2 Dimensi

2 Dimensi
Diary Angel


__ADS_3

Sementara Angel berjalan - jalan bersama Claudyria, Kintano membersihkan kamar tidur . dari membersihkan jendela, mengganti sprei ,sarung bantal, bersihkan lemari pakaian ,kamar mandi dan toilet yang ada di kamar, sampai lemari rias tempat dimana Angel biasanya merias dirinya setelah mandi. Dibukanya laci meja rias itu untuk dibersihkan, dan didalam laci meja rias itu ia menemukan sebuah diary istrinya. Kintano mengambilnya dan membersihkan dari debu. Ia tidak bisa membuka buku diary itu, lantaran ada gemboknya. ia mencoba mencari kunci gembok diary itu, dicocokan setiap kunci yang ia dapati, dan menemukan kunci yang pas untuk membuka diary itu.


Ia cepat - cepat membereskan laci meja itu , dan selanjutnya ia mulai membaca diary istrinya.


Catatan dalam diary:


Dear diary,


hari ini aku bahagia, bulan Januari 2018 yang penuh kejutan, aku dilamar oleh Kintano, kekasihku, masa depanku ...meskipun delapan tahun kami pacaran dan baru hari ini dia melamar ku, aku pun bahagia. Aku tau kenapa ia baru melamarku hari ini, lantaran kekasihku ingin menyelesaikan sekolah adik-adiknya ,sesuai amanah ayahnya dan ibunya. Calon suamiku ini penuh tanggung jawab diaryku. makanya aku sayang sama Kintano.


Kamu tau ga diaryku....dua minggu lagi kami menikah....wah, rasanya gimana gitu...aku janji aku kan menjadi istri yang baik untuk dia.


Dear diary,


maafkan aku tak sempat menghampirimu beberapa hari ini, aku terlalu sibuk mengurus pernikahanku....dan itu sudah terlunasi, karena hari ini aku menikah dengannya, mengikat janji , seia - sekata, baik dalam suka dan duka...betapa bahagianya aku bisa bersamamu bersama mengarungi bahtera rumah tangga ini.


Terdengar suara Angel dan Claudyria berbicara yang mendekati kamar. Buru - buru Kintano menyelipkan diary itu ke dalam pakaiannya, dan pura - pura membersihkan kembali ruang kamar mereka.


" Lho, kamu ngapain dikamarku?" tanya Angel.


" Aku...aku lagi bersih - bersih kamar kita "


" enak aja bilang kamar kita "


" Kamu tuh ga kapok - kapok ya selalu bilang, kita sudah menikah...aku hamil lah dan ini sekarang kamu bilang ini kamar kita "


Kintano garuk - garuk kepala, dia cuman tersenyum dan selanjutnya keluar kamar, meninggalkan Angel dan Claudyria.


Kintano masuk ke kamar tamu, dimana sementara ini ia tidur. Ia kunci pintu kamarnya dan kembali membaca diary Angel.


Dear diary,


Maret kelabu 2018,


usia pernikahan kami baru tiga bulan, aku belum hamil diary....suamiku memang baik hati, ia mampu menyejukkan hatiku, memberikan semangat bahwa kehamilan itu adalah proses dan Anugerah-NYA. Jika sampai detik ini belum hamil, mungkin besok atau lusa kamu hamil,kata suamiku.


Aku pun bersabar diary, menantikan semuanya. Namun bulan Maret ini adalah luka yang membekas bagiku, diam adalah solusi, namun tak memecahkan masalah untukku.


aku terluka diary...begitu jahatnya dunia ini ,begitu serakahnya...dan tamaknya. kenapa harus aku yang mengalaminya?? aku ingin bahagia selamanya bersama suamiku diary....


mengapa harus aku yang terpilih untuk takdir ini harus seperti ini...!! bukankah banyak gadis - gadis liar diluar sana yang seharusnya menjadi korban??? apakah mereka sama dengan ku sebelum menjadi liar dan ganas??


aku wanita baik - baik, dari keturunan baik - baik, justru menjadi korban. aku tersakiti akibat ulahmu !! aku menjadi kotor karenamu.


cukup diary....cukup sampai disini, kiranya Tuhan mendengar dan membelaku.


Apa maksud isi diary istriku ini ya ?siapa gerangan yang dimaksud?kenapa istriku menjadi korban,?? tanya Kintano dalam hatinya.


Pintu kamar diketok, Kintano buru - buru menyimpan diary istrinya, dan membuka pintu.


" Oh kamu Claudyria, ada ap?"


" Kamu dipanggil istrimu"


" oh ya....baik aku kesana sebentar lagi ". Kintano kemudian mengunci kamar itu. Claudyria curiga dengan sikap Kintano yang mengunci kamar, karena itu bukan kebiasaan dia pake kunci kamar segala.


" Ada yang disembunyikan oleh Kintano ini" pikir Claudyria.


Kintanopun sampai dikamar Angel, menghampirinya dan mengecup kening Angel.


" Hei Kintano, kenapa kamu cium keningku? "


" Aku sayang kamu Angel "


Mendengar perkataan Kintano itu, membuat hati Angel berbunga - bunga.


