ABIDA UFAIRAH

ABIDA UFAIRAH
bab 29


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


detik menit jam hari minggu bulan pun berlalu, waktu begitu cepat berlalu...


1 bulan sudah berlalu setelah kejadian tersebut, dan minggu ini adalah minggu terakhir abida di jadwalkan kontrol...


..................


waaaah progres yang luar biasa nyonya...


sepertinya suami nyonya mendengarkan masukan saya...


Alhamdulillah dok, suami saya ini laki laki yang sabar...☺ abida tersenyum hangat kepada dokternya.


Alhamdulillah nyonya laki laki demikan sangat langkah.. Dokter sambil tertawa kecil


😀


jadi bagaimana dok? apa saya masih harus berpuasa? Tanya abidzar dan abida langsung meliriknya tajam


Mas apa apaan sih...


Itu penting sayang...


Dokter adrena syaila darmawan pun tersenyum... Yaaa itulah nama dokter muda cantik berbakat yang selama ini menangani abida....


Dokterpun tersenyum, kabar baiknya tuan tidak perlu berpuasa lagi..


Alhamdulillah dok


Dokterpun tertawa 😅


Dan abida hanya mencubit kecil perut suaminya


Aooww oke sayang ampun.


Baiklah dokter, apa masih ada lagi? Tanya abidzar..


Sudah tuan semuah sudah selesai, tuan dan nyonya sudah bisa kembali


Oh yaa nyonya jangan lupa salep nya di oleskan setiap 2 kali dalam sehari yaaa biar bekasnya segerah memudar, jika ada keluhan atau yang di rasakan segerah hubungi saya .


Baiklah dokter.


Ooh yaa dok, apa dokter sudah menikah atau memiliki calon? Tanya abida polos


Dokter adrena kaget dengan pertanyaan abida, heeem belum, ada apa?


Alhamdulillah, tidak apa apa dok saya hanya memastikan jodoh untuk kaka saya 😁


Kalau begitu saya pamit dok, terimakasih, semogah allah membalas segala kebaikan dokter selama ini, dan semogah kita berjodoh dok 🤗 abidapun berlalu....


Di dalam mobil


Mas abida ingin menjodohkan dokter adrena dengan kak abrizam, abida lihat dokter adrena baik juga sopan dan santun sholeh pulaaa.


Hem mas jiga setuju, mas juga kasihan sama kakak ipar mas satu itu jomblonya kelewatan daaah ber uban 😂😂😂 abidzar tertawa


Maas iish dosa tau


Iya iya mas becanda sayang


.....


Mohon maaf untuk berikut ini yang di bawah umur mohon di skip yaaaa, kalau maksa untuk baca othor gak tanggung looh 🤭🤭🤭


Pasutri ini pun sampai di rumah, dan langsung menuju kamar....


Saat abida sedang membuka cadar dan jilbabnya, tiba tiba dari belakang abidzar memeluk istrinya, dan membenamkan wajahnya di leher istrinya dan mengecup nya berkali kali..


Maaas stop itu geli, abida mau bersih bersih dulu kita baru dar rumah sakit mas.


Mendengar itu abrizam mengangkat kepalanya lalu menyandarkan dagunya di pundak istrinya tanpa melepas pelukannya.

__ADS_1


Baiklah baiklah, tapi setelah itu mas mau kamu oke, sambil mengecup mesra pipi istrinya...


Mas kenapa harus bilang, itu tugas abida


karena abida sudah sembuh kapanpun mas menginginkan istri mas ini, abida insyaAllah akan selalu siap, kecuali abida sedang kedatangan tamu bulanan.


MaasyaAllah ...abidzar mengecup bibir istrinya berkali kali


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Mass stop oke kapan abida selesainya...


Hehehe oke sayang, mas ke dapur dulu mau ambil minum.


Jangan lupa salepmu oke


Iyaaa mas insyaAllah


............


abida yang telah selasaipun kelua kamar mandi ke walkincloset setelah itu menuju tempat tidurnya merebahkan dirinya sambil.menunggu suaminya...


Selang 5 menit kemudian, abidzar masuk dan melihat istrinya yang sepertinya tertidur


Abidzar ke kamar mandi membersihkan dirinya setelah itu menyusul istrinya kee tempat tidur....


Btw ini sudah lewat waktu dzuhur yaa gess mereka juga udah sholat dll oke oke ,kita ke intinya langsung biar gak panjang banyak intro 😁😂


Abidzar meremas memainkan put**ng nya....


