
minggu pagi yang cerah.sinar matahari sudah mengintip malu-malu di jendela kamar ku.namun,mata ku masih malas untuk terbuka.
aku menarik selimut menutupi seluruh badan ku,untuk menghalangi sinar matahari yang menyentuh lancang permukaan kulit ku.
mata ku sudah mulai terpejam kembali,mimpi yang tadi belum tamat kembali melanjutkan episode selanjutnya.namun suara ketokan di pintu kamar ku kembali memaksa mata ku untuk terbuka.
"Ada apa Bu?"ku perkirakan mungkin itu ibu.biasanya dia akan memaksa ku bangun meskipun itu adalah hari libur.namun aku kembali teringat bahwa hari ini ibu tidak ada di rumah.Ibu sedang pergi menjenguk nenek kemarin sore,mungkin lusa baru pulang.lalu siapa?
"Burhan?"mungkin saja itu burhan.mungkin dia ingin mengajak ku keluar untuk lari pagi.biasanya seperti itu.
namun suara ketokan itu belum berhenti.
aku mengecup cincin permata yang melingkar manis di jari telunjuk ku.lalu ku arahkan ke arah pintu.
"terbukalah"
apa-apaan aku ini,aku kan bukan penyihir.
siapa juga sih yang mengetok pintu,kenapa tidak katakan saja siapa yang ada di sana.
aku kemudian mengibaskan selimut ku dengan kesal,lalu berjalan membuka pintu dengan kasar.
"ada apa??"bentak ku.
namun seketika mata ku yang tadi menyiratkan rasa kesal berubah melotot menatap seorang lelaki yang sedang berdiri di hadapan ku.
luka yang kemarin berusaha ku obati dengan hiburan konyol dari burhan kembali terasa sakit hanya dengan menatap wajahnya.
"Amy"aku menundukkan pandangan saat dia menyebut nama ku dengan tatapan merasa bersalah.
meskipun burhan sudah menjelaskan permasalahannya pada ku tadi malam namun aku tetap masih ingin marah kepadanya.marah karena dia tidak menjelaskan lebih awal.karna dia tidak menghubungi ku dengan alasan pekerjaan,dan karena dia menemui mantannya tanpa memberi tahu ku.
perlahan aku menutup pintu kamar ku yang setengah terbuka,namun dengan cepat joyo menahannya.
"kita ngomong dulu"suaranya terdengar tegas tak ingin di bantah,namun siapa yang bisa membuat ku tak berani untuk melawan.
"kita bukan anak ABG lagi Amy.ini hanya kesalahan pahaman.hanya niatan ingin membantu dia.mengertilah sedikit saja"
__ADS_1
aku masih diam mematung menatap matanya.
"apa?mengerti bagaimana yang kau maksud joy,mengapa seolah-olah ini salah ku?kau merasa tidak bersalah?sama sekali?"niat ku yang tadinya hanya ingin ngambek-ngambek berubah kesal level dewa dengan ungkapannya yang sama sekali tidak mengatakan kata maaf.
"bukan seperti itu.keluarlah sebentar,kita bicara di luar"joyo mendorong pintu dengan pelan,namun aku tetap menahannya dengan tatapan kesal.
"amy"kini dia mulai mendesah,bingung harus bagaimana menghadapi ku saat aku sedang ngambek begini.
"masalahnya tidak akan selesai kalau kita hanya main dorong-dorongan pintu seperti ini.ayo,kita bicara di luar"
"kau tidak mengerti perasaan apa yang sedang ku lawan sekarang"bulir-bulir bening mulai mengisi kedua bola mata ku.
"kau menangis?"aku tetap diam menundukkan pandangan."amy,maaf kan aku.aku salah.ayo sini,kita bicara ya.please".
dengan terpaksa aku keluar dari kamar.sambil menghapus air mata,aku berjalan ke arah ruang santai.joyo mengekor di belakang.
"pelankan suara tv mu Burhan.suaranya terdengar sampai di planet mars"aku berteriak kencang meminta Burhan memelankan suara tvnya yang sedang menonton di ruang sebelah.bahkan suara ku mengalahkan suara tv nya.
joyo duduk di depan ku.dia bahkan sudah terbiasa dengan keributan di rumah kami.
