14 tahun aku sebagai selingkuhan

14 tahun aku sebagai selingkuhan
menyatakan perasaan part 2


__ADS_3

saya yang duduk dibelakang bersama sita, mulai menggodanya dan mengajaknya ngobrol.


"hari ini kamu cantik banget sich" melihat ke arahnya sambil senyum.


"gombal ajha kamu" menepuk pundakku sambil tersenyum.


"iya. aku serius lho" ucapku kepadanya


"sita pun tersenyum sambil menatapku".


diperjalana kami terus mengobrol, tak terasa kami pun sampai ditempat tujuan.


ini adalah salah satu tempat wisata yang ada di daerah kami "pantai losari" yang jaraknya kurang dari sejam dari tempat kami tinggal.


kami semua pun turun dari mobil.


ternyata sudah mulai ramai oleh para pengunjung yang ingin melihat sumset.


setelah kami dapat tempat, kami pun tak lupa memesan makanan yang menjadi ciri khas ditempat ini.


"jagung bakar dan pisang epek" makanan yang sangat digemari para anak muda yang membawa pasangannya ke tempat ini.


dan saya pun menanyakan ke sita, jawaban tentang pernyataan perasaanku kepadanya kemarin.


"gimana sita, apakah kamu sudah ada jawaban tentang apa yang aku unggkapkan kepadamu kemarin" tanyaku ke sita.


"kasi aku waktu untuk mengenalmu lebih dekat, begitu pun sebaliknya kamu ke aku" jawabnya kepadaku sambil melihat ke arahku.


"nggak apa-apa klo belum bisa memberikan jawabannya sekarang, klo begitu qt nikmati ajha pemandangan yanga sangat indah ini" ucapku kepada sita.


dan saya pun mengajak sita jalan-jalan mengelilingi tempat ini. tiba-tiba dibelakang ada jay dan nur mengatakan kepada saya dan sita.


"ada yang sudah jadian nich" sahutnya dari belakang kepada saya dan sita.


"saya dan sita pun hanya tersenyum".


setelah kami mengelilingi tempat itu, kami pun kembali ke tempat kami duduk.


pesanan jagung bakar dan pisang epek kami pun selesai dibuat.


kami pun mulai menyantapnya, sebelum kami semua balik.


" karna hari sudah mulai gelap".


setelah selesai makan, kami pun langsung segera balik. kami mengantar sita dan nur terlebih dahulu.


sesudah sita dan nur kami antar kerumahnya, saya pun balik kerumah jay terlebih dahulu untuk mengambil motor saya disana.

__ADS_1


dijalan menuju rumahnya, jay menanyakan sudah sampai dimana hubungan saya dengan sita.


"gimana kamu ama sita, apa kamu sudah jadian?" tanya jay kepadaku.


"belum sich, saya sudah menyatakan perasaan saya ke dia dan mengatakan butuh waktu untuk mengenal saya" jawabku kepada jay.


"baguslah klo begitu, yang terpenting kamu sudah beritahu perasaan kamu ke dia" ucap jay kepada saya.


dan kami pun sampai dirumah jay.


saya pun turun dari mobil, mengambil motor dan langsung balik kerumah.


"sehari kemudian"


pagi itu seperti biasa, rutinitas saya dipagi hari.


pergi ke kantor yang saya lakukan ditiap hari. tapi pagi itu sebelum kekantor, saya menyempatkan untuk sarapan dulu. karna ibu saya sudah menyiapkan nasi goreng kesukaan saya.


setelah selesai sarapan, saya pun berpamitan kepada ibu saya.


"saya pergi dulu yach bu" ucapku kepadanya.


"iya, hati-hati dijalan" sahutnya kepadaku yang lagi sibuk didapur.


"saya pun berangkat kekantor".


seperti biasa setelah tiba dikantor, saya melakukan apel dan absen pagi kemudian saya masuk keruangan tempat saya bekerja.


