12 PAHLAWAN ZODIAK

12 PAHLAWAN ZODIAK
BAB XIX AQUARIUS YANG HILANG


__ADS_3

Cerita Sebelumnya


                Setelah menghancurkan Mr. Pop. Abraham dan Vatima terdampar di tepian pantai. Di Goa di


tepian pantai itu Abraham bertemu Putri yang telah tertidur selama 1000 tahun.


Putri Nirmala yang ternyata adalah Ibu Abraham sendiri. Putri Nirmala memohon


agar mereka segera ke Bukit Tapal karena disana Black Star telah bangkit dari


kurungannya. Black Star penyihir dari kegelapan yang ingin menguasai dunia


dengan kejahatan sihirnya.


            Sesampainya di Bukit Tapal. Gempa terjadi dentuman dari kawah Bukit memunculkan asap menjelang kebangkitan Black star. Black starBangkit. Vatima terluka dan kehilangan nyawa. Abraham tak sanggup menghadapi Black Star sendiri. Ia harus bersama Pahlawan Zodiak lainnya. Sementara Kakek


Yamada menghadang serangan Black Star dengan segala upaya, Abraham pergi mencari


seorang anak bernama Yasmine Fujrie, Aquarius yang Hilang.


            Black Star terus menyerang Kakek Yamada.Kakek Yamada tak berdaya. Masih mampukah Kakek Yamada bertahan menjelang kedatangan Will dan kawan- kawan bersama para Pahlawan Zodiak lainnya ?


                                                                                                ***


“Kakek !!!” Seru Will pada Kakek Yamada. Lalu Mark Odison bersama Will memangku tubuh Kakek


Yamada ke tempat dimana Gebi dan Putri Nirmala bersembunyi. Kakek Yamada


diletakkan dengan hati- hati, disamping Kakek Yamada tergeletak tubuh tak


bernyawa Ibu Vatima.


            Kakek Yamada masih sadar. Ia ingin berbicara terbata- bata.


“Te..ri ..ma kasih …Will”


“Brengsek Black Star. Akan kuhancurkan Kau !!” Marah Will.


“Dimana ….yang lain.. ?” Tanya Kakek Yamada.


“Mereka bertarung melawan Black Star, Kek “ Jawab Will.


“Biarkan mereka kemari. Biarkan Mark yang menahan Black Star ….” Perintah Kakek Yamada.


Mark bangkit menuju puncak Bukit Tapal.


“Aku Nirmala, Ibu Ham …” Putri Nirmala memperkenalkan diri yang membuat keheningan menjadi


heran karena melihat usia Putri Nirmala dan Abraham yang masih sebaya.


“Dia Gebi Sansusen- Mafia…Hitam…” Kata Kakek Yamada memperkenalkan Gebi.


“Mafia Hitam ?” Tanya Will heran.


“Ya. Tapi itu dulu…” Beberapa lama kemudian datanglah Kentaro, Shara, Tom, Vandora, Nujumi,


Anne ke Goa itu. Beruntung Black Star tidak mengetahui keberadaan mereka.


“Syukurlah kalian telah berkumpul. Kalian harus berkumpul seluruh Pahlawan Zodiak.” Kata


Putri Nirmala.


“Kalian kenal Yasmine… Fujrie ?” Tanya Kakek Yamada yang makin sulit berbicara.


“Ya. Seluruh penduduk Mount City kenal anak itu ! dia artis cilik “


“Aku suruh Ham menemukannya “Jelas Kakek Yamada.


“Aquarius …”


“Ham…”Nujumi merindukan Abraham.


“Anak- anak ada yang datang ! …”Ucap Putri Nirmala.


“Mailend ? dan siapa dia ?” Tanya Tom yang melihat teman Mailend, Alan Janed.


“Hai Will…Tom…lama tak jumpa maafkan aku ya !” Sapa Mailend akrab kemudian seluruh


orang yang ada di goa itu mulai saling mempernalkan diri.


“ Jenazah siapa ini ?” Tanya Vandora.


“Dia adalah orang yang baik. Telah berkorban diri untuk Putri Nirmala dari serangan Black


Star” Jelas Gebi Sansusen.


“Ya . Aku Ibu kandung Abraham. “ Jelas putri Nirmala Sekali lagi.