"kamu bisa minta bantuan aku kemarin,kenapa kau lakukan sendiri?"ucap ku santai tanpa amarah saat aku mendaratkan bokong ku di sofa empuk.
"kenapa?"dia masih bingung."tutup mulut mu.muka mu kayak muka-muka orang mesum seperti itu"
"ammm.waktu itu meetingnya di undur,saat aku berjalan keluar kantor,aku tidak sengaja melihat dia.tapi katanya dia memang sengaja mau menemui ku.aku kasian mendengar ceritanya"diam sebentar"aku mau ngabarin kamu,tapi ponsel ku tinggal di meja"matanya berkedip-kedip minta pengampunan.
"jadi kabarnya gimana?apa sudah selesai?"
"belum tau juga sih.dia belum ngasih kabar ke aku"
"mmmmm,kasian juga ya dia"
"kok kamu udah gak marah?kenapa?"
oh iya.tadi kan aku pengen ngambek.kok malah ngasih perhatian sih.padahal tadi aku sudah menyusun strategi licik.pengen jalan-jalan ke mall,belanja-belanja sepuasnya,kapan lagi aku dapat tiket gratis seperti ini.tapi karna arwah-arwah pikun yang merasuki ku,lupa deh.haaaaa,sebbel.
"mukanya kok jutek lagi"
__ADS_1
"tau ah.kamu ngesselin tau nggak"
"aku salah apa lagi coba"
"pokoknya jangan ketemu sama mantan kamu lagi"
"lah,bukannya tadi kamu yang bilang mau bantuin.kok marah-marah lagi??"
"tadi yang ngomong tuh bukan aku"
"trus siapa?"
joyo jadi pusing lagi.menghadapi perempuan memang harus memiliki hati sebesar gajah.kan harus berbesar hati.iya khaaan๐๐๐
"tadi aku tidak sadar.tiba-tiba aja malaikat merasuki tubuh ku lalu berbicara seolah-olah aku sudah nggak marah lagi"aku memasang muka sok-sok bingung tak percaya.
"bahkan burhan pun tidak akan percaya hal-hal semacam itu.kau pikir aku anak TK?"
"serius.coba deh pegang tangan aku.aku masih gemetar-gemetar tau".
"aaaaaaaaaa....sudah ah.aku mau pulang aja"joyo berdiri sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"tetap di tempat mu atau aku ledakkan kepala mu"joyo terpaksa duduk kembali.
"aish.iya,besok bawa mobil truk ke moll"joyo sebenarnya sudah tahu alasan ku bertingka seperti ini.
"hahahahahahahahahahahahahahaha,pacar ku memang pengertian.ingin skali aku mencarikan selir untuknya"aku mendekat ke arahnya untuk mengelus-ngelus kepalanya.
"boro-boro selir,ketemu mantan aja udah galau seumur hidup"joyo tersenyum sinis sambil menumpuk kaki kanannya ke atas kaki kiri dengan angkuh.
"iya deh,tapi janji ya jalan-jalannya"
"iya"joyo hanya mengiya-iya kan saja.dan aku senang sekali.
aku kadang bingung sendiri.perusahaan kami adalah perusahaan terbesar di negara ini,tapi kenapa aku terlihat miskin gini ya?suka bangat gratisan.apa lagi aku dan burhan kerja di perusahaan orang lain.yang bahkan lebih parahnya,perusahaan tempat ku bekerja adalah perusahaan yang perna hampir bangkrut andai tidak mendapat suntikan dana dari perusahaan kami.
dan lebih parah-parahnya lagi.masih banyak orang yang tidak mengenal ku sebagai adik dari pemilik perusahaan no 1 itu.Burhan juga dulunya tidak di kenal orang.tapi saat dia bekerja di perusahaan pak william dia jadi mendadak jadi idol yang punya banyak fans.itu karna pak william yang terlalu bangga menjadi bosnya.
__ADS_1
aku sebenarnya di akui sebagai adik atau tidak sih sama kak yus.