Afira Si Golok Sakti

Afira Si Golok Sakti
PABRIK MISTERIUS


__ADS_3

Firza pun mengizinkan Reza untuk menginap di rumahnya.


di tengah malam saat semua sedang tidur, terasa gempa yang tidak terlalu keras. Reza yang menyadari langsung terbangun dari tidurnya. tetapi, dia tidak membangunkan Firza. Reza mengintip di jendela dan melihat keluar rumah. dia kembali melihat cahaya putih ke biru-biruan yang sangat terang. karena ketakutan, diapun langsung kembali dan tidur.


keesokan harinya, Firza membangunkan Reza yang sedang tertidur. Reza pun terbangun dari tidurnya.


"ayo bantuin gua. kita harus melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang"


Firza menyuruh Reza untuk mandi. Reza pun langsung mandi dan mengganti pakaiannya. setelah itu Firza mengajaknya ke suatu tempat.


"kita mau kemana si?"


"ke kebun tomat"


Reza pun kaget karena Firza mengajaknya ke kebun tomat karena sinar yang semalam muncul itu berasal dari arah kebun tomat. tetapi Reza tetap mengikuti Firza.

__ADS_1


sesampainya di sana, mereka di suruh oleh seorang yang adalah pemilik kebun teh tersebut. orang itu menyuruh mereka untuk merapihkan kebun tomat yang rusak itu.


" memangnya kenapa bisa rusak pak?" ucap Reza


"Semalam tanahnya pada retak. gak tau kenapa" ucap pemilik kebun.


Reza dan Firza pun merapihkan kebun tomat yang rusak itu. saat sedang merapihkan, Reza melihat retakan tanah yang si pemilik kebun bilang. dia pun memperhatikan retakan itu dan ingin mencoba mencari tahu asal dari retakan itu. dia mengikuti retakan itu. dan retakan itu ternyata bersal dari pabrik dekat situ. Reza pun berlari menghampiri Firza.


"Firza... gua lihat retakan itu berasal dari pabrik itu"


Firza pun membuka pintu pabrik itu. rasa seram dan menakutkan pun terasa. mereka berdua pun terus mengikuti asal retakan itu. retakan itupun berakhir di sebuah sumur yang sepertinya sudah hancur karena retakan itu. tak lama, mereka dengar suara dengkuran. mereka berdua pun terkejut. Reza pun merasa sangat panik dan memilih untuk mengajak Firza keluar dari pabrik itu. tetapi Firza masih penasaran dengan asal bunyi itu.


Firza pun menghampiri tumpukan kardus yang di curigainya. tiba-tiba tanah bergetar dengan sangat kencang di dalam pabrik itu. mereka berdua pun panik dan langsung pergi keluar dari pabrik itu.


"Kalian kemana aja dari tadi? bukannya kerja malah keluyuran. sudah pergi sana"

__ADS_1


Reza pun menanyakan tentang bayaran. tetapi pemilik kebun itu menolak untuk membayar mereka berdua. mereka berdua pun pulang dengan lenggang. di tengah jalan, Firza mengajak Reza untuk kembali ke pabrik itu. tetapi Reza menolak untuk kembali ke pabrik itu.


"Ngapain lu mau kesitu lagi? tempat itu sangat bahaya banget. udah mending kita pulang ajah"


Firza pun mengikuti perkataan Reza untuk pulang ke rumah. di tengah perjalanan Firza melihat seorang ibu-ibu yang di copet. Firza pun langsung lari mengejar copet itu. Reza yang melihat Firza berlari mengejar copet hanya bisa terdiam.


Firza pun memanggil-manggil copet itu. saat di tempat sepi copet itu berhenti berlari.


"Jangan ikut campur lu anak kecil"


copet itupun langsung menyerang Firza, tetapi Firza masih bisa menghindari serangannya. mereka berdua pun terus bertarung. di tengah pertarungan, tiba-tiba datang beberapa orang dengan ibu-ibu yang di copet. melihat banyaknya orang di tempat itu, si copet pun langsung lari dari tempat itu.


MAAF YA CERITANYA DI ENDAPIN


DAN TERIMAKASIH UNTUK YANG MENGHARGAI CERITA SAYA.

__ADS_1


__ADS_2