Ada Cinta Setelah Hilang.

Ada Cinta Setelah Hilang.
Ratu masa depan ku..


__ADS_3

Raffa mengalihkan pandanganya, yang membuat Aerilyn melihat jelas kalau punggung laki-laki muda tersebut basah kuyup akibat ulahnya perempuan yang entah darimana datangnya.


"sayang maafkan aku,kamu mengapa menghalanginya, sekarang menyingkir lah!"Riani yang tidak ada puasanya.


"stop Riani,kamu yang pergi atau aku yang pergi"emosi Raffa memuncak.


"iihhhh, dasar wanita murahan,awas kamu yah! suatu hari nanti pasti aku balas"Riani berlalu sembari menghentakkan kakinya.


setelah itu Raffa bernafas lega melihat kepergian wanita yang begitu mengagumi dirinya.


Aerilyn hanya diam membisu, meskipun menerima hinaan dari orang seperti Riani,


ia adalah wanita yang berpendidikan dan sangat tau sopan santunnya,apa lagi sekarang di hadapan begitu banyak orang.


"mbak maaf,,!!"Raffa benar-benar menyesali.


"sudahlah,lagian disini bukan aku yang jadi korban, melainkan kamu sendiri"timpal Aerilyn dengan mimik waja datar.


"tapi aku berharap mbaknya yang jadi korban"


sontak Aerilyn menatap Raffa seolah bertanya.


Raffa tersenyum.


"korban perasaan"lanjut Raffa.


"gak lucu!!!"Aerilyn memang orang yang sangat serius jadi ia tidak terbiasa dengan bercanda.


"mbak mau makan?aku traktir loh,gue tidak miskin-miskin amat,tapi miskin banget"tawar Raffa beserta celotehnya yang tiada habis.


"tidak kita pulang?"jawab Aerilyn


"kok pulang sih mbak"ia bertanya seperti orang bodoh


"baju kamu basah"timpal Aerilyn

__ADS_1


seketika Raffa membeku, tanpa sadar wanita cantik ini perhatian padanya,


Aerilyn sudah beranjak dan ingin pergi, namun langsung menyadari kalau Raffa membuntuti dirinya, tanpa aba-aba ia berhenti dan membuat Raffa langsung menabrak punggungnya.


"ehh kok berhenti sih mbak?"


tentu tidak terjadi apa-apa karena perbedaan tinggi mereka yang sangat jauh.


"aku akan pulang!"Aerilyn heran mengapa Raffa mengikuti.


"aku tau,tapi aku tidak bawa motor"jelas Raffa.


"Oke, anggap balas budi kamu aku anterin"


tentu pernyataan Aerilyn membuat Raffa pura-pura melongo dan menjawab.


"kok Budi yang di balas mbak, memang Budi melakukan apa Mbak?'


"bermain bola"timpal Aerilyn untuk pertama kalinya menanggapi candaan Raffa, sembari menghilang di balik pintu mobil.


tanpa berlama-lama Raffa pun ikut menyusul menghilang di balik pintu mobil,


Karena Aerilyn duduk di sebelah kemudi, Raffa langsung menyadari kalau ia harus menjadi supir sebentar untuk wanita cantik ini.


setelah beberapa saat.


Raffa sudah menepikan mobil sport itu ke halaman rumah sewanya.


"Mbak mampir yuk?"tawarnya setelah mereka turun dari mobil.


Aerilyn melihat rumah kos yang dimaksud Raffa,


rumah itu jauh dari kata mewah tapi nyaman,


mendengar tawaran Raffa, Aerilyn teringat akan hal dimana ia tidak dapat menemukan data-data pribadi tentang laki-laki ini.

__ADS_1


tanpa menjawab ia langsung bergegas mendekati rumahnya, membuat Raffa tak percaya dan langsung mendahului langka Aerilyn untuk segera membukakan pintunya.


"silakan masuk Ratu masa depan ku"Raffa senyum jahil mendunia.


Aerilyn yang sudah hampir terbiasa akan hal itu,ia tidak peduli langsung melangkah kakinya, untuk pertama kalinya yang ia lihat adalah dimana rumah yang tadinya sederhana menjadi begitu mewah didalamnya, semua barang tersusun rapi dan indah,


Aerilyn menyusuri ruma yang menurutnya itu sangatlah kecil.


hanya terdiri satu kamar ruang tamu dan dapur, pernak-pernik yang serba modern membuat ia sadar kalau laki-laki sangat menyukai barang antik.


"mbak silakan duduk aku buatkan minum sebentar"Raffa langsung meninggalkan menuju dapur, meskipun masih terlihat dari ruang tamu.


Aerilyn mengangguk, meskipun ia sedikit gak nyaman dengan panggilan mbak yang terlontar dari mulut pria tersebut,tapi mau gimana lagi, itulah kenyataannya ia lebih tua dari laki-laki itu.


di dapur.


Raffa berbincang dengan seseorang lewat handphone genggam miliknya.


terdengar itu adalah dosen pembimbingnya, menyatakan kalau nilai Raffa kembali belum mencukupi.ia mengkritik dan memberikan saran jalan keluar untuk permasalahan yang dihadapi saat ini.


Raffa sedikit tidak peduli,ia tidak hidup dibawah tekanan siapapun termasuk untuk masa depannya kelak.


"tidakkah kamu ingin menjadi lebih baik"ucap Aerilyn dengan wajah fias biasa saja.


Raffa membalasnya dengan sedikit senyum getir.


"bukan ingin mencampuri urusan pribadi mu, namun suatu saat kamu akan menyadari kalau di dunia ini tidak ada yang dihargai jika tidak memiliki segalanya"papar Aerilyn.


Raffa terdiam,


setelah memberikan minumannya pikirannya mencerna perkataan Aerilyn barusan.


ia menyadari kalau selama ini ia hidup terlalu bebas, tanpa tekanan dari siapapun.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2