
Setelah selesai acara akad nikah, kini abida dam abidzar pun menuju kamar untuk beristirahat karena soreh hari abida akan di dandani lagi, dan bada maghrib akan berlangsung upacara pedang pora.
abida dan abidzar pun kini berada di kamar,
abidzar yang tengah membersihkan dirinya, abida dengan sigap menyiapkan pakaian ganti untuk abidzar, dalaman,celana trening,serta baju kaos pendek berwarna putih.
Setelah menyiapkan keperluan suaminya, abida kini berada di walkincloset miliknya, abida sedang mencopoti pernak pernik di kepalanya, mulai dari mahkota,pentul pentul,cadarnya serta hijab dan ciputnya.
Abidzar yang telah selesai, mencari sosok sbida yang kini telah jadi istrinya, dia hanya melihat pakaian di atas tempat tidur, abidzar.pun segera memakainya, setelah memakainya abidzar pun berinisiatif ke walkincloset yaa benar saja abida berada disana, melihat abida yang sedang kesusahan membuka beberapa pentul di kepalanya untuk melepas jilbab yang melilit di kepalanya itu, abidzarpun mendekat dan membantu abida, abida yang kaget dengan kedatangan suaminya secara tiba tiba
Sini mas bantu, sepertinya istriku ini sedikit kesusahan
AStagfirullah mas huuuuu
kamu kenapa aku suamimu abida bukan hantu kenapa sampai kaget begitu?
Bu..bukan begitu maksud abida, mas masuk tanpa suara lalu tiba tiba menyentuh abida
Baru juga mas menyentuh kepalamu,kamu sudah kaget seperti itu abida, bagaimna kalau mas menyentuh yang lain abidzar sambil tersenyum nakal
Deg....... Abida sontak kaget dan menelan salifanya susah payah..
Abidzar yang melihat itu hanya terkekeh 😂😂 mas becanda sayang
Seketika abida merona tatkala abidzar menyebutnya dengan kata sayang
(Aaaaaa author meleleh bang 😂😂ðŸ¤)
Oke sudah selesai, abidzar pun membantu membuka lilitan jilbab itu, seketika nampak abida terlihat tak berijilbab seketika abidzar berucap maasyaAllah
Eeem mas
Yaaa sayang
Mas bisa keluar dulu
Kenapa begitu
Eeem abida mau ganti baju mau bersih bersih juga
Ya sudah lakukan saja toh kita halal
__ADS_1
Mas bukan begitu,abida malu
Kenapa harus malu aku suamimu abida
Tapi mas
Abida
Emmmm
Abida pun beralih ke gown nya dia akan membuka resletingnya tapi begitu sulit sepertinya tersangkut
Abidzar yang melihat itu pun maju dan membantunya.
mas abida bisa sendiri
Bisa bagaimana sayang kamu bahkan belum berhasil membukanya sini biar mas bantu, mas gak akan macam macam
Abida hanya diam mengikuti saran suaminya
Akhirnya abidzar berhasil menurunkan resleting bajunya, terlihat abida menggunakan mangset dan leging berwarna senada dgn gown nya, abidzar yang melihat itu hanya mampu menelan salivanya saja.
Abidzar hanya mematung melihat kepergian abida
Sungguh nikmat mana lagi yang ku dustakan, begitu sempurna ciptaanMU ya Allah
Abida pun telah selesai dengan ritual membersihkan dirinya, abida kuar kamar mandi menghunakan homedress berwarna kuning yang memperlihatkan kakinya serta bagian leher yang sedikit terbuka, dengan handuk di kepalanya
Abida pun langsumg ke walkincloset nya untuk mengerimgkan rambitnya karna sebentar lagi tem MUA akan datang mempersiapkan abida.
Abida yang telah selesai mengeringkan rambutnya menuju tempat tidur untuk meluruskan seluruh otot otonya yang kaku
Di tempat tidur telah ada abidzar suaminya
Abidzar yang sedang memainkan ponselnya entah apa yang membuat dia sampai senyum senyum sendiri
Abidzar yang tidak sadar kalau abida telah berada di tempat tidur dengan membelakanginya menutup sebagian tubuhnya dengan selimut, abida harus tisur walau hanya sebentar karna hari ini sangat sangat akan melelahkan
Tiba tiba suara perut abidzar berbunyi dan itu menyadarkan abida
Abida langsung bangun dan duduk menghadap suaminya, astagfirullah mas maafkan abida, abida sampai lupa kalau mas belum makan apapun hari ini.
__ADS_1
Abidzar tampak kaget karena bagaimna bisa abida tiba tiba berada di sampingnya
Abidzar begitu terpesona melihat penampilan abida saat ini, maasyaAllah istriku kamu sungguh cantik
Abida hanya tersenyum, mas tunggu disini abida akan mengambilkan makanan.
belum juga abida beranjak abidzar sudah melarang untuk keluar, abida tidak usah minta sese orang saja membawakan ke sini bisa?
Iya mas baiklah abida hubungi mbok yum dulu
Selang berapa menit mbok yumpun tiba
Tok tok tok suara pimtu di ketok, abida pum bergegas membuka pintu dan mengambil nampan yang berisi makanan
Setelah itu abida menghodang kannya di meja sudut kamarnya abida pun meminta suaminya agar duduk di sofa tersebut dan segerah makan.
Eem kamu tidak makan? Kemarilah temani mas makan, abida pun menurut dan turun dari tempat tidurnya
Dia duduk di samping suaminya dan ikut melahap makanan yang ada di meja
Selesailah aktifitas makan mereka, tiba tiba abidzar bersuara aku masih lapar,
Oh yaa, baiklah abida akan meminta kepada mbok yum lagi untuk membawa makanan lagi
Eeem no no tidak tidak bukan itu maksudku
Lalu?
Aku lapar dan ingin memakanmu abidzar yang berbisik tepat di telinga abida
Membuat bulu roma abida pun sontak berdiri dan bersamaan tubuhnya memanas dan matanya membulat tatkala dia kaget dengan apa yang abidzar katakan
abida hanya tertunduk malu dan mukanya mulai memerah
Abidzar yang melihat itu langsung memeluk istrinya dan mengusap lembut punggung istrinya, rupanya istriku sangat pemalu, abida sangat merasa nyaman dengan pelukan ini, jantungnya tidak bisa lagi dia kontrol seketika abidzar terkekeh 😄😄
Abidzar pun melerai pelukannya, dan tiba tiba saja abidzar mengecup bibir ranum abida, sontak saja abida kaget dan membulatkan matanya 😳
...----------------...
...----------------...
__ADS_1