
pertemuan singkat dengan sania sudah selesai beberapa hari yang lalu.dan aku penasaran,bagaimana kelanjutan dengan percintaan ala siti nurbaya itu.hahahahaha...mungkin Burhan akan marah kalau dia tahu aku mengatakan cinta ala siti nurbaya.dan pastinya akan menceramahi ku bahwa di jodohkan itu lebih baik dari pada pacaran.
hari ini adalah hari libur.dan beruntungnya kak yus juga hadir meramaikan minggu pagi yang cerah Di ruang nyaman ini.duduk berempat dengan ibu sambil menonton acara tv pasti lebih menyenangkan.
"bagaimana dengan perusahaan mu yus.apakah berjalan lancar"tanya ibu.
"lumayan Bu.pendapatan bulan ini lebih besar dari bulan lalu"
"baguslah kalau begitu"
"bagaimana dengan sania Bu.apa belum ada kabar dari Bu Iin"tanya kak yus balik..
""Bu Iin sudah mengabari,tinggal kita saja yang mencari tanggal.kapan kita bisa pergi melamar"jawab Ibu tersenyum senang.
"wahhh...sebentar lagi adik ku akan menjadi laki-laki perkasa"kata kak yus lagi-lagi menjahili burhan.
"kakak.aku kan malu"sambil menyembunyikan wajahnya di belakang ibu.
"aku penasaran apa saja yang kalian bicarakan saat di taman malam itu"tanya ku memancing burhan untuk bercerita.
"iya ayo cerita.ada moment romantis apa di bawah pohon beringin itu"kak yus tak mau kalah penasaran.sementara Ibu hanya menyaksikan sambil mengusap-usap kepala burhan yang berbaring di pahanya.
"tidak terjadi apa-apa kok"burhan tidak menghiraukan rasa penasaran ke dua orang kepo di depannya.
"mungkin saja dia tidak seromantis yang kita bayangkan kak,dan sania tidak tertarik padanya.jadi dia malu-malu untuk cerita"aku mulai memanas-manasi.
"iya juga ya?kasian sania.andai aku yang ada di sana malam itu"kak yus menambahi.jadilah mantra-mantra pemancing cerita yang komplit dan ampuh.
"aku bilang tidak terjadi apa-apa.sania hanya bertanya apakah aku pernah pacaran atau belum"tegas burhan menambah rasa penasaran kedua orang tidak berperasaan di depannya.
"lalu kamu jawab apa?"dan ternyata ibu juga ikut penasaran.
"ya aku jawab.aku tidak mau jadi cowok murahan.aku kan spesial"jawabnya sambil menirukan ekspresi kesalnya yang menggemaskan di malam itu.
__ADS_1
"hahahahahhaaha"aku dan kak yus serempak tertawa terbahak-bahak.sementara ibu hanya tertawa kecil,takut jika bayi beruang itu ngambek.
"lalu sania bilang apa?"tanya kak yus masih dengan tawanya yang belum redah.
"dia tidak bilang apa-apa.dia hanya begini melihat ku"burhan langsung bangun dari baring-baring manjanya untuk menirukan wajah sania yang menatapnya bingung.namun entah mengapa itu terlihat lucu dan menggemaskan.membuat ku dan kak yus semakin tertawa terbahak-bahak.
"terus terus..."aku masi ingin tahu cerita selanjutnya.
"lalu sania bilang dia pernah berpacaran,itu membuat ku sedikit sedih"ekspresi wajahnya berubah.
"hmmmm.kasiaan"aku langsung maju memeluknya sambil mengelus-ngelus pundaknya.
"terus apa lagi yang terjadi?"lanjut kak yus masih penasaran tanpa menghiraukan burhan yang masi di adegan sedih-sedih.
"sudah.sisanya rahasia"jawab burhan mengakhiri kekepoan ku dengan kak yus.namun tetap saja rasa penasaran ku masi meronta-ronta minta di obati.
"kau tahu mengapa pak joan menjodohkan mu dengan anaknya?"tanya kak yus serius.
"ya mungkin itu juga bisa jadi alasan.tapi masih ada alasan lain"kata kak yus membuat aku dan burhan penasaran.Ibu terlihat biasa saja,Dia juga pasti sudah tahu.tentu saja,dia yang harus pertama tahu.
"apa?"tanya ku dan burhan serempak.
