
Satu minggu Kintano semakin akrab dengan Claudyria, demikian pula Claudyria yang tak sungkan lagi untuk ngobrol. Biasanya orang normal akan merasa canggung dan merasa risih untuk ngobrol dengan gadis bisu seperti dirinya. Itulah sebabnya Claudyria begitu menikmati pertemanannya dengan Kintano.
Kintano tak pernah menganggap Claudyria gadis yang bisu ,ia menganggapnya sebagai suatu kebiasaan dari Claudyria sehari - hari dalam berbicara.
Berbagai penafsiran tentang apa yang diprediksikan oleh Claudyria memang mulai membuat Kintano mempercayainya.
Kemampuan Claudyria untuk memprediksi akan apa yang terjadi kedepan terhadap seseorang memang alamiah saja. Ia bahkan tak mengetahuinya, ia biasanya spontan untuk menyampaikannya. ia baru sadar akan kemampuannya, ketika mamanya bercerita pada dirinya.
Namun, banyak orang tak suka akan ramalannya karena dianggap menyalahi kehendak Tuhan. Namun berbeda dengan Kintano, justru ia penasaran dengan prediksi Claudyria, apakah itu benar akan terjadi atau justru tidak terjadi.
" Kalau ternyata prediksimu itu salah , apakah itu bisa terjadi?" suatu hari Kintano pernah bertanya seperti itu. Claudyria menjelaskan bahwa itu bisa saja terjadi, dan atas seijin yang Kuasa.
Kali ini Claudyria memperlihatkan foto - foto kemesraan istrinya dan sang direktur, yang membuat Kintano geram ,emosi. Tapi apakah itu benar? apakah foto - foto ini juga sebuah pembohongan belaka terhadap diriku?
" Kamu dapat foto - foto ini dari siapa?" tanya Kintano untuk meyakinkan hatinya.
" Aku sendiri yang memfotonya"
" Kenapa kamu begitu peduli terhadap diriku?"
" Kamu ingat waktu pertama kita bertemu? disitulah aku mendapatkan mimpi agar aku dapat menjagamu"
"Apa? menjagaku? apa tidak salah? "
Kintano kebingungan.
" iya , dan itu terbukti bahwa seminggu ini sesuai dengan prediksiku kamu datang dan sampai sejauh ini kita bisa bersama "
Ternyata Claudyria selama ini diam - diam menyelidiki hubunganku dengan Angel. Ada apa sebenarnya? ah sudahlah yang penting aku bisa bersamanya untuk beberapa waktu lamanya, sampai benar - benar kumenemukan bukti yang cukup kuat terhadap foto - foto yang baru saja kulihat dari Claudyria.
Penyelidikan dari hari ke hari, minggu ke minggu terus berlanjut, Kintano memang tidak mudah untuk mempercayai semua yang dilihatnya baik melalui foto - foto yang didapat Claudyria ,maupun berdasarkan pengamatannya sendiri dilapangan, dan juga perbincangan - perbincangan dirinya dengan Angel saat dirumah.
Hingga suatu hari Angel pernah menanyakan kedirinya kenapa belakangan ini selalu sibuk dan pulang hampir jam 10 malam. Untuk menghilangkan kecurigaan Angel, ia hanya beralasan perihal pekerjaan kantornya yang harus segera diselesaikan. Meskipun sebenarnya dirinya sedang melakukan penyelidikan terhadap istrinya sendiri.
**********************************************
Minggu ke dua belas penyelidikannya , belum juga menemukan jawaban yang pasti.
__ADS_1
Meskipun belum menemukan jawaban, Kintano merasa selalu ingin berada di dekat Claudyria setiap waktu. Hanya saja ia masih dapat mengontrol dirinya karena ada Angel ,istrinya.
Aku tak tahu kenapa aku mulai ada rasa terhadap Claudyria. Ah, tapi itu tidak boleh...aku telah memiliki istri. Sejujurnya aku mulai menaruh hati padamu Claudyria. begitulah risalah hati Kintano saat ini. Namun disisi lain niatnya adalah mencari tahu kebenaran dan kecurigaan dirinya terhadap Angel istrinya.
" Belum saatnya aku memperlihatkan semua temuanku padamu Kintano " jelas Claudyria saat bertemu dirumahnya.
" Kenapa? aku ingin segera tau jawaban atas semua keraguan ku" ucap Kintano.
