
anak itu mencoba bersembunyi, tiba-tiba, ada seseorang yang memegang pundaknya.
"ayo ikut aku"
anak itu pun mengikuti anak yang memegang pundaknya. dan dia di bawa ke sebuah rumah untuk bersembunyi di sana.
"plpak.
plpak.
plpak."
suara kaki para anak buah wektu yang mengejar anak itu di depan rumah tempat anak itu bersembunyi.
"Lo sudah aman"
lalu anak itupun mengangguk dan terdiam.
"nih minum. (duduk di sebelah anak yang sebelumnya dikejar-kejar) siapa Lo? dan bagaimana Lo bisa
sampai di sini?"
anak itupun menjawab dengan gugup.
"gua mirja suke. gua dari kampung Baharu . gua bisa sampai di kejar sama anak-anak itu karena mereka tau kalau gua punya...."
Mirja memutus perkataannya. dan langsung terdiam.
" gua Firza. gua tau kok apa yang Lo maksut. lebih baik sekarang Lo istirahat"
ternyata anak yang menolong Mirza adalah Firza.
Mirja lalu beristirahat. dan tanpa sadar Mirja pun tertidur didalam rumah itu. yang ternyata rumah itu adalah rumah Firza. firza pun tersenyum kecil melihat Mirja tertidur.
Firza pun pergi ke luar dan duduk di depan rumahnya.
__ADS_1
tak lama Reza pun datang.
"lu udah baikan? seharusnya Lu itu istirahat dulu buat nenangin pikiran lu."
Firza pun hanya terdiam.
"itu siapa di dalam rumah Lo. ya ampun Firza Lo itu bodoh banget si. kalau dia orang jahat gimana?"
Firza pun menjawab tanpa ekspresi.
"dia adalah buronan.(Firza bangun dan menghadap Reza) buronan dari wektu. gua kasian sama dia."
Reza pun kebingungan. karena, pasti tidak lama lagi wektu pasti akan segera mengetahui siapa yang menolong dan dimana anak itu(mirja) sekarang berada. lalu Firza mencoba menenangkan Reza.
setelah Reza dirasa sudah tenang, Firza pun.
"gua mau ngajarin anak itu ilmu bela diri"
Reza pun menjawab "terserah lu" lalu Reza kembali pulang kerumahnya.
"mengapa bisa gagal(marah). anak itu mempunyai permata, dua permata. kalian tidak bisa menangkap nya."
Anak buah wektu pun hanya bisa terdiam ketakutan. dan wektu pun membunuh salah satu anak buahnya dengan permata kesaktian. sebagai tanda kemarahannya.
"sekarang kalian cari dimana anak itu berada. cari sampai dapat."
wektu pun pergi dari tempat itu.
Di tempat lain
Setelah Mirja terbangun dari tidurnya, Firza pun memberikan jagung.
"makan ini. lalu Lo ikut gw"
Mirja pun mengambil jagung itu.
__ADS_1
"kemana"
lalu Firza menjawab kalau dia akan mengajari Mirja ilmu bela diri. Mirja pun memakan jagungnya.
setelah selesai makan, Mirja pun pergi ke tempat Firza.
"Lo liat baik-baik. lalu Lo ulang gerakan ini"
Mirja pun mengikuti arahan dari Firza.
setiap hari Mirja di ajarkan ilmu bela diri oleh Firza.
setelah enam hari. Mirja pun sudah mulai menguasai ilmu bela diri yang di ajarkan Firza. tak lama Reza pun datang ke tempat Mirja latihan memberitahukan firza bahwa...
"firza cepat pulang. rumah lu lagi di obrak Abrik(berantakin/dirusak) sama wektu"
lalu Firza pun segera menyuruh Mirja untuk bersembunyi. dan Firza pun langsung pulang kerumahnya.
di tengah perjalanan, Firza bertemu Sania.
"mau kemana lu buru buru banget"
Firza tidak menceritakan nya. dia hanya menyuruh Sania untuk segera pulang. lalu Firza langsung bergegas pulang ke rumahnya.
sesampainya di rumahnya. Firza tidak melihat satu pun anak buah wektu.
setelah Firza membuka pintu rumahnya.
..........................................................................................
**TETAP SETIA YA KAWAN KAWAN
KISAH "PURNA PUTRA DEWA" AKAN SEGERA HADIR LOH. DAN KALIAN AKAN TERKEJUT DENGAN CERITANYA**.
Instagram: BestMR
__ADS_1