2 Dimensi

2 Dimensi
Angel Hamil


__ADS_3

Satu bulan sudah Amnesia Angel tak kunjung sembuh, namun kesabaran Kintano untuk merawat Angel adalah hal yang luar biasa. Yang ia harapkan adalah Angel dapat pulih dari amnesianya. Berbagai cara terus diupayakan Kintano untuk kesembuhan istrinya.


Claudyria ,wanita bisu cantik itu adalah wanita yang luar biasa dimata Kintano, karena dengan ringan tangan mau mengurusi istrinya ketika ia bekerja.


" Aku ga tega lihat kamu ngurusin istrimu yang mengalami amnesia, ditambah lagi dia sangat menderita karena kelumpuhannya akibat kecelakaan itu " tulis Claudyria menjelaskan pada Kintano.


" Aku akan tetap ada dirumahmu ,sampai keadaan istrimu membaik dari amnesianya."


itulah pernyataan sikap Claudyria pada Kintano pada suatu hari ketika mereka mengobrol diruang meja makan.


" Makasih ya untuk perhatianmu dan kerelaan hatimu membantuku"


" Aku ga tega liatin kamu urus istrimu, manalagi kamu juga harus tetap kerja. Kamu lelaki yang luar biasa Kintano " ucap Claudyria .


Kintano, aku akan tetap ada untukmu sampai kapanpun meskipun kau tak menjadi milikku sepenuhnya, namun cukuplah bagiku selalu ada di dekatmu. dan aku kan tetap membantumu mengurus istrimu sebisa mungkin. ucap Claudyria dalam hati.


**********************************************


Angel muntah - muntah.


Kintano berfikir itu adalah efek amnesianya seperti yang pernah disampaikan dokter .


Namun karena hampir tiga hari berturut - turut , Angel selalu mengalami muntah - muntah dan mual maka ia berinisiatif membawa Istrinya ke dokter praktek .


Dokter Aan memanggil Kintano keruang kerjanya. ia begitu hati - hati untuk menjelaskannya pada Kintano.


" Pak Kintano Istri bapak hamil, dengan usia kandungannya sudah masuk minggu ke tiga" jelas dokter Aan.


" Apa??? hamil dok??"


" iya, hanya saja dengan kondisi amnesianya akan menjadi lebih ekstra untuk merawatnya."


" Apa mungkin itu bisa terjadi dok, karena sejak ia sakit seperti sekarang ini ga pernah melakukannya".


" Ya , itu bisa saja terjadi sebelum kecelakaan yang dialami istri anda, hanya saja istri anda tidak mengalami tanda tanda selayaknya orang hamil. Dan baru mengalaminya setelah usia kandungannya memasuki usia tiga minggu." terang dokter pada Kintano.


Serasa petir disiang hari ,Kintano mendengarkan penjelasan sang dokter. Kintano masih belum percaya dengan diagnosa dokter tersebut.


Apa lagi ini Angel ?


mengapa begitu berat jalan yang harus kutempuh.


Apakah itu anak kita Angel?


Ah, kenapa aku meragukan kehamilannya?


Apa yang harus kulakukan sekarang? mempertahankannya kah? atau membuangnya ?


Kalau aku menggugurkan bayinya, dan ternyata itu adalah anakku, maka aku bersalah besar, namun jika aku harus mempertahankannya dan ternyata itu bukanlah benih dariku dan Angel, ? suatu kerugian besar untukku.


Achhhh....harus bagaimana aku ???


Claudyria yang melihat Kintano termenung di kursi depan teras rumahnya, menghampirinya.

__ADS_1


" Gimana hasil pemeriksaan Angel tadi?" tanya Claudyria memecah suasana dan lamunan Kintano.


" Ya begitulah...."


" maksudmu begitulah itu gimana?"


" Ya kamu kan tau sendiri Claudyria ,apa yang dialami Angel saat ini...ga ada perubahannya "


" Ya aku tau itu Kintano, penyembuhan amnesia itu perlu waktu...kamu harus sabar ,kuat...ga mudah emang untuk ngejalaninya...tapi kamu harus yakin istrimu bisa kembali normal ."


" Ahhhh...kamu tau apa tentang hidupku....!" ucap Kintano meninggi. Claudyria terkejut mendengar emosinya Kintano. Ia berusaha menenangkannya, memberikan pengertian lagi kepada Kintano.


" Ada yang masih kau sembunyikan dariku Kintano. Katakanlah yang sebenarnya padaku"


Kintano terdiam, ia sadar bahwa Claudyria dengan kemampuan Indra keenamnya bisa mengetahui apa yang sedang terjadi dengan Kintano.


" Angel hamil Claudyria ..." ucap Kintano menjelaskan .


" Benarkah? wow bukankah itu berita yang baik dan menyenangkan ?"


" kamu tau ga apa yang menjadi kegelisahan dan kegalauan saat ini ?"


Claudyria mendekat merapat ke Kintano. Tangan kirinya menyentuh bagian pundak Kintano, dan Claudyria mencoba untuk mengetahui apa yang menjadi kegelisahannya.


" Kegelisahan dan kegalauanku adalah hasil negatif pikiranmu. Karena kau masih belum mampu mengendalikan energi positifmu, engkau masih tak bisa menerima kenyataan yang harus kau jalani saat ini. " jelas Claudyria.


" kamu masih meragukan kehamilan Angel kan? benarkah itu anakmu atau bukan kan ?" pernyataan Claudyria ini sontak menghantam relung hati Kintano.


" Pertahankan saja, "


" hah? aku harus mempertahankannya? kalau ternyata itu bukan darah dagingku bagaimana?"


