14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
jalan berdua part 1


__ADS_3

sambil menunggu makanan yang kami pesan, saya lalu bertanya ke sita.


"apa kabarnya tunangan kamu dan kapan dia kembali berlayar" tanyaku ke sita.


"kabarnya baik dan semalam dia nelpon, katanya bulan depan dia akan balik" jawab sita kepadaku.


"bagus dong klo begitu" ujarku ke dia.


sita kayaknya terlihat agak tidak senang saya membahas tunangannya.


"kamu kenapa, kok murung?" tanyaku kepadanya.


"nggak usah bahas dia yach, mending qt nikmati kebersamaan qt ajha" ucapnya kepadaku.


tidak lama kami ngobrol, makanan kami pun datang. dan kami berdua pun langsung makan.


setelah kami selesai makan, sita pun mengatakan kesaya.


"dari sini qt mau kemana, apa kamu mau balik ke kantor atau qt jalan ajha dulu" tanya sita kepadaku.


"jalan ajha dulu, nanti sore baru antar saya kembali ke kantor untuk absen" jawabku kesita.


saya pun menuju ke kasir untuk membayar makanan yang sudah kami makan.


setelah membayar semuanya, saya dan kemudian menuju ke mobil dan kembali jalan bersama.


dijalan perjalanan saya bertanya kesita.


"kita mau kemana lagi" tanyaku kepadanya.


"pergi nonton ajha, kamu mau kan?" tanya sita kepadaku.


"yach terserah kamu ajha" jawabku.


kami pun menuju bioskop yang tidak jauh dari tempat kami makan tadi.


sesampai kami dibioskop kami langsung memesan tiket. ternyata film yang akan kami tonton baru dimulai sekitar lima belas menit lagi, saya dan sita menunggu sambil kami mengobrol.


"kamu nggak malu jalan sama saya dengan kaki yang masih terpincang2, nanti dikira kamu jalan sama orang cacat lho" tanya ku ke sita dengan sedikit bercanda.


"kenapa saya harus malu, kamu jangan bicara seperti itu lagi yach" beritahu sita kesaya.


"aku kan cuma becanda" ujarku kesita.


"tapi becanda kamu nggak lucu" jawabnya dengan sedikit melotot ke arahku.


"iya maaf" ucapku sambil memegang tangannya dan meminta maaf.


sita pun menatapku dan tersenyum kemudian berkata

__ADS_1


"jangan diulang lagi yach" tanya sita kepadaku.


"siap bu bos" jawabku sambil membalas senyumnya.


"dalam hati saya merasa senang karna dia sangat tulus dan juga sayang sama saya".


tidak lama kami pun masuk kedalam bioskop. ternyata didalam hanya ada saya dan sita dan juga dua pasangan lainnya. maklum bioskop yang kami datangi tempat lama dan mungkin tidak lama lagi tak terpakai.


sambil nonton kami berdua pun kembali mengobrol.


"sita bertanya kesaya"


"sebelum kita berdua kenal apakah kamu punya pasangan" tanya sita kepadaku.


"iya ada, dua bulan sebelum qt kenal saya pernah punya pasangan dan kami berdua putus karna tidak ada kecocokan" jawabku kepada sita.


"kalian berdua pacaran berapa lama" tanya sita lagi kepadaku.


"nggak lama kok, mungkin hanya sekitar sebulum kemudian kami berdua putus" jawabku kepada sita.


saya lalu bertanya ke sita juga.


"klo kamu sudah berapa lama jalan sama tunanganmu itu" tanyaku kesita.


dia pun tidak terlihat sangat marah.


"saya sudah bilangka jangan dibahas, jadi malas saya untuk menonton" ucap sita dengan sangat marah.


setelah film yang kami tonton selesai, saya dan sita pun keluar dan menuju kemobil.


terlihat sita masih marah kepada saya, dan saya menarik tangannya untuk meminta maaf.


"maafkan saya yach, saya janji tidak akan membahasnya lagi" ujarku kesita.


