ABIDA UFAIRAH

ABIDA UFAIRAH
BAB 28


__ADS_3

Setelah selesai menyuapi abida,


Abida pun terlelap setelah meminum obat yang di anjirkan dokter....


.


****************


Langit yang menggelap, kini mulai berganti terang, sang surya mulai menampakan ke gagahannya menyinari seluruh alam semesta


Hari ini abida telah di bolehkan pulang, abida hanya melakukan rawat jalan, kontrol setiap seminggu sekali, untuk memastikan kesembuhan luka tusuknya.


mas biar abida yangbberesin, mas sarapan dulu.


No sayang kamu duduk dengan tenag mas akan lakukan semuahnya oke


Tapi mas abida lelah harus duduk baring seharian, biarkan abida membantu mas, pliiiis.


No mas bilang tidak tetap tidak, jangan membantah oke


Baiklah baik, abida sambil tertunduk lesu.


hemmmm, sayang setelah kamu sembuh kamu boleh melakukan apapun, tapi selama masa pemulihan ini mas akan menem0atkan asisten untuk kamu di rumah, supaya kamu cepat pulih oke.


Iyaa mas abida menurut, toh abida menolak juga tidak ada untungnya.


Good istri mas memang terbaik, abidzar sambil mengecup kening istrinya.


Tak lamaaaa...


Assalamualaikum, sudah siap? Abrizam datang menjempit keduanya.


Waalaikumussalam ucapnya bersamaan,


iyaa zam alhamdulillah sudah siap


Biar aku yang bawa kamu bantu abida saja


Tanpa kamu bilangpun akupun berniat seperti itu...

__ADS_1


Dasar kamu iiish


Abida hanya tersenyum melihat keduanya...


****************


tak terasa mobil yang di kendarai sudah memasuki pekarangan rumah pasutri tersebut.


Alhamdulillah ucap abida


Are you happy sayang? Tanya abidzar


Yes mas abida sangaaaaat happy


Di rumah sakit sangat membosankan mas


Iya iya mas tau ayooook masuk


Heeem ayoook


Mereka bertiga pun masuk.


Assalamualaikum....


Waalaikumussalam... ibu bapak...


Ini.....? Abida melirik suaminya..


Iya sayang ini asisten yang akan membantumu.


Kenalkan nama saya safieum, ibu bisa panggil saya mbok iem...


Abida tersenyum dan memeluk mbok iem, saya abida mbok, panggil saja abida


saya panggil ibu saja nggeh buu abida, kalau menyebut nama kesannya saya kurang sopan buu.


Baiklah mbok see nyaman mbok aja oke.


Kalau begitu abida ke kamar dulu yaa mbok, mbok yang betah yaaa, bilang aja kalau butuh sesuatu mbok

__ADS_1


Nggeh buu terimakasih banyak buu.


Abida pun berlalu naik ke kamarnya


Membuka cadarnya hijab nya serta mengganti bajunya dengan home dress.


Setelah membersihkan diri, abida tiba tiba memeluk suaminya dari belakang....sontak abidzar kaget...


Maaas dengan suara mendayu halus nan lembut...


Heeem ada apa sayang? Jangan menggodaku abida, mas bisa khilap oke...


Iiish mas ini abida sambil mencubit pelan perut suaminya...


aow aow oke sayang ada apa?


Mas abida pengen eeeeem coto banjar terus pake lontong pedes pedes asem asem gitu mass enak deeeh...


Sayang are you oke?


Yes maas, abida oke, sangat oke


Kamu tidak seperti biasa sayang, bahkan manja manja seperti ini pun mas baru merasakan sekarang, abida sepertinya mas curiga...


Kamu hamil?


Nggak mas, ini biasa terjadi oke, ini hanya hormon, terkadang perempuan yang akan datang bulanpun akan merasakan ini.


Oke oke mas akan belikan, kalau begitu mas siap siap dulu...


Eeem kenapa tidak meminta mbok iem saja sayang?


Aaaaa boleh juga usulan mas, aku kok jadi lupa ada mbok iem...


Baiklah abida ke dapur dulu mau minta tolong mbok iem yaaah...


Oke sayang mas mau membersihkan diri dulu.......


.......

__ADS_1


Pada akhirnya swmuah keinginan abida terealisasikan, segala macam yang abida inginkan di kabulkan oleh mbok iem.....


__ADS_2