“Ibu ?“  Nujumi mengernyitkan dahi, ia begitu heran


melihat Putri Nirmala yang begitu muda.


“Nanti aku jelaskan … Kalahkan Black Star dulu !” Perintah Putri Nirmala.


“Scorpio…Sagi..tarius…akan segera turun…” Ucap Kakek Yamada.


“Oh Ya ?” Mereka semua antusias untuk menanti kehadiran pahlawan zodiak baru.


“Temukan Alik, dia Leo !” Perintah Kakek Yamada.


“Aku dengar Alik meninggal !” kata Vandora membawa kabar duka.

__ADS_1


“Bukan dia masih Hidup. Aku tahu dimana dia” Kata Alan Janed menunduk.


“Alan katakan !. Apa direstoran tempat tinggalmu ?” Tanya Will.


“Dia benar- benar penipu” Sergap Mailend.


“Missterius …” Kata Anne.


“Aku sudah curiga.” Kata Will.


“Akulah ..Alik…” Alan membuka topinya dan kaca matanya.


“…” Semua terperangah tak percaya Alik berada diantara mereka.


“Maafkan Mailend…aku telah bertarung dengan Harimau Hantu yang adalah ayahmu yang


tersihir …” Alik memeluk Mailend.


“Alan !?”


“Apa ?!”


“Tidak !!!” Teriak Mailend.


                                                    ***


            Miss Teria tertinggal jauh dibelakang, langkahnya yang gemulai membuatnya bergerak lambat.


Apalagi sewaktu melihat rumpun mawar hitam, Miss Teria berhenti. Rumpun mawar


hitam itu mengingatkan Miss Teria pada Alan Janed yang memberinya mawar hitam.


Ketika tangan Miss Teria hendak memetik mawar hitam itu. Mawar itu bergerak


cepat. Mawar itu menjalar untuk mengikat tubuh Miss Teria. Duri- durinya


menusuk kulit Miss Teria.


“Tolong !!!” Namun sayang Will dan teman- temannya jauh di depan.


“Jebakan Black star !” Keluh Miss Teria yang terikat. Ia sadar Virgo tak dapat menolongnya.


Kekuatan Zodiak belum dapat menolongnya. Hari masih senja belum malam.


“Ngok..ngok…”Suara kodok didekat Miss Teria.


“Ya…Aku kodok ajaib. Aku manusia yang dikutuk boneka sihir Black Star, Tunggu ….” Kodok ajaib


itu ternyata dapat berbicara. Kemudian keadaan sekitar Miss Teria berubah gelap


oleh awan hitam. Kodok itu memanggil awan hujan. Dan cahaya menyilaukan keluar


            Virgo membabat habis rumpun mawar itu tanpa tersisa. Beruntung racun mawar tersebut belum


masuk seutuhnya ke tubuh Miss Teria. Kekuatan Sang Ratu Virgo kembali masuk ke


tubuh Miss Teria. Miss Teria membawa setangkai mawar hitam yang telah ia


taklukkan ke puncak Bukit Tapal. Miss Teria melangkah gembira. Ia berlari. Miss


teria berlari bersama Kodok Ajaib menuju Bukit Tapal.


                                            ***


“Maaf Mailend …” Tangis Alik memohon maaf.


“Dasar penipu Heh ! Orang asing !” Jawab Mailend kasar.


“Mudahnya minta maaf !” Kata Anne.


“Pergi ! aku tidak ingin melihatmu lagi ! Orang asing !” Teriak Mailend. Kemudian Alik


berlari pergi. Alik tidak tahan lagi berada di sana. Terngiang- ngiang


ditelinganya ‘ orang asing ‘.


“Sudah Mailend…” Tom menenangkan, berusaha agar persahabatan mereka tetap utuh.


“Kasihan Alik …”Ucap Shara lalu mengejar Alik.


“Ke…jar…Alik…” Perintah Kakek Yamada kecewa.


                                        ***


Kota Mount City.


            Abraham Gellier sedang bingung di Kota Mount City. Sudah beberapa orang yang


ditanyainya tetapi tidak ada yang member jawaban yang pasti. Abraham masih


belum putus asa.


“Pak. Apakah bapak tahu di mana rumah Yasmine ?”


“Yasmine ?. Nak di kota ini ada puluhan nama Yasmine. Apa cirri- cirinya ?”