" Kamu sayang aku ?"


" iya "


" Kamu ga malu sama aku yang lumpuh ini?"


" ngapain malu, kamu itu cantik dan menarik " ucap Kintano. setiap kesempatan pertanyaan - pertanyaan Angel ,Kintano berusaha menjawabnya dengan hal - hal yang membuat hati Angel tersentuh , berharap agar Angel cepat pulih dari amnesianya.


" aku ingin kamu jagain aku "

__ADS_1


" Iya, aku kan selalu menjagamu sepenuh hati, apapun keadaanmu sekarang ini "


" Kamu baik sekali Kintano..."


" Nanti malam kamu temanin aku tidur dikamar ya?" pinta Angel.


" Siap , dengan senang hati melayani anda "


Angel pun tertawa mendengar jawaban Kintano yang meniru jawaban seorang receptionist hotel. Bagi Kintano jika Angel bisa tertawa, artinya semakin membuahkan harapan untuk kesembuhan amnesianya.


" Ya udah, nanti malam aku temanin tidurmu, aku ke ruang depan dulu ya".


Angel pun mengangguk, memahami apa yang disampaikan Kintano. Dan selanjutnya Kintano masuk ke dalam ruang tamu kembali, dengan mengunci kamarnya terlebih dahulu baru ia melanjutkan membaca diary istrinya.


Dear Diary,


hari ini aku harus bilang apa sama kamu diary? kamu tau apa yang sebenarnya terjadi denganku malam ini kan...? kenapa kamu berdiam diri? tak membantuku??


aku malu ....


aku sedih....


aku terluka...


dia yang kukenal , dia pula yang memanfaatkanku...


aku frustasi...


tapi aku tak mau suamiku tahu...


biar ku simpan sendiri


luka yang terlanjur bernanah...


maafkan aku kekasihku yang baik hati...


malam ini hanya ada kepedihan yang menyayat dalam hati, jiwa dan pikiranku...


Dear diary,


aku lelah,


sekian lama aku menahan luka


seharusnya aku selalu berada disisimu Kintano...


entah mengapa aku tak berdaya...


aku tak ingin sembunyi dari kenyataan sesungguhnya.


Aku selalu tiada daya untuk mengubah jerit hatiku menjadi tarian.


Dear diary,


hari ini suamiku mengetahui semua yang terselubung...


aku hancur lebur...


sulit untuk membendung emosinya,


wajar saja, karena akulah yang bermain hati...


tetapi bukan kehendak ku sebenarnya,


aku terperangkap...!


aku terjerumus ...!


aku salah...


maafkanlah aku suamiku...


berikanlah aku kesempatan memperbaiki semuanya.


Ohhh, ini tulisan ini menunjukkan kejadian sewaktu dihotel itu, dimana aku menemukan Angel bersama pa Rudae. Gumam Kintano dalam hati, sambil terus membaca curahan hati Angel di dalam diarynya itu.

__ADS_1


Dear diary,


Ku menangis....membayangkan kau pergi dari hidupku.


Namun semua tidak terjadi,


kau begitu baik, menghargai arti sebuah pernikahan ini...


masih ada pintu maaf untukku..


aku berusaha memperbaiki hubungan ini,


akan kujaga cinta ini untuk yang terakhir


meski terkadang aku cemburu melihat kehadiran wanita bisu cantik itu dirumah ini.


aku tak mau kehilanganmu...


lebih baik aku mati ditanganmu Kintano, dari pada terhimpit diantara dua batu karang yang licin dan licik.


Dear Diary,


aku bahagia


karena hari ini aku baikan kembali


dan merajut kembali elegi esok pagi bersama kekasihku...pujaan hatiku.


biarkan aku tetap tersenyum bahagia diaryku...


jangan ada air mata yang membasahimu lagi diaryku...


I Love U So Much papah


I love U diaryku.


Dear Diary,


Sore ini aku begitu kesal !!


aku telah tertipu dalam perangkapnya.


aku tak mampu lari dari ruang besinya


kamu lelaki jahat...!!


Kau curangi aku dengan akal bulusmu


dimana nuranimu...


tak cukupkah kau ....


kurang puaskah kau....


kamu jahat S....!!


Tabiatmu tak sebagus nama, wajah dan perawakanmu ...!


kapan aku bisa membalasnya diaryku??


Kejam kamu S.....!!


tunggu saja S...sebab akibat pasti kamu terima.


siapa S ?


ada apa dengan S ?


apakah ada hubungannya dengan inisial S dengan peristiwa kecelakaan Angel ?


aku harus cari tahu, ucap Kintano dalam hatinya karena rasa penasaran terhadap tulisan terakhir Angel di buku diarynya,


**********************************************


Teruslah berikan cahayamu, untuk menyinariku dan memampukan jari jemari dan imajinasiku menari - nari dalam goresan pena.

__ADS_1


aku lemah tanpamu,


hidupkanlah aku dalam like,coment dan votemu...maka cahayaku tetap bersinar .


__ADS_2