14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
hari bahagia part1


__ADS_3

kemudian saya bertanya kepada sita.


"kamu kenapa meneteskan air mata" tanyaku kepada sita.


"aku merasa tidak sanggup membayangkan jika sesuatu yang tidak aku inginkan terjadi pada hubungan qt nanti" ungkap sita kepadaku.


"nggak usah pikir macam-macam" ucapku kepadanya.


"sita pun mulai terlihat tenang"


hari pun sudah hampir gelap dan sepertinya akan turun hujan. aku mengajak sita untuk meninggalkan tempat ini dan mengajak dia untuk pulang.


"kita balik ajha yach, hari sudah mau gelap dan sepertinya akan turun hujan" ucapku kepadanya.


"iya, sepertinya saya juga sudah dicari sama orang rumah. telpon saya berdering dari tadi panggilan dari ibu" jawab dan beritahu sita kepadaku.


kami pun beranjak pulang dari sini dan mulai perjalanan kembali kerumah.


dalam perjalanan menuju kerumah, hujan pun turun dan sita menyarankan untuk kami berdua mencari tempat untuk berteduh.


"sita sebaiknya menepi untuk berteduh, hujannya sangat deras" ucap sita kepadaku.


"kita singgah didepan numpang untuk berteduh" ujarku kepadanya.


kami pun singgah sejenak untuk berteduh.


"makanya kemana-mana tuh harus pakai jaket, pakaian kamu basah semua kan" beritahu sita kepadaku dengan memarahiku.


"iya jangan marah begitu, nanti manis kamu hilang" jawabku kepadanya dengan sedikit merayu.


setelah hujan reda kami berdua pun melanjutkan perjalanan kami. saya kemudian mengantarkan sita kerumahnya dan saya pun langsung balik kerumah.


dalam perjalana menuju pulang ke rumah, aku merasakan sangat bahagia hari ini. bisa jalan bersama sita, wanita yang membuat hidupku semakin bersemangat dan tenang dengan keberadaan dia disisiku. hari-hari yang saya jalani begitu habagia, walaupun saya bukanlah satu-satunya dihati dia.


tak lama kemudian saya pun sampai dirumah.


"waktu begitu cepat, malam pun tiba".

__ADS_1


saya yang lagi baringan dikamar, tiba-tiba teringat dengan sita, aku sangat merindukannya. walaupun dari pagi sampai sore tadi kami berdua bersama.


"rasa rindu ini tak tertahankan lagi dan saya mencoba untuk menghubunginya".


"kamu lagi ngapain" tanyaku kepadanya.


"lagi nyantai ajha sambil baring dikamar. klo kamu?" jawab dan tanya balik sita kepadaku.


"iya sama kok, aku juga lagi dikamar. dari tadi aku terus teringat kamu, aku sangat merindukanmu" ucapku kepadanya.


"tadi kan qt sudah ketemu dan hampir seharian qt bersama. kamu masih rindu dengan saya" ucap sita juga kepadaku.


"berarti klo sudah ketemu tidak bisa rindu dengan kamu lagi" beritahuku ke sita.


"boleh sich, tapi apa kamu nanti nggak bosan klo kamu terus begitu?"ucap sita dan tanyanya kepadaku.


"nggaklah, bahkan tiap hari dan tiap detik pun rasa bosan itu tidak akan ada klo semua waktuku pun untuk kamu" ungkapku kepada sita.


"ha..ha..ha, apa kamu suka mengatakan hal ini kesemua wanita yang pernah bersama kamu dulu" sambil tertawa dan meledek saya.


"hanya kamu wanita pertama yang membuat saya sampai begini" ucapku kepadanya.


setelah lama kami berbicara ditelpon, kami pun mengakhiri pembicaraan.


"klo begitu sudah dulu yach, kamu pasti capek seharian dan sudah ngantuk seharian jalan tadi" ucapku kepadanya.


"nggak juga, kamu yang lebih capek banget pasti kan kamu yang bawa motor saya cuma duduk dibelakang" ujarnya kepadaku.