"iya nggak apa-apa kok" jawab sita kepadaku.


kami pun naik ke mobil, dan sita mengantar saya untuk kembali ke kantor. sesampai dikantor saya hanya turun untuk absen dan kembali kemobil bersama sita.


kami berdua pun kembali menuju kerumah. diperjalanan sita mengatakan meminta kepadaku untuk bisa bersama dia selama sebulan ini.


"bisa tidak mulai besok sampai sebulan kedepan qita berdua bisa ketemu dan jalan bersama, sebelum tunangan saya kembali kesini"pinta sita kepadaku.


"iya bisa, tapi memang kenapa kamu ingin bersama saya tiap hari selama sebulan ini?" jawabku dan juga bertanya kepada sita.


"takutnya ketika dia pulang, saya tidak ada waktu dan kesempatan lagi untuk ketemu dengan kamu" jawab sita kepadaku.


"maksud kamu klo tunangan kamu sudah kembali qt berdua tidak akan ketemu lagi" ucapku kepada sita.


"bukan begitu maksud saya, klo ada kesempatan saya pasti akan usahakan untuk ketemu kamu" jawab sita sambil menenangkanku.

__ADS_1


"iya, maaf klo saya salah artikan maksud kamu" ucapku kepadanya.


"iya ,aku juga mengerti dengan perasaanmu" ujarnya kepadaku.


keasyikan ngobrol tak terasa kami berdua sudah tiba dirumah saya. dan saya turun dari mobil dan sita juga langsung balik kerumahnya.


setelah masuk kerumah, saya kemudian langsung masuk kekamar dan menganti pakaian dan langsung beristirahat.


"keesokan harinya dihari sabtu"


karena hari ini saya tidak masuk kantor. hari sabtu dan minggu saya libur, saya berniat untuk mengajak sita keluar bersama. saya ingin mengajaknya kesalah satu tempat wisata yang ada didaerah kami.


dan saya pun menelpon sita untuk memberitahunya.


"kamu lagi ngapain, ada waktu nggak hari ini" tanyaku ke sita.


"nggak lagi ngapa-ngapain, baru juga saya mau menghubungi kamu" jawabnya kepadaku.


"kamu mau nggak hari ini qt berdua jalan" tanyaku kepada sita lagi.


"kamu memang mau jalan kemana" tanyanya balik kepadaku.


"kita ke bili-bili, kamu mau nggak saya ajak kesana" ujarku kepadanya.


"iya aku mau" jawab sita.


"tapi qita naik motor saja, nggak apa-apa kan" ucapku kepadanya.


"apa kamu sudah bisa bawa motor sejauh itu, kamu kan baru pulih" tanya sita dan mengingatkanku.


"insyah allah bisa kok" jawabku kepadanya.


"baguslah klo kamu bisa. klo begitu saya siap2 dulu nanti saya hubungi kamu balik klo saya sudah selesai" ucapnya kepadaku.


"iya dech, saya juga mau siap2 dulu" ujarku kepadanya.


kami berdua pun menutup telpon masing-masing dan saya lalu mempersiapkan semuanya untuk pergi bersama sita.


tempat yang akan kami datangi ini jaraknya sangat jauh dari tempat kami tinggal. mungkin ada sekitar sejam lebih perjalanan dari rumah kami ketempat itu.


setelah saya selesai, saya pun duduk diruang keluarga sambil menunggu kabar dari sita. saya mengajak ibu saya berbicara dan sekalian minta ijin untuk keluar bersama sita.


"hari ini saya ingin keluar bersama sita, mungkin agak sorean pulangnya" beritahu saya ke ibuku.


"kamu perginya pakai motor apa dijemput sama sita" tanya ibuku ke saya.


"pakai motor saya berboncengan sama sita" jawab saya ke ibuku.


"jangan ngebut-ngebut bawa anak orang" pesan ibuku kepada saya.

__ADS_1


"iya, saya juga belum bisa ngebut-ngebut ko" jawabku sambil melepaskan candaan.


dan tidak lama setelah ngobrol dengan ibuku, sita pun menelpon saya .


__ADS_2