
2 minggu sudah mereka tinggal di kediaman orang tua abida, abidzar juga sudah mulai masuk kantor lagi seminggu yang lalu.
Mual muntah yang berlebihan di rasakan abida pun sudah berangsur membaik, sudah tidak seperti 2 minggu yang lalu.
Usia kandungan abida suda hampir memasuki usia 3 bulan.
Di usia ini abida lebih terlihat segar tidak seperti 2 minggu yang lalu lemas dan lesuh di sertai pucat.
Abida sangat senang berdandan. Seperti saat ini abida tengah duduk di depan meja riasnya, sedang mengeringkan rambutnya 5 menit yang lalu dia baru saja selesai mandi, memakai lipserum,memakai skincare routinnya, menggunakan lotionnya, apalagi sekarang tengah memilih home dress yang baru saja iya beli 3 hari yang lalu.
Jam berapa yaa sekarang? saat akan mengecek hamdphonenya, tiba tiba pintu di buka..
Maaas, dengan semyum yang sangat bahagia abida menyambut suaminya.
Mas beneran udah pulang? Atau mau balik lahi ke kantor?
Iyaa sayang mas udah pulang.
Beneran? tnya abida begitu bahagia.
Abida mengalungkan tangannya di leher suaminya dia menjinjit agar bisa menyama ratakan ukuran mereka tapi sayangnya tidak seperti itu kenyataannya.
Ada apa hemm? istri mas ini manja sekali.
Abida kangeeeeewewen banget tau
tiba tiba abida menempelkan binirnya ke bibir suaminya lama....
Cuuuuup..........
Dek kamu menggoda mas yaah?dek
__ADS_1
Abida melepaskan tangannya dan berlalu meninggalkan suaminya menuju tempat tidur.
Mas, sudah makan?
sudah sayang
Sholat?
Sudah juga sayang
Alhamdulillah.
Dek kamu belum menjawab mas.
Mas udah berapa lama puasanya? Mas gak kangen gitu sama abida?
Abida udah cantik udah wangi loh mas.
Tapi gak apa apa kok kata dokternya, asal mas bisa mengatur temponya dengan baik.
mas bersih bersih dulu yaaah.
No....teriak abida
Kenapa?
Mas sini deh sinii maaas, panggil abida manja...
Abidzarpun mendekati istrinya.
Abida membuka satu persatu kancing seragam suaminya...
__ADS_1
Abidzar yang di perlakukan seperti itu hanya diam dan menurut saja, sesumgguhnya abidzar heran dengan sikap istrinya, karena yang suaminya tau istrinya ini sangat sangat pemalu.
Abida membuka seragam suaminya, melepas sabuk suaminya perlahan lahan, hingga akhirnya tersisa kaos dalaman dan celana panjang saja tanpa sabuk.
Abida langsung duduk di pangkuan suaminya mengalungkan tangan di leher suaminya mengecup pipi suaminya
Abidzar yang mendapat perlakuan itu hanya diam dan menikmati saja.
Abida menurunkan tangannya di dada suaminya, abida seolah menggambar pola abstrak di dada suaminya yang membuat abidzar geli dan merasakan sensasi yang membuat junior terbangun.
Abidzar menangkap tangan istrinya, semenjak hamil istri mas ini sepertinya sangat nakal.
Abida mendongak melihat wajah suaminya, dan langsung menempelkan bibirnya ke bibir suaminya.
Abidzar mendapatkan serangan itu langsung saja ******* menyesap binir istrinya.
Sepertinya pertarungan sengit kali ini lebih di dominasi oleh bumil...
(dalam keadaan hamil biasa tingkat nafsu perempuan menjadi naik,jadi jangan heran ketika istri sering minta dalam.keadaan ini 馃槀)
Entah berapa kali abida mencapai ******* nya sampai akhirnya abidzar menyusulnya.
Abida tertidur lelap di dekapan suaminya tanpa busana hanya selimut yang menutupi mereka.
Abidzar mengecup kepala istri berkali kali, kamu kenapa jadi ganas begini sih dek semenjak hamil, tapi mas suka
Abidzarpun bangun untuk membersihkan dirinya...
...****************...
bayangin sendiri aja yaaaaks...馃榿 othor gak bisa bkin adegan panas panas soalnya cuaca lagi terik banget di tempat othor takutnya makin kepanasan馃槀馃槀
__ADS_1
馃尮鈽曫煂光槙馃尮鈽曫煂光槙馃尮鈽曫煂光槙馃尮鈽曫煂光槙馃尮鈽曗槙馃尮鈽曫煂光槙鈽曫煂光槙馃尮鈽曫煂光槙