"yach sedikit capek. kamu istirahat yach dan jangan lupa mimpikan aku" ucapku kepadanya.


"iya kamu juga istirahat dan mimpikan aku" ucap sita juga kepadaku.


kami pun menutup telpon dan saya pun langsung beristirahat karna malam sudah sangat larut dan saya merasa sangat ngantuk dan saya pun tertidur.


keesokan harinya dihari minggu pagi. hari ini saya dan sita belum ada janjian untuk keluar lagi bersama. semalan ditelpon kami tidak membahas rencana hari ini.


pagi ini saya berencana mengunjungi jay sahabat saya jay dirumahnya. tapi sebelum saya kerumah jay, saya menyempatkan untuk mencuci motor saya. hampir 3 bulan ini selama saya sudah mengalami kecelakaan, motor ini belum pernah sama sekali dicuci dan kemarin saya menggunakan motor ini pergi sama sita terlihat sangat kotor sekali.

__ADS_1


pas lagi saya mencuci motor, tiba-tiba ibu saya datang dan memberitahu saya.


"motor kamu kenapa kamu cuci sendiri, tangan kamu belum bisa mengerjakan pekerjaan berat kata dokter. bawa saja ketempat pencucian motor?" tanya ibu saya kepadaku.


"nggak apa-apa bu. pagi ini saya ingin mengunjungi jay dirumahnya. lagian juga belum ada tempat cuci motor buka sepagi ini" jawabku kepada ibuku.


"tapi kamu sarapan dulu yach sebelum kamu pergi kerumah temanmu" ucap ibuku kepadaku.


"tapi saya selesaikan dulu baru saya sarapan, sudah hampir kelar" beritahu ke pada ibuku.


sehabis kami ngobrol ibuku pun langsung masuk kedalam rumah.


setelah selesai cuci motor, saya pun masuk kedalam rumah untuk sarapan yang sudah disiapkan ibu saya.


sehabis sarapan, kemudian baru saya mandi dan bersiap-siap untuk kerumah jay. tapi sebelum saya kesana, saya menelpon sita dulu untuk memberitahu klo saya ingin keluar karna takutnya dia marah klo saya tidak ijin kepadanya.


"sita tidak mengangkat telponnya, saya pun mengabarinya dengan mengirimkan pesan sms ke dia. sepertinya sita masih tidur karena kecapean dari jalan kemarin".


saya pun kemudian mengambil motor saya dan tetap pergi kerumah jay. meskipun sita tidak mengangkat tlpon saya setidaknya saya sudah mengabarinya melalui pesan.


setelah sampai dirumah jay, terlihat dari luar pintu rumahnya masih tertutup. sepertinya dia masih tidur, maklum hari minggu. karna hari sabtu dan minggu dia juga libur sama seperti saya.


"saya kemudian mengetuk pintu rumahnya dari luar tapi dia tidak menyahut".


sambil menunggu , saya pun kembali menghubungi sita tapi telpon saya tidak diangkat juga dengan sita. setelah ada sekitar sepuluh menit saya menunggu jay depan rumahnya, terdengar suara pintu dan ternyata jay yang keluar. dengan muka yang sangat kusut karena baru bangun dia melihat saya dan berkata;


"kamu cha kirain siapa, sudah lama yach kamu menunggu didepan rumah" ucapnya sambil bertanya ke saya.


"yach sekitar ada sepuluh menit. tidak biasanya kamu lambat bangun, kamu pasti begadang lagi yach semalam?" jawab dan tanya ke dia juga.


"kemarin dari rumah kakak saya dan sampai tengah malam saya disana. dan sesampai dirumah saya tidak langsung tidur saya telponan dengan nur sampai jam 3 pagi" jawab jay kepada saya.


"tidak lama kami ngobrol diluar, jay meminta saya masuk dan menyuruh saya menunggunya karna dia ingin mandi dulu".


"kamu masuk dulu dirumah, kita ngobrol didalam saja tapi sebelumnya saya mandi dulu" ucap jay kepada saya.


"iya sana mandi dulu kamu," ujarku kepadanya.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2