“Yasmine …apa ya? Pokoknya…”Abraham bingung sendiri. Sampai tidak menyadari Bapak yang


ditanyainya berlalu pergi.


“Waduh orang yang begitu ramah …”Sindir Abraham kesal. Abraham bangkit meninggalkan taman.

__ADS_1


Pergi. Tapi ada suara di belakangnya.


“Kakak !, tunggu …”


“Ya ada apa ?”


“Bukankah ini topi koboi kakak yang tertinggal di kursi itu”


“Ya terima kasih atas pertolonganmu, Dik !” Ucap Abraham berterimakasih mengenang topi


hadiah dari panti asuhannya dulu.


“Sama- sama Kakak. Aku telat pulang ke rumah!” Jawab anak kecil itu dan berlalri segera ke


rumahnya karena hari sudah akan senja.


“Tunggu…, siapa namamu ? sial dia telah pergi” Ucap Abraham sesal karena tak sempat jua


ia menanyakan nama anak itu. Anak itu berlalu dan Abraham meneruskan


pencariannya. Hingga Abraham bertemu seorang gadis. Yasmine adalah nama perempuan.


Abraham berharap perempuan yang ditemuinya bernama Yasmine.


“Nona ! apa Nona yang bernama Yasmine ?” Sapa Abraham.


“Yasmine ?. Nenekku bernama Yasmine. Yasmine artinya bunga melati bukan ?” Tanya gadis itu


balik bertanya.


“Oh ya ? Kalau begitu bawa aku ke tempat Nenekmu “ Pinta Abraham.


“Apa ? jangan bercanda” Gadis itu heran.


“Ada apa sayang ? apa dia menggodamu ?”Tanya pria yang baru saja datang. Pria itu dekat


dengan gadis itu.


“tidak kok …” Bela Abraham.


“Dia aneh ayo kita pergi” Nona itu mengajaklelaki itu berlalu.


“Auuuuu!!! Langit Aneh “


“Ledakan !!!!” Teriak orang- orang. Langit berwarna merah. Seperti sebuah bencana alam sudah


terjadi. Orang- orang berlarian berteriak. Kilat dan petir menyambar. Meteor


berjatuhan mewarnai angkasa. Langit berubah gelap.


“YASMINE !”Teriak Abraham keras- keras.


            Abraham teringat kejadian di Pagoda Zodiak dahulu. Ketika ia memakan nasi dan masuk ke


tenggorokannya. Abraham langsung berteriak ‘Air’ sekeras mungkin. Lantas Kakek


Yamada menasehatinya untuk mencari menggunakan hatinya.


‘Carilah dengan hatimu Abraham ‘.


            Abraham memejamkan matanya. Lalu mencari dengan hati dan persaannya.


“Sekarang aku tahu gadis cilik itu !” kata Abraham kemudian ia berlari ke taman. Berlari


menuju rumah di dekat taman kanak- kanak.


“Hai Kakak pemilik topi koboi, ada apa lagi ?” Tanya anak itu.


“Yasmine ?”


“Ya ada apa ?” Jawab Yasmine heran. Lalu Abraham melihat telapak tangan Yasmine.


“Kau Aquarius. Aku Libra. Lihat ini !”


“Oh ya ?”


“Mari ikut kakak ke Bukit Tapal untuk menyelamatkan dunia. Ayo !”


“Baiklah. Itu sudah kutunggu- tunggu” kata Yasmine senang.


            Kini mereka sudah mendaki Bukit Tapal. Abraham menggendong Yasmine di punggungnya. Keringat


Abraham mencucur.


“Apa Kakak masih kuat ?”


“Ya . Yasmine” Jawab Abraham tersenyum.


            Sementara itu, Bu Liana, Ibu Yasmine panic dan menemui pemilik Taman Anak- Anak, Bu Sin-sin,


Ibu dari Almarhum Gent Honixton.


“Bu, kemana Yasmine, anakku dimana ?”


“Terakhir aku lihat seorang laki- laki membawanya”


“Tidak !!!” Bu Liana jatuh pinsan namun Bu Sin- sin tidak menghiraukannya karena Bu Sin- sin


heran melihat keadaan alam yang tiba-tiba berubah. Ada apa dengan langit ?


                                                    ***

__ADS_1


__ADS_2