ABIDA UFAIRAH

ABIDA UFAIRAH
PERTEMUAN KE TIGA


__ADS_3

Tak terasa waktu memunjukan pukul 16:30 tandanya butik harus tutup, abida pun sedang bersiap dan membereskan beberapa barang di butik serta bersiap untuk menutup butik, hari ini abida tak mebawa mobil,melainkan abida datang ke bitik di antar abangnya,yaa siapa lagi kalau bukan attaqi, karena arah butik dan rumah sakit tempat abangnya bekerja searah,dan juga mobil abida masih di bengkel karena sudah sangat lama tidak iya gunakan dan juga mobil abida perlu di bersihkan serta perawatan lebih.


Tak berselang lama abida yang sedang duduk di depan butiknya yang sedang menunggu abangnya tiba tiba handphone nya berdering yaaa panggilan dari attaqi abangnya, abida pun segerah menggeser logo telepon berwarna hijau


Assalamualaikum abang


Waalaikumussalam dek, dek sepertinya abang pulang telat sebentar lagi ada jadwal operasi abang, mungkin sebaiknya kamu telpon kaka atau abi agar menjempitmu,sebentar lagi magrib takunya kamu kemaleman pulangnya kalau tunggu abang dek.


Ooh gitu yaah bang, ya udah abida coba telepon ,kalau memang tidak bisa nanti abida coba pakai taxi online saja.


baiklah abida telepon kakak dan abi dulu yaaah, assalamualaikum hamasah yaa bang semogah selalu di mudahkan aamiin.


Waalaikumussalam dek,kamu juga fii amanillah yaaa kabari abang kalau kamu sudah di rumah


panggilan pun berakhir, abida sgerah menghubungi kakaknya,namun ternyata abrizam sedang berada di luar kota, sedangkan abinya sedang bersama uminya di tempat rentalan PS mereka karena antara butik dan posisi abinya sangat jauh,abida pun berinisiatif untuk menggunakan taxi online saja, abida pun membuka aplikasinya, belum juga memesan taxi handphonenya keburu lobet, " astagfirullah lobet lagi, ya Allah, sebaiknya aku masuk ke butik saja sembari mengisis daya handphoneku, " ketika abida akan masuk tiba tiba suara clacson mobil jeep wrangler rubicon berwarna hitam bunyi, sehingga membuat abida yang sedang membuka kunci pintu butik terhenti dan berbalik arah ke sumber suara, setelah melihat abida pun kembali membuka kunci pintu butiknya, bersamaan dengan itu seorang laki laki turun dari mobilnya dan yaa benar saja dia adalah abidzar.



mobil abidzar


Setelah turun dari mobil abidzar langsung menghampiri abida, abida yang terlihat kaget dengan kedatangan abidzar, abidzar pun langsung mundur sedikit agar abida tak merasa risih kepadanya,.


assalamualaikum


Waalaikumussalam abida menjawab dengan tangan memegang kunci pintu dan pandangannya masih menunduk, abida langsung melontarkan pertanyaan " ada apa tuan apa ada barang ibu tuan yang tertinggal di butik saya?"

__ADS_1


Aaaa tidak itu aku sebenarnya hanya kebetulan lewat saja dan melihat kamu berdiri sendiri di sini, inikan sudah hampir magrib, apa sedang menunggu jemputan kenapa sendrian tidak baik perempuan berdiri sendiri di waktu seperti ini


Tidak tuan saya mau ke dalam mau mengisi daya handphone,saya harus memesan taxi online


Belum juga abida membuka gagang pintu, abidzar pun bersuara, " aku akan memgantarmu, " menunggu taxi online pasti akan lama, sebentar lagi magrib, di sini juga begitu sepih, abidzar menjelaskan agar abida mau menerima tawarannya


Abida pun berpikir dan mulai sedikit melihat komdisi sekitarnya seraya melihat jam di jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 17:05, abida pun mengangguk tanda menerima tawaran abidzar, abidapun kembali mengunci pintu yang belum sempat dia buka.


Abidzarpun berlalu dan membukakan pintu untuk abida, karena mobil yang agak tinggi,abidapun sedikit hampir terjatuh ketika akan naik karena sedikit menginjak gamisnya, syukurnya abida dengan cepat menyeimbangkan tubuh ya agar tak terjatuh, astagfirullah ucap abida


Apa susah? Tanya abidzar yang mulai bersiap kalau kalau abida terjatuh lagi


Tidak tuan,abidapun duduk dengan pandangannya dia arahkan ke jendela yang berada di sampingnya


Abidzar yang fokus menyetir, tak ada pembicaraan hening hanya suara deru mobil yang terdengar


Abida pun tersadar dari lamunannya, aaa iya maaf tuan,alamatku di jl.xx


abidzar hanya mengangguk dan sedikit melajukan mobilnya, abidzar kembali bersuara, sepertinya ini pertemuan ke-3 kita,kamu bahkan belum menepati janjimu


Janji?


Iyaaa janji mu yang di pesawat,katanya kamu akan menyebutkan namamu di pertemuan kita berikutnya.


Abida tersenyum di balik cadarnya, sepertinya aku sudah menepati janji tuan, mungkin anda lupa, di butik hari itu aku sudah menyebutkan namaku

__ADS_1


tapi itukan untuk ibuku bukan untukku, sebenarnya abidzar sudab tau hanya saja dia sengaja agar tidak sunyi


Baiklah,namaku abida tuan


Nama yang cantik sahut abidzar


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit akhirnya mereka sampai


Waktu telah menunjukan pukul 17: 28


abida pun segerah turun dan tak lupa iya mengucapkan terimakasih, abida pun berlalu meninggalkan abidzar sendiri,


Abidzarpun bergegas masuk kemobilnya dan melajukannya meninggalkan kediaman abida, menuju kediamannya sesampainya di rumah


appi nya yang berada di ruang keluarga memghentikan langkah abidzar.


Abidzar panggil sang appi


Yaah pi jawab abidzar


Hari sabtu nanti kalau bisa kosongkan semuah jenis kesibukanmu, appi dan ammi akan mengajakmu menemui kolega appi


Pii kalau hanya untuk perjodohan abidzar tidak mau, abidzar sudah punya pilihan sendri pii


Abidzar kali ini kita hanya akan bertemu kalau kamu setuju dengan usulan appi maka akan berlanjut, jika tidak maka bawa perwmpuan yang kamu inginkan bertemu kami bagaimana abidzar?

__ADS_1


Abidzar hanya menhela nafasnya saja dan mengatak yaaaah baiklah pii, dia pun berlalu meninggalkan appinya, abidzar bersiap dulu pii sudah hampir magrib


Baiklah jawab appi seadanya


__ADS_2