14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
ke puncak part 3


__ADS_3

setelah mendapat penginapan, saya dan sita lalu beristirahat sejenak, sebelun kami berdua jalan dan mengelilingi tempat ini dan menikmati udara segar sambil melihat pemandangan yang indah dari atas puncak ini. sambil kami duduk di teras penginapan, kami berdua pun saling mengobrol.


"aku merasa senang sekali bisa mengunjungi tempat ini bersama kamu. saya sudah sering ke tempat ini rasanya beda, tidak sebahagia sekarang. bisa bersama kamu orang yang saya cintai dan sayangi" ucap sita kepada saya.


"saya juga merasaakan hal yang sama, sangat senang bisa kesini bersama kamu. muda2han ini bukan yang pertama dan terakhir kalinya kita ada disini, saya ingin suatu saat ada disini bersama kamu lagi" ucapku kepada sita.


"kenapa kamu bicara begitu, saya kan tidak pernah mengatakan saya akan pisah dari kamu apa pun yang akan terjadi ke depan" beri tahu sita kepada saya.


"saya tau kamu tidak pernah mengatakan kita akan pisah, saya pun nda ada niat untuk pisah dengan kamu. kita berdua tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya. bisa saja setelah kamu menikah dan hidup bersama dia, kamu merasakan sangat bahagia dan kamu akan meninggalkan saya dan tidak akan pernah mengingat saya lagi" ucapku kepada sita.


"selama perasaan kamu ke saya tetap seperti ini dan tidak ada yang menggantikan saya di hati kamu, saya janji tidak akan meninggalkan kamu dan tidak akan melupakan kamu" ucap sita kepada saya.


"jangan pernah berjanji begitu! saya juga tidak akan pernah tau yang akan terjadi nanti dengan saya. jika memang ternyata kita berdua terpisahkan, apakah saya bisa tanpa kamu. dan bisa saja saya tidak akan membuka hati saya untuk orang lain lagi untuk menggantikan kamu di hati saya" beri tahuku kepada sita.


"maafkan aku yang membuat kamu merasakan sakit hati. ini yang saya takutkan ketika kamu mulai mengatakan perasaan kamu ke saya, kenapa waktu itu saya tidak langsung mengatakan iya dan menerima untuk menjalani hubungan ini. bukan karna saya tidak suka, malahan ketika pertama kali kita bertemu dan melihat kamu saya juga sudah langsung suka dengan kamu. semakin kita selalu ketemu dan pergi bersama, membuat saya semakin nyaman dan perasaan itu tidak bisa saya tolak dan bohongi. yang saya takutkan waktu itu, klo saya tidak menerima kamu, pasti kamu akan mencari wanita lain dan saya tidak ingin itu terjadi. saya merasa sangat egois, karna tidak ingin kamu dimiliki oleh orang lain. padahal saya juga sudah memiliki pasangan dan sudah bertunangan tapi tidak ingin melepaskan kamu waktu itu" beritahu sita kepada saya.


"kamu jangan menyalahkan diri kamu, tidak ada yang salah dihubungan kita ini, mungkin kita dipertemukan hanya untuk saling mencintai tapi bukan untuk saling memiliki. saya juga hanya berpikir yang akan terjadi nanti, bukan menyalahkan satu sama lain. tapi saya minta sama kamu, jika memang kita benar-benar berpisah nantinya, kamu jangan pernah melupakan saya dan apa yang telah kita lewati bersama. meski sangat singkat tapi semua sangat berarti bagi saya" ucapku kepada sita.


"tanpa kamu minta pun, saya tidak akan pernah melupakan kamu dan semua kebersamaan yang sudah kita lewati berdua. kamu nggak usah berpikir jauh, kita juga kan belum benar2 berpisah" ucap sita kepada saya.


"apakah tunangan kamu tidak mengabari kamu berapa hari ini atau kamu tidak ingin memberita tahu saya?" tanyaku ke sita.


"semalam waktu kamu selesai telpon saya, dia menelpon saya juga. saya hanya mengatakan ke dia klo saya sudah sangat mengantuk dan ingin segera tidur. karna saya sudah bilang ke kamu setelah kita telponan saya akan langsung tidur, makanya saya bilang begitu ke dia" beri tahu sita kepada saya.


"setidaknya kan kamu temani dia dulu, mungkin dia kangen sama kamu" ucapku kepada sita.


"kita tidak usah bahas yang itu yach! lebih baik kita sekarang keluar jalan, menikmati suasana yang romantis ini dan bersenang-senang saja dan membuat kenangan yang tidak bisa kita untuk lupakan berdua" ucap sita kepada saya sambil memegang tangan saya.

