ABIDA UFAIRAH

ABIDA UFAIRAH
perbincangan pak darga dan pak bagas


__ADS_3

Setelah semuah selesai makan,mereka pun segerah berlalu dari ruang makan untuk melanjutkan aktifitas mereka masing masing.


abi bagas pun langsung menghubungi pak darga,.


Tuuuuuut


Tuuuuuut


Bunyi sambungan telepon yanh terhubung


Tidak butuh waktu lama,pak darga mengangkat telepon tersebut seraya mengucapkan assalamualaikum


Waalaikumussalam, ada apa pak darga tadi kata putraku kamu memintaku menelponmu ada apa sebenarnya?


Aaa iya pak bagas, saya ingin mengajak keluarga anda bertemu dengan kelurga saya,apakah pak bagas ada waktu,?


ooh iya pak darga bisa sangat bisa, di mana kita akan bertemu? Biar saya sekalian memyampaikan kepada anak anak dan istri saya untuk pertemuan kita ini,


Sebaiknya kami akan berkunjung ke rumahmu saja pak bagas, sekalian kita makan malam bersama, insyaAllah hari sabtu ini kami akan berkunjung.


Baiklah pak darga saya setuju .


Kalau begitu sampai bertemu pak darga assalamualaikum


Waalaikumussalam

__ADS_1


...----------------...


Akhirnya perbincangan kedua pria dewasa yang tak lagi muda itupun berakhir


di sebuah butik yang baru saja open terlihat beberapa pengunjung sedang berkunjung dan melihat lihat ada juga yang keluar butik dengan membawa beberapa paperbag,abida yang sedari tadi sibuk melayani pengunjunga,tiba tiba di kagetkan dengan kemunculan abidzar yang sedang mengantar amminya untuk berbelanja di butik abida, abidzar yang sadar bahwa yang berdiri di balik kasir adalah abida pun segera menghampirinya, assalamualaikum wahai calon ibu dari anak anakku, abida yang mendengar itu seraya tersenyum sambil berkata waalaikumussalam, ada yang bisa saya bantu, mungkin agak aneh melihat abidzar berada d butiknya, abida pun bertanya


" sepertinya anda salah masuk, di sini sama sekali tidak ada pakaian untuk pria semuah khusus wanita, "


Abidzar pun terkekeh seraya menjawab, aaa aku tidak datang sendri aku kesini mengantar ibuku berbelanja


Oooh jawab abida singkat seraya menunduk tak sesikitpun abida menatap abidzar, abidzar yang merasa aneh pun bertanya


Sepertinya ada sesuatu yang indah di bawa sana, sedari tadi kamu hanya tertunduk


Abida dgn senyum di balik cadarnya pun menjawab


Abidzar hanya tersenyum seraya mengangguk


Tanpa mereka sadari ibu luisa sedari tadi memperhatikan interaksi anaknya bersama abida, ibu luisa kagum melihat abida sedangkan anaknya ibu luisa merasa heran karena abidzar tidak pernah see akrab ini terhadap perempuan apalagi yang baru di jumpainya, "sepertinya abidzar suka sama perempuan ini" ucap ibu luisa dalam hati.


Setelah selesai berbelanja buu luisa pun menghampiri abida dan abidzar, dengan sesikit menggoda abodzar " sepertinya anak ammi sedang bahagia, ada apa zar?"


eeeh ammi ngagetin abidzar aja, ammi udah selesai?


Udah zar ini ammi mau bayar

__ADS_1


Ibu luisa pun berahli ke abida, seraya menyodorkan belanjaannya ibu luisa


Bertanya pada abida


"nama mu siapa nak?"


Abida nyonya,jawab abida seraya menerima belanjaan bu luisa dan memg scannya


MaasyaAllah nama yang bagus, apa nak abida sudah memiliki pasangan? Maaf yaa ibu sedikit lancang, sepertinya anak ibu ini sedikit tertarik padamu nak, buu luisa mengatakan itu sembari menyiku abidzar yang ada di sisinya


Abidzar hanya tersenyum


Tidak nyonya saya belum menikah ataupun yang lainnya seraya tersenyum di balik cadarnya


Alhamdulillah ucap bu luisa seraya menatap putranya yang tersenyum lebat sangat lebar, bukan apa apa abidzar begitu bahagia mendengar jawaban abida.


Baiklah berapa semuah nak?


Sekian nyonya.


Ibu luisa pun menyodorkan kartu debitnya dan mengseknya,setelah transaksi selesai,ibu luisa pun kembali berkata, "abida janggil nyonya yaaa akukan bukan majikanmu, panggil saja ammi "


Abida tersenyum di balik cadarnya seraya mengangkat pandangannya kearah ibu luisa seraya berkata baik ammi, bukan apa abida hanya ingin kenyamanan pelanggannya saja.


Tapi kejadian itu membuat perhatian abodzar tak teralihkan dia bahkan tersenyum hingga mukanya merona ,dalam hatinya maasyaAllah perfect, aaaa ami bisa aja abidzar terkekeh kecil, mereka pun berlalu dan pamit dari butik abida.

__ADS_1


...----------------...


Dukumg author dong biar semangat hehehe🤗🤭


__ADS_2