" Pada saat ketegaran hatimu matang, kamu pasti menemukan jawaban atas risau hatimu selama ini"
" kapan? "
" berapa lama lagi?"
" aku sudah mulai bosan Claudy!"
" Saat ini waktu yang kurang tepat menurutku"
" Apakah kamu masih mencintai dan menyayangi Angel ? "
" Ya, 100 persen. 8 tahun kami berpacaran dan sampai hari ini kami tetap menikmati hubungan kami. "
Kintano merasa kebingungan atas pertanyaan tersebut, apakah yang sedang terjadi terhadap Angel sesungguhnya? bukankah ia baik - baik saja dirumah? karena selama ini tak satupun masalah yang pernah diceritakan. Biasanya sebelum tidur, jika ada masalah baik dikantor ataupun masalah dirumah, pasti Angel bercerita untuk sekedar tukar pikiran ataupun keluh kesahnya.
" Kintano, kamu akan diuji mulai saat ini..."
" Maksudmu?"
" Perasaanmu mulai tergoda dengan wanita lain, namun semua tergantung padamu"
Hah...??
Kog dia tahu apa yang kurasakan sejak kumulai mengenalnya...ya sejujurnya aku memang mulai menaruh rasa sama kmu Claudyria.
" Ah,kamu itu sok tahu aja " celetuk Kintano menutupi perasaan hatinya.
" ya terserah kamu, kita lihat saja..."
__ADS_1
" aku kan sudah beristri, bagaimana mungkin aku menceraikan istriku, kan ga boleh Claudyria " kilah Kintano membela dirinya menutupi kegelisahan hatinya.
Minggu ke empat belas,
Kehadiran Claudyria di kehidupan Kintano semakin hari semakin membuat hati dan perasaan Kintano bersemi. Namun ia membiarkan semuanya mengalir apa adanya berharap tumpah ruah pada suatu hilir yang pasti. Ia simpan semua rasa dan rindu itu dalam - dalam. Ia tak mau buru - buru untuk mengungkapkan semua rasa, ia masih menjaga cinta dan hatinya untuk Angel.
Claudyria tak sadar bahwa sesungguhnya dia sedang mendapatkan perhatian khusus dari Kintano. Claudyria tetap berfokus pada apa yang menjadi tujuannya untuk dapat menuntaskan penyelidikan Kintano sampai pada suatu kesimpulan.
Claudyria mengetahui semua apa yang disimpan dalam hati Kintano, namun ia membiarkan semuanya terjadi untuk menyadarkan Kintano pada saatnya, bahwa apa yang ia nyatakan selama ini adalah benar adanya perihal apa yang akan terjadi pada dirinya.
" Aku tau apa yang menjadi kegelisahan terdalam hatimu " tulis Claudyria.
" ah yang bener kamu tau ?"
" iya"
" coba tebak ?"
" kamu sesungguhnya sedang menyimpan. rasa, dan kamu sedang bergumul dengan perasaanmu itu sekarang, ".
" ga ada, biasa aja kok...kamu kepedean tau..."
kelit Kintano seolah - olah apa yang baru saja ditulis Claudyria itu tidak benar.
" ya udah, terserah kamu..." lanjut Claudyria.
Kamu itu serba tau semuanya tentang aku, termasuk apa yang sebenarnya sedang bergejolak dilubuk hatiku saat ini.
ah makin kacau...kacau perasaanku ini, aku harus tetap fokus pada tujuan utamaku. Aku ga boleh terlena dengan perasaanku. Karena dihatiku Angel adalah kekasihku dan istriku. aku harus tetap mempertahankan pernikahanku sampai kapanpun.
Sejuta rasa yang ingin terungkap , sementara tertunda tertutup awan.
Meskipun sebenarnya ia ingin keluar dari peraduannya , sementara tak diijinkan berada direlung hati yang lain.
Rembulan yang ada , akan tetap ada mengiringi langkah kaki matahari menciptakan harmoni kebahagiaan
risalah hati boleh berbeda, tapi kekuatan cinta harus tetap utuh hingga akhir waktu.
__ADS_1
Kintano menulisnya dalam sebuah notepad pribadinya, sebelum ia mengakhiri malam dan masuk dalam peraduannya.
Hari yang melelahkan, dijemput malam yang panjang menghabiskan waktu berdua bersama istrinya, Angel.