya. Anne selamat dari


penculikan. Dan itu sungguh membuat Nenel Alma dan semuanya bernapas lega. Yang


terakhir, Nenek Alma heran menerima surat dari Alik Joyokusumo. Alik mengatakan


bahwa Puri Hantu adalah bekas Kerajaan Golden. Penduduk kerajaan disihir


menjadi kucing yang hidup berkoloni. Dan yang paling terpenting adalah Mafia


Hitam merupakan gadis bernama Gebi Sansusen, Gebi menjadi jahat karena


dipengaruhi sihir topeng baja hitam oleh Black Star. Sihir dari topeng itu akan


hilang bila Zodiak Libra bertemu dengan pemiliknya. Topeng itu akan retak maka


kita harus pergi ke Bukit Tapal untuk bertarung mengalahkan Black star.


“Alik masih hidup “ Kata Will bahagia.


“Dan juga Anne “Lanjut Mark dan Nenek Olivia.


“Dan selama ini ia melakukan penyelidikan untuk memecahkan segala hal misteri “ Lanjut Tom.


“Alik hebat “puji Shara Setty.


“Terimakasih Alik . Ini sangat membantu” Ucap Will.


“Kita harus bersiap ke Bukit Tapal …”Perintah Mark Odison.

__ADS_1


Bersambung


                                            ***


__ADS_2