Afira Si Golok Sakti

Afira Si Golok Sakti
asal kekuatan Afira


__ADS_3

 


Kisah ini dimulai pada 600 tahun yang lalu, di sebuah kerajaan yang bernama Wulunggis. Terdapat seorang raja yang bernama Ji Wulung. Dia adalah seorang raja sekaligus Petapa yang memiliki kesaktian yang luar biasa. Raja itu memiliki benda\-benda sakti yang diciptakan nya sendiri. Dia memiliki pengabdi \(pengikut\) yang sangat setia kepadanya. Dan dia memperlakukan pengabdiannya seperti yang sepantasnya. sang raja selalu memperlakukan rakyatnya dengan kejam. dia pernah menyuruh rakyatnya yang sakit untuk terus bekerja di ladang pertanian. Dia juga pernah memenggal kepala seorang petani hanya karena petani itu beristirahat.


Beberapa bulan kemudian. Ji Wulung pun pergi bertapa untuk menambah kekuatannya. di tengah perjalanan dia bertemu dengan musuh bebuyutan nya.


 


Bi Aladah (seorang pendekar yang memiliki ilmu sakti seperti yang dimiliki ji Wulung). Bi aladah sangat tidak suka dengan Ji Wulung karena perlakuannya kepada rakyatnya yang sangat tidak terpuji.


ji Wulung: untuk apa kau datang kesini.


Bi Aladah: Tentu saja memusnahkan mu.


Mereka berdua bertarung secara sengit di dalam hutan. Ji Wulung mengeluarkan ilmu petirnya dari sebuah permata sakti. petir itu berhasil mengenai bi aladah, dan langsung terjatuh. kemudian Bi aladah mencoba bangun dan mengeluarkan golok saktinya.

__ADS_1


tetapi ji Wulung tidak membiarkannya. ji Wulung pun langsung menyerang Bi aladah. tetapi apa yang di lakukan ji Wulung sudah telat. Bi Aladah sudah membuat ji Wulung tidak bisa bergerak dengan permata milik bi aladah yang bisa menghentikan gerakan musuh. kemudian Bi aladah langsung memenggal kepala ji Wulung dan di kubur terpisah. kepalanya di kubur di kaki gunung Merapi. sedangkan badannya di taruh di dalam peti dan di taruh di dalam gua.


Bi Aladah menjadi raja di kerajaan Wulunggis.


beberapa tahun kemudian Bi aladah jatuh sakit, dan akhirnya meninggal. sebelum meninggal dia berpesan untuk membagikan permata kekuatannya itu kepada rakyatnya. dan dia mewariskan golok sakti kepada putranya yang pertama. kemudian dia mewariskan permata penghenti waktu kepada anak keduanya. dan Bialadah pun Meninggalkan dunia.


5,4 abad kemudian. di masa sekarang. lahirlah seorang anak dari keluarga miskin, yang bernama Firza akhi. orangtuanya bekerja keras untuk membesarkan Firza.


7 Tahun kemudian. Firza sudah tumbuh sebagai anak yang berbakti, sampai dimana masanya. Firza diberikan golok sakti oleh ayahnya yang sedang sakit.


ayah Firza: ambil ini. itu adalah golok sakti yang diwariskan turun temurun oleh keluarga kita di zaman dulu.


ayah Firza: tetapi kau harus berhati-hati saat menggunakan golok ini. golok ini dapat melukai seseorang jika kau tidak dapat mengendalikannya.


Kemudian ayah Firza pun meninggal dunia.

__ADS_1


Firza hidup berdua dengan ibunya.


3 tahun setelah kematian ayahnya. Firza mencoba untuk belajar mengendalikan golok itu.


Firza: hah... sepertinya aku sudah bisa mengendalikan golok ini. aku harus memberitahu ibuku.


Firza pun menunggu ibunya pulang dari pasar.


setelah ibunya pulang, ia langsung menunjukkan kemampuannya dalam mengendalikan golok itu.


ibunya pun memperhatikannya sambil tersenyum senang. taklama Firza pun kehilangan kendalinya, dan tanpa sengaja firzapun langsung membunuh ibunya menggunakan golok itu. setelah itu dia langsung melepas golok itu dari tangannya.


Firza: ibu....! maafkan aku by(menangis Firza).


Beberapa hari setelah kematian ibunya, Firza pun mencoba untuk pergi ke kota. Sesampainya di sana, dia melihat Anak anak yang disiksa dan dipaksa untuk mengamen oleh seorang pria. firzapun ketakutan dan langsung lari. dan diapun kembali ke kampung halamannya.

__ADS_1


Di kampungnya, Firza bekerja keras untuk hidup. dia mencoba berdagang di pasar, menjadi kuli di pasar, hingga menjadi pengamen hanya untuk sesuap nasi.


TETAP SETIA YA KAWAN KAWAN


__ADS_2