Dan abida belum juga sadar kalau suaminya sedang beraksi...


Ngantuk yaa shai sampe gak nyadar lagi do perkedeng 🤣🤣🤣🤣🤣


Abidzar membalikkan badan istrinya perlahan agar terlentang


Abidzar pun memulai aksinya, mengecup bibir istrinya


Bermain di lehernya hingga turun ke dadanya dan bermain lincah dengan mulit dan lidahnya di sana....


Tangannyapun tak mau kalah..


Mulai turun menyusuri area sensitif istrinya, abidzar sedikit melebarkan paha istrinya dan membuka cd istrinya..


abidzarpun mulai turun kebawah meremajakan menikmati area tersebut memainkan lidahnya dan ibu jarinya pun ikut serta...


sedamgkan tangan satunya bermain di bukit kembar istrinya dan mempelimtir sii mungil pink itu dengan manja dan lembut...


Tanpa di sadari abida mulai mengelinjang, merasakan permainan suaminya


Dannn


Aaaaaaaaah..... Abida membuka matanya pelan menyadari keadaan yang sedang panas, menyentuh membelai kepala suaminya...


Aaaaah maaas.... Pliisss abidaa tidak tahan maas stop..


Namun abidzar tidak memperdulikannya...


Abidzar melepaskan tautan nya di bawa dan mulai merangkak naik , menatap istrinya kamu sudah bangun sayang, apa mas mengganggu mu


Abida hanya tersenyum dan memgangguk


Sorry sayang mas tidak tahan lagi...

__ADS_1


Abidzar melum** bibir istrinya meremas benda kenyalnya, memainkan ujungnya, sesekali turun ke area sensitiv dan memainkan tangannya di sana...


Abida betul betul di buat kelimoungan dengan permainan suaminya...


Maaaas pelan sayang...


Ooooouh mas..


Kamu menikmatinya?


He'em mas tolong percepat temponya ...


Abidzar pun tersenyum mendengar permintaan istrinya,


Abidzar mempercepat gerakan tangannya di bawa sana....


Aaaaaah mas


Eeeeemhh


Maaas aaaah


Maaas abidaaa


Jangan tahan sayang lepaskan...


Abida mengalungkan tangannya di leher suaminya dan mengangkat kepalanya ke arah wajah suaminya


Abidzar pun tak tinggal diam, abidzar menikmati binir istrinya sambil memainka. Terus jarinya di bawa sanah


Eeeeeemmmh eeeemmmh aaaaah maaaas


Ooooouh mas abida mas lebih legi maaas aaaah maas.....


Oouh ooouh, abida pun mencapai puncaknya dengan nafas yang tak beraturan abida memeluk suaminya, sedangkan abidzar tersenyum puas...


Abidzar pun langsung melesattkan rudal miliknya yang sedari tadi menahan dirinya karena ingin memuaskan istrinya terlebih dahulu...


Sssluuup aaaaah abida terhentak saat rudal suaminya masuk dengan sempurnah...


abidzar mulai memaju mundurkan pinggulnya, abida pun membuka dan mengangkat kakinya, sedangkan pinggangnya di topang oleh bantal agar sedikit tinggi...


Sayaaang aaaah mas sangat menrindukan mu


Abida ufairah ooooh sayang kamu begitu nikmat sayang...


Abidzar mempercepat temponya...


Sayang buka lebih lebar lagi...


Bersuaralah sayang...


Aaah aaah aaah aaah suara abida mengikut tempo yang di lakukan abidzar...


Saaaayaaaaaang aaaaaaahhh abidzar pun mencapai kenikmatannya...


Aaaaaaah sayaaang kenapa kamu begitu sangat menggoda....


Abidzar masih berada di atas istrinya membenamkan wajahnya di antara dua gundukan dan sesekali menyesap sii mungil itu yang membuat abida menggeliat dan sedikit mengelurkan ******* halus......


Eeeemh... Maas stop, sebentar lagi waktu ashar akan masuk... kita bersihkan diri dulu maas awas iih abida mau banguun....


Akhirnya abida bangun dan membersihkan dirinya....


....


...****************...


...****************...


Thanks yaa yang sudah support jangan lupa follow othor yaa biar makin semangat lagi...


Jangan kepanasan yaak buk ibuk pak bapak, yang belum ckup umur atau menikah tolong jangan macam macam oke othor gak bisa tanggung jahat...😔

__ADS_1


__ADS_2