"hari ini saya juga berniat menelpon sita untuk menanyakan kembali jawaban tentang perasaanku ke dia yang sampai sekarang belum dia berikan jawabannya".


tapi setelah semua pekerjaan saya selesai baru saya akan menelponnya.


dan saya pun mulai bekerja, mungkin ada sekitar jam saya mengerjakan pekerjaan saya dan akhirnya kelar juga.


setelah duduk istrahat sebentar saja, lalu saya menelpon sita.


"kamu apa kabar" tanyaku kepada sita.


"baik, sebaliknya kamu?" jawabnya dan bertanya kembali kepada saya.


"baik juga, apa kamu sudah bisa menjawab tentang perasaanmu juga kepada saya"tanyaku kepada sita.


"iya hari ini, tapi sebentar sore ajha setelah kamu balik dari kantor langsung telepon saya" jawab sita dan meminta kesaya untuk menghubunginya lagi.


"siap bu bos" ucap saya dengan sedikit bercanda kepadanya


tidak lama setelah saya menelpon sita, saya pun meminta izin kepada salah satu teman saya untuk keluar membeli makanan untuk saya makan.

__ADS_1


"aku keluar sebentar yach" sahut saya kepada salah satu teman saya.


"iya, jangan lama nanti dicari bos" jawab dia kepada saya.


karena bosan dengan menu makanan yang ada di kantin kantor, saya pun mengambil motor dan mencari makanan diluar kantor.


dalam perjalanan menuju ketempat makan, tiba-tiba didepan saya ada kendaraan dari arah saya yang sangat kencang.


saya pun tidak sempat menghindar dan dia menabrak saya.


saya pun mengalami kecelakaan dan terlempar jauh. tapi saya masih sadarkan diri dan saya merasakan kaki dan tangan sebelah kanan saya patah tidak bisa digerakkan.


tidak lama kemudian, ada seorang bapak yang mengenakan seragam tni. dia kemudian menghampiri saya dan langsung mengangkat saya masuk kemobilnya.


kemudian bapak itu membawa saya kerumah sakit terdekat yang berada tidak jauh dari tempat kecelakaan itu.


dalam perjalanan menuju rumah sakit, bapak berseregam tni itu bertanya kepada saya.


"apa kamu punya nomor keluarga yang bisa saya hubungi" tanya bapak berseragam itu kepada saya.


"iya pak ada dihp saya" jawabku kepadanya dan meminta bapak saya untuk mengambil hp saya yang ada disaku celana saya.


dan bapak itu pun mengambil hp saya dan langsung menghubungi keluarga saya yang nomornya ada dikontak hp saya.


kami pun sampai dirumah sakit, dan saya langsung dibawa keruang penanganan yang ada dirumah sakit itu.


tidak lama kemudian ibu saya pun datang bersama kakak dan adik saya. dan mereka langsung menemui dokter yang menangani saya.


dokter itu menyarankan kepada ibu saya agar saya harus dioperasi dan dipasangkan pen untuk kaki dan tangan saya yang patah supaya bisa kembali normal seperti semula.


dan ibu saya pun meminta izin kepada keluarga saya yang lain sebelum menanda tangani surat persetujuan operasi.


semua pun setuju agar saya dioperasi, kemudian ibu saya memberitahu dokter dan sekalian menanda tangani persetujuan untuk saya dioperasi.


tidak lama kemudian, sahabat dan teman-teman saya yang lainnya pun datang menengok saya dirumah sakit.


"kalian tahu dari mana saya ada dirumah sakit?"tanyaku kepada mereka.


"tadi irfan melihat kamu pas kecelakaan dan dibawa kerumah sakit ini" sahut jay kepada saya.


"kemudian jay bertanya kepada saya".


"sita sudah tahu kamu mengalami kecelakaan?" tanya jay kepada saya.


"belom sich kayaknya" jawab saya kepada jay.


saya pun meminta jay untuk menelpon nur agar memberitahu sita klo saya mengalami kecelakaan.

__ADS_1


"klo begitu kamu telpon nur dan biar dia yang memberitahu kesita klo saya mengalami kecelakaan" pintaku kepada jay untuk menghubungi pacarnya nur.


bersambung....


__ADS_2