14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
jadian


__ADS_3

"jay pun menelepon nur".


"nur tolong beritahu kesita klo icha mengalami kecelakaan dan sekarang lagi berada dirumah sakit" beritahu jay ke nur.


"iya, saya segera kerumah sita untuk memberitahunya" jawab nur.


"nur pun berlari menuju rumah sita".


"baru saja jay menelpon saya, katanya icha mengalami kecelakaan dan sekarang lagi berada dirumah sakit" beritahu nur ke sita.


"sita yang lagi ada kerjaan pun kaget !"


"besok pagi saja kita kerumah sakit untuk melihatnya, soalnya saya lagi ada kerjaan dan tidak bisa saya tinggalkan" ucapnya kepada nur.


"dan dirumah sakit"


jay dan teman2 saya yang lainnya berpamitan.


"kami semua pamit dulu yach icha, besok kami kesini lagi" berpamitan mereka semua kesaya.


"iya,makasi yach semua" jawabku kepada mereka.


dan saya pun mulai istirahat karena besok pagi saya akan dioperasi.


"keesokan harinya pagi itu"


dokter yang menangani saya pun datang dan memberitahu klo saya akan segera dibawa keruang operasi.


kemudian saya langsung dibawa keruang operasi ditemani ibu saya.


sebelum saya dioperasi saya dibius terlebih dahulu. sampai saya pun tak sadarkan diri, baru kemudian operasi memasukkan pen dikaki dan tangan saya pun dimulai.


"hampir sekitar dua jam saya berada diruang operasi".


alhamdulillah semua berjalan lancar. meskipun saya belum sadarkan diri saya pun dipindahkan keruang pemulihan.


hampir setengah jam saya diruang pemulihan, dan saya pun mulai sadarkan diri.


dan seketika saya membuka mata saya, ada sita berdiri didepan saya.


terlihat dengan wajah yang sedih dan meneteskan air mata. melihat saya sudah sadatkan diri dia pun tersenyum dan mengatakan ke saya.


"maafkan yach, saya tidak sempat datang kemarin" ucapnya kepada saya.


"iya nggak apa-apa kok, jangan sedih lagi yach" jawabku kepadanya.


perasaan saya hari itu sangat senang. melihat wanita yang sangat saya sayang berdiri dihadapanku dalam keadaan saya seperti ini.


"dari situlah sita mulai dikenal dengan keluarga saya".


tidak lama perawat dirumah sakit pun datang. melihat kondisi saya sudah membaik setelah selesai operasi, mereka pun memindahkan saya keruang operasi.

__ADS_1


setelah sampai diruang perawatan. disana sudah banyak keluarga dan teman saya yang menunggu untuk melihat keadaan saya setelah operasi.


sita pun kembali masuk dan juga sekalian berpamitan dengan saya.


"aku balik dulu yach, besok baru datang lagi" ucap sita kepadaku.


"iya, hati-hati yach" jawabku kepadanya.


hampir tiap hari sita datang kerumah sakit bersama jay dan nur untuk melihat keadaan saya.


pada hari terakhir saya dirumah sakit.


"sita,nur dan jay datang untuk menjemput saya".


hari itu saya sudah di izinkan untuk kembali kerumah. karena dokter yang menangani saya, melihat keadaan saya yang sudah membaik.


karena saya belum bisa berjalan. saya pun menggunakan kursi roda dan sita mendorong kursi roda saya menuju ke mobil.


kami semua pun meninggalkan rumah sakit. sahabat saya jay mengemudikan mobil, langsung mengantarkan saya kembali ke rumah.


ibu dan keluarga saya yang lain berada dimobil kakak saya.


tidak lama kemudian kami pun sampai dan kembali saya menggunakan kursi untuk masuk kerumah.


dengan kondisi saya yang belum bisa berjalan. membuat saya tidur diruang keluarga untuk sementara. tempat tidur saya yang ada dikamar dilantai 2, dipindahkan kebawa diruang keluarga kami.