__ADS_1


"saya ganti pakaian kerja saya dulu, nggak baik diliat sama orang2 jam kerja ada disini memakai pakaian dinas" beri tahuku kepada sita.


saya kemudian berganti pakaian. setelah selesai berganti pakaian, saya dan sita pun keluar dari penginapan dan kami pun berjalan mengelilingi tempat ini, sambil jalan kami juga sekali2 singgah berfoto berdua dan mengabadikan moment yang indah ini bersama.


saya pun berniat mengajak sita untuk kami berdua turun kebawa di air terjung yang ada ditempat tapi sita tidak mau karna memang menuju tempat itu kami harus menuruni anak tangga dan letaknya sangat jauh ke bawa.


"kamu mau tidak turun ke bawa untuk melihat air terjung? " tanyaku kepada sita.


"kita nggak usah ke sana, kita mending disini ajha. sepertinya juga akan turun hujan, sebelum sampai disana kita pasti akan ke hujanan" jawab sita kepada saya.


saya dan sita pun melanjutkan untuk mengelilingi tempat ini. tidak lama kami berjalan, hujan pun mulai turun dan sangat deras. kami berdua kemudian berlari untuk mencari tempat untuk berteduh. meskipun kami berdua sudah mendapat tempat berteduh. pakaian kami berdua basah juga, karna hujannya sangat deras. kami berdua duduk dan menunggu hujannya redah.


saya lalu bertanya ke sita;


"kamu bawa nggak baju ganti? baju kamu sangat basah klo nggak di ganti nanti kamu kedinginan dan bisa2 kamu sakit" tanya dan beri tahuku ke sita.


"kan saya sudah ganti tadi, nanti kan saya bisa pakai lagi baju yang tadi" jawabku kepada sita.


setelah kami ngobrol, tidak lama hujan pun berhenti. dan saya mengajak sita untuk kami berdua kembali kepenginapan.


"hujannya sudah berhenti, kita balik kepenginapan ajha untuk berganti pakaian dan sekalian juga istirahat dulu disana" beri tahuku ke sita.


"iya saya juga sudah nggak nyaman memakai pakaian yang basah di badan saya" ucap sita kepada saya.


"saya juga sudah mulai lapar. makanan yang tadi kita bawa kan ada di penginapan, saya tadi lupa membawanya" beri tahuku ke sita.


kami berdua pun kembali ke penginapan. setelah kami sampai, saya dan sita lalu berganti pakaian dan setelah itu kami pun mulai makan. udara yang sudah mulai sangat dingin ditempat ini membuat saya mengantuk. setelah saya makan, saya lalu memberi tahu ke sita klo saya ingin istirahat dan tidur sebentar sebelum kami berdua kembali ke rumah.

__ADS_1


"saya istirahat dan tidur dulu sebentar yach, saya terasa sangat mengantuk sekali" beri tahuku kepada sita.


"iya kamu istirahat saja dulu, sebelum kita balik" ujar sita kepada saya.


kami berdua pun baring bersama diatas tempat tidur yang sama. tidak lama saya kemudian tertidur sambil memeluk sita yang ada disamping saya.


setelah saya tidur sekitar ada sejam, saya terbangun dan melihat sita yang ada disamping saya menatapku, dan saya berkata ke dia;


"kenapa kamu menatap saya seperti itu" tanyaku ke sita.


"nggak kenapa2 kok" jawab sita sambil tersenyum kepada saya.


kami bertatapan dan saya memberanikan diri untuk mengecut bibir sita, kami berdua pun saling berciuman. sita sangat menikmatinya dan mulai ingin melakukan yang lebih dari itu, dan saya pun melepaskan ciumanku ke sita dan menahannya untuk melakukan yang lebih dari itu.


saya lalu beri tahu kepadanya;


"kita jangan sampai melakukan lebih dari sekedar berciuman, saya tidak ingin hubungan yang saling mencintai berubah jadi nafsu dan tidak akan baik untuk hubungan kita ke depan" beri tahuku kepada sita.


"iya saya sebenarnya kecewa, tapi setelah kamu berkata seperti ini saya malah beruntung memiliki kamu" ucap sita kepada saya.


"kita balik ajha yach sekarang. sudah mulai sore juga, supaya sampai dirumah tidak ke malaman" ucapku kepada sita.


"iya sayang" ujar sita sambil memeluk saya.


kami berdua pun meninggalkan penginapan dan kembali ke rumah. saya lalu mengantar sita dan setelah itu saya juga langsung pulang kerumah.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2