" Jangan Kintano, jangan sekali - kali kau membuangnya, meskipun nanti hasil DNA nya ternyata bukan darah dagingmu, tapi anak dalam kandungan istrimu itu tidak berdosa ".


" Sekarang lebih baik kita fokus urus Angel dan kehamilannya. "


" Kalau kamu masih mencintai dan menyayangi Angel, maka yang terbaik adalah merawat Angel dengan sepenuh hatimu, bantu dia untuk mengingat setiap kenangan yang pernah kalian alami berdua ".


" Aku percaya, kamu pasti mampu melewati semuanya Kintano. Semangat ya "


Angel masih belum mengetahui jika dirinya saat ini tengah mengandung. Di kamar ia mencoba untuk mengingat siapa dirinya, darimana asalnya, siapa orang tuanya, siapa Kintano ? Begitu kepalanya berfikir terlalu berat, maka sakit kepalanya kambuh lagi , dan muntah - muntah.


Kintano yang tahu Angel muntah - muntah segera menolongnya, membersihkan muntahnya , melap mukanya dengan air hangat.


" bawa aku jalan - jalan ya, aku ingin udara segar" ucap Angel bermohon pada Kintano.


Demi istri tercintanya , Kintano membawanya jalan - jalan ke taman kota yang pernah mereka kunjungi saat berpacaran dulu sampai menikah ,sebelum Angel mengalami amnesia.


Ditaman kota itu, sambil mendorong kursi roda , Kintano mencoba membuka memori Angel.


" Kamu ingat tempat ini?" tanya Kintano pada sang istri. Istrinya menggelengkan kepalanya menandakan bahwa ia tak ingat sama sekali.


" memang ada apa dengan tempat ini " tanya Angel.

__ADS_1


" Di taman ini, aku pernah menyatakan cinta padamu. "


" oh ya...? benarkah ? kapan itu?"


Astaga ,benar - benar Angel tidak mampu mengingatnya dengan baik. Mau tidak mau dengan penuh kesabaran Kintano menjelaskan kepada Angel, bahwa ditempat itu 9 tahun yang lalu adalah tempat terindah dan bersejarah bahwa Angel menerima cintanya Kintano dan berpacaran selama delapan tahun lamanya, sebelum akhirnya menikah.


" kita pacaran delapan tahun? terus kita menikah?"


" rasanya ga mungkin deh, karena aku baru kenal kamu waktu dirumah sakit...ya kurang lebih baru tiga bulan aja." jelas Angel ,karena dia hanya mampu mengingatnya tiga bulan terakhir sejak ia dirumah sakit.


" Hmmmm..." sulit memang bagi Kintano untuk memaksakan Angel berfikir yang berat. mengalir saja , pada saatnya nanti Angel pasti memorinya pulih kembali.


" Terus kalau kamu bilang bahwa kita udah nikah, kapan? apakah cukup dalam waktu tiga bulan untuk memutuskan pernikahan?"


" Gimana ya....kita itu udah menikah setahun yang lalu Angel. Sebelum kamu mengalami kecelakaan." terang Kintano.


" Setahun yang lalu? apa buktinya? padahal aku baru kenal kamu tiga bulan saja ".


Kintano mencari bukti foto pernikahan di handphone androidnya. dan memperlihatkannya pada Angel.


" Ini coba kamu lihat dan perhatikan foto ini " ucap Kintano sambil menunjukan foto pernikahan mereka yang masih tersimpan di memori handphonenya.


Angel mencoba memperhatikan foto tersebut ,ia cocokan wajah Kintano dengan yang difoto.


" Iya ya...antara yang difoto sama kamu itu sama ga ada perbedaan. terus kenapa dalam ingatanku itu aku baru mengenalmu tiga bulan ya ?"


" Ya udah, pelan - pelan saja mengingatnya, jangan dipaksakan berfikir nanti muntah lagi mamah " ucap Kintano pada istrinya.


" oh iya, ada kabar gembiranya mah "


" apa itu?"


" Mamah hamil, kita akan segera punya anak "


" Apa? aku hamil?"


" Iya beneran ,mamah sekarang itu hamil, usia kandungannya kata dokter Aan kemarin sudah masuk minggu ketiga"


" Ga mungkin lah, kapan kita melakukan hubungannya? sehingga terjadi kehamilan? "


" Hhmmm , ya sejak kita menikah kita sering melakukan hubungan "


" Ah ,kamu ini mengada - ada saja. eh kamu itu harusnya sadar diri dong...jelas - jelas aku baru saja kenal kamu, sudah dibilang kita sudah menikah, terus dibilang hamil lagi "


Ahhh sudahlah ,pikir Kintano. Dijelaskan dengan cara apapun sepertinya Angel masih belum mampu mengingatnya, baik tentang masa pacarannya dulu, tentang pernikahannya apalagi...boro - boro mengingatnya, yang ia mampu ingat hanya tiga bulan terakhir.


" Pokoknya sekarang mamah perlu jaga kandungannya ya, ada anak kita dalam perut mamah " ucap Kintano berusaha tegar menjelaskan kehamilan istrinya tersebut.


" Beneran kamu ini suamiku ?" tiba - tiba Angel bertanya pad Kintano.


" Iya, aku suamimu "


Kintano selanjutnya mengajak Angel kembali kerumah, ia bahagia dengan pertanyaan Angel terakhir, meskipun sepertinya masih ada keraguan dihati Angel. Namun secara tidak langsung akan memberikan dampak kedepannya untuk melatih memorinya pulih kembali.

__ADS_1


__ADS_2