Adik Laki-Laki Super Manja

Adik Laki-Laki Super Manja
perkenalan toko


__ADS_3

hai😉,aku amy anora wijaya.biasanya orang-orang memanggilku amy atau ana.tapi adikku selalu memanggilku kak nora,yaaaa lebih tepat sih kakak nora' kalau kami sedang tidak dalam hubungan baik.


Burhan andra wijaya,itulah nama adik yang menyebalkan itu.sampai aku paling malas menyebut namanya jika ada teman-teman ku yang bertanya tentangnya.


kami hanya 3 bersaudara,yusran adita wijaya adalah nama kakak laki-laki ku,berbeda dengan adik ku,kak yus adalah laki-laki yang sangat dewasa,dia harus menjadi direktur utama perusahan di usianya yang masih sangat muda saat ayahku pergi meninggalkan kami untuk selamanya.


seperti yang kalian ketahui aku adalah anak ke dua plus satu-satunya perempuan.namun,meskipun aku adalah anak perempuan satu-satunya,tapi aku adalah anak yang mandiri,tidak manja seperti bocah gede yang akrab di sapa dedek itu.


banyak teman-teman ku yang bertanya mengapa adikku bisa menjadi manja seperti itu.alasannya adalah,ayahku meninggal saat ia baru berusia 2 tahun,ibu ku yang sedang terpuruk di masa itu benar-benar tak bisa merawatnya dengan baik.kakak ku yang baru menyelesaikan sekolah menengah atas pun harus menghabiskan waktunya untuk mempelajari cara kerja perusahaan dari sekertaris ayah.sedangkan aku?aku sedang sibuk belajar untuk mengikuti ulangan kenaikan kelas.


jadi tidak ada yang benar-benar mengurusnya dengan baik,bibi Cee pelayan pribadi ku saat itu sedang cuti karna suaminya sakit,mbak Nia pelayan pribadi untuk burhan juga sedang hamil,jadi dia terpaksa di berhentikan untuk sementara waktu dari pekerjaannya.beberapa pelayan di rumah ini,termasuk pak hendi,penanggung jawab semua pelayan dan beberapa stafnya,sudah di berhentikan permanen oleh ibu,aku tidak tahu alasannya apa.mungkin karna ibu ingin menyendiri,jadi dia tidak suka melihat rumah yang terlalu ramai,begitu menurut ku,jadi di rumah hanya ada tukang pembersih kebun bunga dan 2 orang supir.


makannya tidak teratur,istrahat pun juga kurang.ibu benar-benar sangat terpuruk,hingga tidak memperhatikan kami sepenuhnya.jangankan anaknya,rumah ini saja sudah terlihat menyeramkan karna tidak terawat.


hingga suatu hari,ia jatuh sakit.kak yus segera memberitahu hal tersebut kepada nenek yang tinggal jauh dari kami.ibu baru menyadari setelah kurang lebih 3 jam di interogasi nenek.


kak yus pun selalu pulang dari kantor lebih awal.bibi cee juga segera balik dari kampung halamannya,padahal suaminya belum sembuh total.


butuh satu bulan untuk mengembalikan nutrisi tubuhnya.dia terlihat sangat kurus,lemah,dan tidak seaktif yang dulu.semua orang menatapnya dengan iba.


setelah dokter memberi izin pulang dari RS,semua kembali normal.bahkan lebih dari normal.


ibu sangat memanjakan dia.tidur harus di nyanyikan,di bacakan dongeng,setiap belanja harus membelikan dia hadiah.pokoknya ibu sangat berlebihan merawatnya.bahkan ibu tidak butuh perawat lagi untuknya.


ya ampun.aku benar-benar bingung.ibu seperti anak kecil yang sedang main rumah-rumahan dengan bonekanya.


jujur,aku kadang cemburu.tapi rasa itu aku kubur dalam-dalam.toh ibu juga menyayangi ku.aku kan juga adalah anak yang mandiri seperti kak yus.


☆☆☆☆


"kakak"ya ampun suara cempreng itu menusuk telingaku.

__ADS_1


"ya.sebentar"aku segera menyimpan berkas-berkas ke dalam rak dekat meja kerja ku.


"kakak"kali ini suaranya lebih keras.aku segera keluar kamar lalu membanting kembali pintu kamar ku.aku benar-benar di buat repot olehnya.


kalau dia berteriak memanggilku itu artinya dia mau makan dan ibu sedang tidak ada di rumah.dia adalah anak manja,jadi harus selalu di temani.


Dia tidak mau kalau bibi cee yang menemaninya.katanya bibi cee badannya gede,jadi kelihatan seperti raksasa yang menyeramkan.alasan macam apa itu.untung bibi cee mengerti.jadi bibi cee tidak menampakkan batang hidungnya di rumah utama saat dedek ada di rumah.


sementara mbak Nia sedang sibuk dengan tugas barunya merawat kembang-kembang ibu di halaman depan.jadi siapa lagi yang bertugas mengawalnya kalau bukan aku.


"kakak kok lama banget sih"dia mulai merajuk.


"kakak kan bukan jin yang bisa langsung muncul saat di panggil".aku menahan rasa kesal ku agar tidak nampak olehnya.sangat susah membujuknya kalau terlanjur ngambek.


