Adik Laki-Laki Super Manja

Adik Laki-Laki Super Manja
side story


__ADS_3

kita selalu berharap tidak ada kejadian yang tidak menyenangkan terjadi dalam hidup kita.


sebagian besar keinginan kita adalah menjalani hidup menyenangkan yang sedikit dramatis seperti di drama-drama korea.


Tapi bagaimana jika kejadian yang tidak menyenangkan terjadi secara tiba-tiba.


seperti dulu saat Burhan baru beberapa hari kerja di perusahaan pak William.


Karena dia adalah anak manja yang sangat di khawatirkan,1 bulan awal masa kerjanya selain dengan supir dia perlu di antar jemput oleh ibu.


tapi saat ibu sedang sibuk lalu siapa lagi yang di mintai bantuan kalo bukan aku.kak Yus???


itu tidak mungkin.kak yus adalah pemimpin perusahaan terbesar yang selalu di kelilingi tumpukan berkas di mejanya,dia tidak akan punya waktu melakukan pekerjaan yang tidak penting seperti itu.


Tapi aku??meskipun aku juga punya jabatan yang sangat penting di perusahaan pak joan,tapi aku di beri sedikit kelonggaran untuk membantu ibu mengurus bayinya.apa lagi alasannya kalo bukan pak joan sudah sangat paham tentang keluarga kami.terlebih lagi tentang adik bayi ku yang sudah berkumis itu,siapa pun yang mengenal keluarga kami pasti akan langsung memahami situasi ku.untung aku kerja di perusahan yang pernah mendapat bantuan dana dari kak yus.kalau bukan,mungkin setiap bulan aku harus mencari tempat kerja baru.


▪▪▪▪


jadi saat itu kebetulan ibu punya halangan yang membuat dia tidak bisa menjemput sang kaisar.jadi,sebagai pengawal cadangan,kini giliran aku yang terjun ke medan perang untuk menjemput sang kaisar yang mungkin sudah kewalahan minta pulang sambil di gendong.


setelah melewati perjalanan yang sangat padat,akhirnya aku sampai di depan kantor tempat dia bekerja.


"yang mulia aku sudah ada di depan menunggu anda dengan kuda putih bersayap" ingin aku mengatakan itu saat menulis pesan untuknya.namun kesabaran ku berkata,Tuhan menyediakan tempat VIP untuk mu di surga jika kau bisa melewati ujian ini.


setelah beberapa menit akhirnya dia keluar.ku akui dia memang sangat keren meskipun dengan gaya yang agak sedikit berantakan,hingga semua mata dari cacing-cacing betina yang berpapasan dengannya memberi tatapan sambil mengumbar senyum manis padanya.


Dia sudah terlihat seperti idol berjalan ke arah ku.Aku menyambutnya dengan senyum semanis mungkin.


"aku tahu,aku sangat tampan.tidak usah senyum selebar itu"dia tebar pesona sambil mencubit pipi ku gemmes.


"nggak usah ge'er,kakak senyum karena lagi tahan air kecil.cepat katakan Toiletnya di mana?"senyum ge'er nya berubah cemberut.


"ikut aku.biar aku antar"tanpa bertanya aku hanya mengekor di belakang.tumben sebaik itu langsung membantu ku.biasanya dia akan berkata"bertanya aja sana,sama si satpam,sempat cinta kakak bersemi di Toilet bersama si satpam".tak lupa dengan senyum yang di buatnya begitu manis.


Aku hanya mengekor di belakangnya.aku tidak tahu otak pintarnya sekarang sedang merencanakan sesuatu atau tidak.


"cepat ya sayang,aku tunggu di sini"apa???


Telingaku tidak salah dengarkan.aku berbalik menatapnya dengan penuh tanda tanya.


"iya aku sayang kamu,udah cepat!"nih anak kesurupan atau apa ya??.kok tiba-tiba aku merinding.jangan-jangan dia bukan adik ku.siapa pun tolong aku.


"katanya mau ke toilet,kok bengong?"senyumannya membuat bulu kuduk ku berdiri.


kalau bukan karena aku kebelet,dari tadi sudah ku tabok muka sok gantengnya itu.


ada apa dengannya hari ini.kantin di kantor ini tidak menyediakan makanan aneh-aneh kan??Kok adik ku tiba-tiba menyeramkan begitu.apa dia lupa kalo aku ini kakaknya?apa wajah ku berubah jadi orang lain sehingga dia tidak mengenal ku?


"aneh"

__ADS_1


"apa yang aneh?"


suara seorang wanita mengagetkan ku saat aku sedang merapikan rambut ku di depan cermin.


"Dasar jalang"eh ini ada apa,kok tiba-tiba ngatain aku kayak gitu?


"maksud mbak apa ya?"sambil celigukan.


"nggak usah sok polos gitu"


"mbak kayaknya salah orang deh"


"salah orang gimana?"wanita lain menyahut dari balik pintu sambil melipat kedua tangannya.lalu muncul wanita lain di belakangnya.ada apa ini?


"maaf.tapi aku benar-benar nggak ngerti".satu dari ketiga wanita itu sudah mendorong bahu ku merapat ke dinding tembok.


"sudah jelas-jelas kau ketahuan menggoda Burhan di depan kami.lalu sekarang kau mau menyangkal?begitu?"Apa???siapa yang tidak waras di sini.aku?sang kaisar?atau cacing-cacing ini?ya ampun andai orang lain tahu,di balik ketampanannya itu ada kakak yang berkorban jiwa dan raga mempertaruhkan nyawanya.


"sepertinya kalian salah paham deh.biar aku jelasin dulu"aku berusaha melepaskan cengkraman wanita itu dari bahu ku.


"apa lagi yang ingin kau jelaskan?"wanita yang lainnya menyahut.