"Sebenarnya Dulu saat Ayah masih hidup,perusahaan pernah hampir jatuh"
"benarkah?tapi perusahaan kita kan yang paling besar dan terkenal"potong burhan dengan otak misterisnya.aku masi penasaran mengapa orang-orang selalu memujinya cerdas,sedangkan di mata ku hanya melihat kebodohan-kebodohannya.
"Itu terjadi jauh sebelum perusahaan ayah punya nama besar"jawab ku sambil menusuk-nusuk kepalanya dengan jari telunjuk."lanjut kak"pintah ku.
"jadi,Di masa-masa sulit itu,pak joan yang terbilang bukan teman dekat ayah mengulurkan tangan untuk membantu.alasannya hanya satu,saat itu ibu sedang hamil besar.pak joan tidak ingin ibu jadi stres dan membahayakan janinnya.karna saat itu,istri pak joan juga sedang mengandung.sebagai seorang suami dan ayah yang punya perasaan,dia menawarkan kepada ayah untuk membantu.lalu ayah bertanya dengan apa dia harus membalas semua kebaikan pak joan.lalu pak joan bilang,jika anak kita berbeda jenis kelamin,jodohkan saja mereka"
"ohhh...jadi perjodohan kami hanya karena balas budi?"tiba-tiba berteriak.
"Dengarkan dulu"kata kak yus.Dia hanya patuh tapi masih dengan mimik sedikit kesal.
__ADS_1
"Beberapa tahun kemudian,perusahan pak joan juga akhirnya mengalami nasib yang sama.Saat itu aku masi ingat cerita ayah tentang kejadian itu,Aku kemudian menawarkan bantuan,pak joan bilang mungkin perjodohan itu di batalkan,karena rasa balas budi sudah lunas".kak yus berhenti untuk meneguk minumannya mungkin karena kehausan bercerita panjang lebar tentang sejarah cinta Burhan dan Sania.
"Benarkah pak joan mengatakan itu?"tanya burhan khawatir.
"lalu bagaimana bisa perjodohan mereka masih berlanjut"tanya ku bingung
"ceritanya belum selesai"celetuk Ibu membuat aku dan Burhan kembali memasang telinga meminta kak yus melanjutkan ceritanya.
"Nah saat aku dan william melakukan perjalanan bisnis ke paris,aku bertemu dengan sania,aku kembali memikirkan perjodohan itu,ketika aku melihat bahwa dia adalah gadis yang baik.Dia ceria bahkan sangat pandai.kemudian aku meminta pak joan untuk mempertimbangkan,bahwa jangan jadikan perjodohan mereka sebagai balas budi,tapi mari kita jodohkan mereka untuk mempererat hubungan pertemanan"kak yus bertepuk tangan sebagai penutup ceritanya.
"jadi kami di jodohkan hanya untuk pertemanan kalian?"protes Burhan.
"Bukan,bukan begitu"sela kak yus.
"lalu apa"dengan nada yang mulai meninggi.
"kak yus tidak memaksa kalian.kalau kalian memang saling suka itu bagus.tapi kalau kalian tidak bisa,tidak apa-apa.keputusan ada di antara kalian berdua.Toh kalaupun kalian tidak menikah pertemanan mereka masi tetap berlanjut"jelas ibu menenangkan.
"wahhh...kisah kami ternyata tidak jauh beda dengan drama korea"yah,akui saja agar dia senang.
"Tapi sania tidak mengatakan bahwa dia menyukai mu"sela ku memancing emosinya,agar dia tidak memamerkan kisah dongeng itu.
"tahu dari mana?sania menyukai ku kok"bantahnya sambil bertolak pinggang,dan pastinya dengan bibir yang di combong kan.
"iyalah,kan kau tidak cerita"pancingan cerita masi di lanjutkan kak yus ternyata.Dan ibu hanya jadi penonton dua kakak yang suka mengusili adiknya.
"iya juga ya.sania memang tidak bilang menyukai ku"sambil mengingat-ingat.
"nah kan.apa ku bilang,mana mungkin sania mau dengan anak manja seperti mu"ledek ku.
"pasti sania malah naksir pada ku.hahahahahaha"suara tawa kak yus memenuhi ruangan seperti penjahat.
"Tapi Bu Iin sudah mengabari ibu kan?Itu artinya sania menyukai ku.hanya saja dia malu-malu mengatakannya langsung"selanya dengan nada angkuhnya.aku dan kak yus terpaksa diam dan mengaku kalah.dan sekarang giliran Dia dan Ibu menertawakan kebodohan kami.
__ADS_1