"keesokan harinya"


walaupun masih agak sedikit sakit, hanya kaki saya yang sama sekali belum bisa untuk digerakkan dan butuh sekitar tiga bulan kembali normal seperti semula.


dan saya pun harus rutin tiap minggunya untuk datang kerumah sakit, mengganti perban dan terapi penyembuhan.


saya pun tidak putus semangat. karna orang-orang terdekat saya selalu ada mensuport saya.


terutama sita, yang sangat perhatian dan tulus kepada saya.


"hari kedua saya ada dirumah"


keesokan harinya pagi itu, sita menelpon saya dan saya kemudian mengangkat telpon dari sita.


"iya, kenapa sita" tanyaku kepadanya.


"hari ini saya ingin kerumah kamu bersama jay dan nur" beritahu sita ke saya.


"datang ajha, emang hari ini kamu nggak ada kuliah" ucapku dan bertanya balik kepadanya.


"makanya, sepulang saya dari kampus baru saya bisa kerumah kamu" jawab sita kepada saya.


"ohh, iya dech klo begitu" ucapku kepadanya.


"sita pun menutup telponnya".

__ADS_1


kemudian ibu saya datang dan menhampiri saya. dia lalu membersihkan badan saya dengan handuk yang sudah direndam hangat. karena saya belum bisa mengerakkan tangan saya walau tangan saya sudah membaik dan normal kembali.


"selama saya tidak bisa melakukan sendiri" ibu saya yang merawat saya.


setelah ibu saya selesai menggantikan pakaian dan yang lainnya, saya pun istrahat sejenak.


dan seketika saya terbangun, terdengar suara seseorang dari luar mengucapkan salam.


"assalamu alaikum" terdengar dari depan pintu rumah saya.


"walaikum salam" menyahut salamnya dan mempersilahkan mereka masuk.


ternyata yang datang adalah sita bersama nur dan jay.


"gimana kabar kamu sekarang, apa sudah mulai baikan" tanya jay kepada ku.


"yach beginilah yang kamu lihat sekarang, belom bisa berbuat apa-apa" jawabku kepada jay.


"yang penting kamu sabar, tidak lama juga bisa kembali seperti semula lagi kok" jawab jay sambil menyemangatiku.


sita pun kemudian menghampiri saya, dia duduk disamping saya dan berkata.


"ada yang ingin saya sampaikan kepada kamu" ucapnya kepada saya.


"iya katakan saja, apakah yang ingin kamu sampaikan kepada saya"jawabku kepadanya.


"aku ingin menjawab tentang perasaanku ke kamu juga" ucap sita sambil menatap kearahku.


"iya, sudah berapa hari saya tunggu kamu menjawabnya" ucapku balik kepadanya.


"sebenarnya dari awal qt ketemu, saya juga merasakan hal yang sama ke kamu dan semakin qt sering ketemu semakin terasa" ucapnya ke saya dengan wajah sedih.


"iya, tapi kenapa kamu terlihat sedih" tanyaku kepadanya.


"sebenarnya aku sudah punya kekasih dan sudah bertunangan, tapi saya juga ingin menjalani hubungan ini dengan kamu" menjawabku sambil meneteskan air mata.


"iya nggak apa-apa, aku mau walaupun statusku sebagai selingkuhan" jawabku kepadanya.


"kamu serius ingin menjalani ini semua dan menerima statusku yang sudah punya pasangan" tanya sita yang merasa kaget dengan jawabanku dia.


"iya saya serius, karna perasaan sayang dan cintaku ke kamu yang membuatku menerima semua ini" ucapku kepadanya.


"sita pun langsung memeluk saya dan mengatakan ke saya"


"terima kasi karna kamu mau menerima saya dengan statusku sekarang" ucapnya kepadaku.


"iya sama-sama kok kamu juga masih menerima keadaan saya yang seperti ini" jawabku sambil memeluknya balik.


"dan hari itu kami berdua pun mulai menjalin hubungan!"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2