"kau tahu?Burhan adalah laki-laki terfavorit di kantor ini.hanya aku yang boleh di perhatikannya.kalau kau masih berani..."wanita itu mengancam ku sambil membulatkan kepalan tangannya di depan wajah ku.


"dengar ya.kalian ini benar-benar salah paham"aku berusaha untuk memberi penjelasan tapi"Auwh"wanita yang mendorong ku tadi mundur selangkah dari depan ku.kemudian wanita yang berdiri di depan pintu maju dan menarik rambut ku dengan kasar.


"jangan biarkan mulut manis mu itu berdusta dengan memberi penjelasan palsu"


"jelas sekali kalau dia adalah wanita penggoda"


"iya,wajahnya saja yang polos.jangan tertipu"


sahutan demi sahutan keluar dari mulut kedua wanita yang masi berdiri di dekat pintu.entah mulut siapa yang berbisa di sini.tapi yang pastinya bukan mulut ku.


byuuur...


mereka kembali menyiramkan air di atas kepala ku.membuat amarahku membesar.


"ingat.Jangan sekali-kali muncul di depan Burhan lagi"


"AAAKKKKH"


aku keluar dari toilet dengan mengerang kesal saat aku berhasil bertarung dengan virus-virus yang hampir mematikan itu.entah apa lagi yang mereka katakan dari dalam,aku tidak peduli.yang aku peduli adalah,bahwa aku sudah lolos dari pemberitaan bahwa seorang kakak perempuan di temukan tewas tak bernyawa setelah di keroyok oleh penggemar adiknya laki-lakinya.


Aku berjalan dengan langkah terburu-buru sambil menenteng sepatu ku sebelah.ku lihat Dedek masih menunggu ku di depan.Dia kaget melihat tampang ku yang sudah berantakan.rambut yang acak-acakan,ikat rambut yang sudah ku jadikan gelang,dan lipstik serta riasan mata ku yang luntur tidak karuan melukis wajah ku.bukan hanya dia,tapi orang-orang yang ku temui saat aku berjalan keluar juga memandang ku dengan tatapan yang tak kalah heran.


"kakak ada apa?"aku tidak mengubris pertanyaannya.aku terus berjalan melewatinya yang sedang memasang wajah penuh tanya.


"kakak.katakan apa ada sesuatu yang terjadi dengan kakak?"

__ADS_1


Dia sudah berjalan mengikuti ku dari belakang.


"masuk"aku langsung menyuruhnya masuk ke dalam mobil saat aku membukakan pintu untuknya.


"kakak?"Dia masih merengek meminta jawaban.


"kakak bilang masuk"nada ku sudah meninggi.


Dia masuk ke dalam mobil dengan ekspresi sedikit takut.dia sadar bahwa sekarang aku sedang marah.


"kakak"suaranya memelas memaksa ku memalingkan wajah untuk melihatnya saat kami sudah berada dalam mobil.


"Apa yang sudah kau lakukan pada kakak?"


"maksudnya?dedek tidak mengerti"


"kenapa kamu berbicara seperti tadi pada kakak?"aku berusaha menahan emosi ku untuk tidak berteriak-teriak.


"berbicara bagaimana?"


Oh Dewa.apakah adikku operdosis kepintaran sehingga dia jadi bodoh begini?


"kau tahu.karna kelakuan bodoh mu itu,membuat kakak jadi begini.kau lihat ini apa?"aku memperlihatkan bekas cakaran yang ada di leher dan tangan ku.


"maaf kak.tadi Dedek lakuin itu hanya untuk membohongi teman-teman kerja Dedek bahwa Dedek sudah punya pasangan".


"memangnya kenapa kalau kamu tidak punya pasangan?"


"karena setiap hari mereka selalu mengejar-ngejar dedek"Dia menjelaskan sambil menundukkan wajahnya.


"Dan Dedek sudah memperkirakan apa akibatnya?"


"maafin Dedek kak.Dedek tidak pernah berfikir akan jadi begini"sekarang dia sudah menyadari kesalahannya.


"aku tidak akan maafin Dedek"dia menatap ku dengan mata berkaca-kaca.membuat ku tidak bisa menahan keegoisan ku.


"kalau kakak tidak bisa maafin sekarang.besok juga nggak apa-apa.yang penting kakak jangan marah lama-lama ya?"tingkah polosnya semakin membuat amarah ku melebur.tapi aku harus membuat dia jera.tidak boleh lagi merasa kasihan padanya.


"kalo kakak nggak maafin aku,aku mau berteman dengan siapa lagi?"aku berusaha menguatkan dinding pertahanan ku untuk tidak terharu.


"kakak masih sayang dedek kan?jangan marah lagi ya"


berhentilah merayu ku dengan wajah polosmu itu.aku sudah tidak kuat lagi.


"dedek janji,deddk tidak akan nakal lagi"


"baiklah.tapi janji ya?"hilang sudah jin yang tadi berbisik-bisik di telinga ku.di kalahkan oleh bujukan maut kaisar berwajah polos di samping ku.


dia akhirnya tersenyum sambil terus meminta maaf.bekas air matanya masi terlihat di pelupuk matanya yang muram.aku benar-benar di buat heran.sihir apa yang dia gunakan sehingga orang-orang tidak bisa berlama-lama marah padanya.

__ADS_1


andaikan ada orang yang ingin menukar semua isi dunia ini dengannya,aku tidak akan rela melakukan itu.di mana lagi dan kapan lagi aku bisa punya adik yang menggemaskan seperti dia.meskipun menyebalkan,meskipun manja,dan selalu membuatku sakit hati,tapi dia adalah obat dari lelah ku saat pulang kerja.entah mengapa aku bercita-cita ingin punya anak seperti dia.


__ADS_2