"ya sudah makan cepat.kakak masih banyak kerjaan"aku berusaha berbicara selembut mungkin.menemaninya makan adalah pekerjaan yang sangat melelahkan,entah bagaimana sabarnya dia mengunya makanannya sampai benar-benar halus dalam mulutnya.untung aku membawa hp agar aku tidak bosan menunggunya.


ingat.dia paling tidak suka jika ada yang berbicara saat dia sedang makan,meskipun bukan dia yang di ajak bicara.


seperti dulu.saat aku pertama kali mengerjakan pekerjaan konyol ini.ibu ada urusan mendadak.padahal saat itu aku baru pulang dari kantor.


aku sedang kesal,aku baru saja di marahi habis-habisan tadi siang oleh atasan ku,aku bertengkar dengan pacar ku,bertemu klien yang sangat menyebalkan.dan sekarang,anak ini dengan senyum manisnya sedang menyantap makan malamnya sangat santai.


"kamu ini udah gede,udah kerja,sampai kapan harus begini terus.kakak capek,butuh istrahat.kau pikir aku ini mesin apa.harusnya kamu belajar mandiri sana.laki-laki kok manjanya kayak anak perempuan".


aku berjalan dari arah dapur sambil menenteng secangkir coklat panas.amarah ku benar-benar meluap-luap seperti lava gunung berapi.


aku benar-benar tidak sadar kesalahan apa yang telah ku perbuat.dia mulai terisak,mulutnya masih di penuhi makanan.pipinya sudah di basahi air mata.


ku letakkan cangkirku di atas meja cepat,berniat mendekatinya untuk minta maaf.tapi dia segera meletakkan sendok dan garpunya.berlari ke kamarnya sambil terisak seperti seorang gadis yang sedang patah hati.


aku mulai panik.dia adalah anak yang tidak bisa di banta.kalau dia bilang begini,harus begini.kalau begitu,harus begitu.kalau ngambek,ya ngambek.butuh perjuangan besar untuk bisa meluluhkan hatinya.

__ADS_1


besoknya dia belum keluar kamar.teman-temannya sudah menghubungi ibu dari kantor,katanya ada meeting dan kehadirannya sangat penting.


aku,ibu,bibi cee,mbak niah,sampai tukang kebun dan sopir pun sudah berjalan mondar mandir saling bergantian mengetuk pintunya.tapi tak ada respon.


ibu sedari tadi sudah melirikku dengan wajah yang kesal.seakan-akan berkata"kalau dia tidak berhasil di bujuk.keluarlah dari rumah ini.hiduplah seperti gelandangan di luar sana.ini adalah titah"


ceklek.kami semua berpandangan.pintunya terbuka pelan.semua masih diam tanpa gerak menunggu kaisar langit memberi hadiah berupa kata"aku udah nggak ngambek kok"dengan wajah seperti bayi beruang.


kepalanya hanya nongol di depan pintu memanggil mama.aku sendiri sudah dag dig gug di depan pintu.entah pengaduan apa yang akan ia sampai kan kepada dewa hakim di dalam sana.


untung hari ini aku tidak masuk kerja karna ada perombakan di kantor.jadi aku hanya fokus pada satu masalah ini.


sekitar 1 jam,ibu akhirnya keluar,di ikuti sang kaisar di belakang yang masih mengenakan baju tidur.dia berjalan di depan ku tanpa menoleh.artinya dia masih marah.bibi cee sudah melarikan diri dari tadi,takut jika dedek melihatnya dengan wajah ketakutan.


semua bubar saat dia sudah menghilang menuruni tangga.aku kemudian menyusul kemana ibu dan anak beruang itu pergi.


oh jadi mereka ada di ruang olahraga.dia memang begitu kalau sedang marah.berolahraga akan mengubah sedikit moodnya.


"kakak"aku belum selesai mengulang drama itu saat dia sudah berteriak memanggil ku,padahal jelas-jelas aku ada di depannya.


"kenapa"aku bertanya dengan selembut mungkin.ingat dia ini melankolis.hati-hati.


"dari tadi aku sudah selesai makan,kakak malah sibuk bengong.ngayalin pacar ya??"hidup ku bagaikan di neraka jika terus meladeni keusilannya seperti ini.


"sudah,sekarang waktunya dedek sikat gigi lalu istarahat.besok pagi-pagi harus ke kantorkan??"aku belum menikah.tapi rasanya sudah punya bayi 100.


"ibu belum pulang ya?"


"sebentar lagi kok"aku berjalan mengikutinya dari belakang.menyalakan lampu tidur di kamarnya,melebarkan selimutnya dan menyusun bantal dan bonekanya yang memenuhi ranjang.entah bagaimana dia tidur dengan tumpukan berbagai macam boneka seperti itu.bagaimana??aku sudah cocok jadi ibukan??.


setelah dia sikat gigi.aku keluar dari kamarnya,mengucapkan kata selamat tidur sebelum menutup rapat pintunya.

__ADS_1


dan aku bernafas lega setelah pintunya berhasil ku tutup.setidaknya dia tidak meminta hal-hal aneh malam ini.seperti mengelus-elus kepalanya sampai tidur.menunggunya sampai ia terlelap atau bernyanyi-nyanyi pelan.itu adalah permintaan konyol saat manjanya sedang kumat.


Dan aku tidak sesabar ibu untuk menghadapinya.


__ADS_2