14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
kabar mengejutkan part 4


__ADS_3

sambil sita makan dia juga sekali2 menyuapkan saya makanan yang dia makan.


"katanya lapar tapi kamu bagi ke saya juga makanan kamu?" tanyaku ke sita.


"nasi dan lauknya terlalu banyak, porsi makan saya kan tidak sama dengan kamu" jawab sita kepada saya.


"klo begitu lanjut lagi makannya, nggak usah ngobrol dulu" beritahuku ke sita.


dalam hati saya pun masih bertanya-tanya apa yang ingin sita sampaikan ke saya. tapi mencoba untuk berpikiran positif saja.


tidak lama sita pun selesai makan, ternyata dia memang sangat lapar. karna baru pertama kali, selama kami makan bersama , baru kali ini dia menghabiskan makanannya sampai tak tersisa sedikit pun.


lalu saya berkata kepadanya.


"ternyata kamu lapar beneran yach!! selama kita sama, baru pertama kali ini saya melihat kamu menghabiskan makanan kamu sampai tak tersisa sedikit pun" ucapku kepada sita.


"kan saya tadi sudah bilang saya sangat lapar. pagi tadi saya cuma makan sedikit dan sampai sudah sesore ini, baru saya makan lagi. makanya baru pertama kali kan kamu liat saya makan sampai serakus ini" ucap sita kepada saya.


saya pun kemudian meminta sita agar segera memberi tahu ke saya hal yang katanya sangat penting yang ingin dia sampaikan ke saya.


"kamu sudah makan, jadi saya minta kamu sekarang untuk memberi tahu ke saya hal penting apa yang ingin kamu sampaikan" tanyaku kesita.


"bisa sabar nggak. pasti saya beritahu kamu. tapi sebelum saya beritahu, kamu mau kan temani saya dulu cari barang yang ingin saya beli" jawab sita kepada saya.


"barang apa sich yang ingin kamu beli? sampai-sampai dari semalam kamu pergi cari, tapi belum juga kamu dapat" tanyaku dan beritahu ke sita


"nggak usah banyak tanya. ikut ajha temanin saya, entar juga kamu akan tahu apa yang saya cari sampai saya harus keluar semalam" jawab sita kepada saya.


"iya nggak usah cemberut gitu. apa lebih penting barang yang ingin kamu cari atau yang ingin kamu sampaikan ke saya" tanyaku kepada sita lagi.


"menurut saya sich dua-duanya sangat penting buat saya" jawab sita kepada saya.

__ADS_1


setelah saya dan sita mengobrol, kami berdua pun meninggalkan restaurant tersebut. dan kami pun kemudian berjalan mencari barang yang ingin sita beli.


dan kami berdua sampai di salah satu toko pakaian yang mempunyai brand sangat terkenal dimall tersebut bahkan seluruh tempat. disana hanya menjual segala macam fashion pakaian pria dan yang lainya.


dan dalam hati saya pun berkata, kenapa dia masuk kesini, apakah mungkin dia akan membelikan hadiah untuk tunangannya yang sebentar lagi akan balik. saya pun tidak ingin menanyakan ke sita.


"tapi kemudian sita bertanya ke saya"


"jaket ini bagus nggak yach, coba kamu liat?" tanya sita kepada saya.


"iya sangat bagus, memangnya siapa yang ingin kamu kasih" jawabku dan bertanya balik ke sita


"kamu mau nggak bantu saya,cobain jaket ini yach" sita tidak menjawab pertanyaan saya dia lalu minta saya untuk mencoba jaket yang dia pegang.


"iya bisa kok, memang kamu mau belikan buat tunangan kamu yach?" ucap dan tanyaku kepada sita.


"kamu nggak usah banyak tanya dech, kamu cobain ajha dulu jaket itu" ujar sita kepada saya.


dan saya kemudian mencoba jaket yang sita kasi. dalam hati saya mengatakan mungkin dia memberikan kepada tunangan atau saudaranya.


setelah saya memakai jaker itu, saya pun kuar dari kamar ganti dan memperlihatkan kepada sita.


"iya pas sich klo saya. tapi ukuran badan yang ingin kamu berikan jaket ini sama nggak dengan badan saya, kamu tahu sendiri kan saya badannya agak kecil" beritahu saya kepada sita.


"sangat pas dibadan kamu. suka nggak kamu sama jaket itu?" ucap dan tanya sita kepada saya.


"bagus sich saya suka, tapi kan orang yang ingin kamu kasi belum tentu seleranya sama dengan saya" jawab saya kepada sita.


'itu kan ingin saya berikan buat kamu!! karna saya perhatikan kamu kemana-mana naik motor nggak pernah pakai jaket. kemarin waktu dari rumah kamu naik motor nggak pakai jaket lagi. jadi kemudian saya kepikiran untuk membelikan kamu, makanya semalam saya keluar hanya ingin membelikan kamu jaket" beritahu sita kepada saya.


"tapi ini kan mahal, mending cari yang lebih murah saja klo memang kamu ingin berikan ke saya" ucapku kepada sita.

__ADS_1


"nggak apa-apa asalkan kamu suka dengan jaket itu. dan yang terpenting klo kamu kemana-mana naik motor baik itu jauh atau dekat kamu harus memakainya, kamu kan juga bisa ingat dengan saya kapan pun kamu pakai jaket itu" ucap sita kepada saya.


"klo begitu makasi yach!! pasti saya akan pakai dan juga akan selalu ingat dengan kamu setiap kali saya memakainya" ucapku ke sita.


sita kemudian menuju ke kasir dan membayar jaket yang dia belikan untuk saya dan meminta saya untuk memakainya.


"kamu pakai ajha yach sekarang" ucap sita kepadaku.


dan saya pun langsung memakai jaketnya. setelah selesai, kami berdua pun keluar dari toko itu. dan sita memberi tahukan ke saya untuk kami mencari tempat untuk mengobrol.


"kita cari tempat dulu untuk berbicara sebentar, sebelum kita balik" beritahu sita kepadaku.


"iya klo begitu, saya sudah sangat penaksaran apa yang ingin kamu sampaikan ke saya" ucapku kepada sita.


"makanya sekarang kita cari tempat dulu, saya juga tidak ingin buat kamu bertanya-tanya terus" ujar sita kepada saya.


"klo begitu kita ke loby bioskop saja, disanakan banyak tempat duduk yang bisa kita tempati untuk mengobrol yach walaupun disana agak sedikit ramai" beritahuku ke sita.


"klo begitu kesana ajha" ucap sita kepada saya.


dan kami pun berjalan menuju bioskop yang ada dimall tersebut. sesampai diloby bioskop, kami berdua kemudian mencari tempat untuk bisa mengobrol.


dan saya kemudian meminta sita untuk mengatakannya sekarang.


"katakan sekarang apa yang ingin kamu beritahu ke saya" tanyaku kepada sita.


"semalam itu tunangan saya mengatakan kepada saya, klo dia ingin balik kesini lebih cepat karna dia ingin melamar saya jika dia sudah berada disini" beritahu sita kepada saya.


saya pun sangat kaget dan terkejut dengan apa yang sita katakan ke saya. kaki ku terasa langsung lemas dan saya hanya terdiam beberapa saat setelah mendengar itu semua. dan saya tidak bisa berkata apa2. sita pun yang mengatakan kesaya, terlihat sangat sedih dan dia mengeluarkan air mata dan dia memegang tangan saya lalu menatap saya dengan air mata yang berjatuhan...


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2