
"Untung saja anak itu belum bisa menggunakan permata kesaktian itu dengan benar, jadi aku hanya pingsan"
Kemudian wektu mengambil tongkat, dan ia menempelkan semua permata miliknya di tongkat itu.
Satu per satu permata itu di lekatkan di tongkat itu.
Setelah itu wektu mengarahkan tongkatnya ke salah satu anak buahnya. Dan mengeluarkan kekuatan setiap permata secara bersamaan.
Anak buahnya tewas seketika.
Kemudian wektu tertawa.
Wektu memerintahkan anak buahnya yang bernama torik untuk berdiri di depannya. Dan wektu mengarahkan kembali tongkatnya ke torik. Dan tidak ada yang terjadi.
Di tempat lain
Firza dan teman-temannya pergi ke rumah reza.
"kalian dapat beristirahat di sini."
Dan semuanya beristirahat di rumah reza itu.
Ketika semua orang sedang beristirahat, firza mendekati mirja.
"Mirja. Ini adalah permata lo. Maaf, gua baru mengembalikannya."
Dan mirja menolak permata itu. Mirja menyuruh firza menyimpan permata kesaktian itu.
firza pun mengambil permatanya.
__ADS_1
Reza melihatnya, kata firza.
"Firzfa. Apakah lo tidak takut kalau wektu tahu lo memiliki permata kesaktian itu?"
Reza menyarankan firza membuat pakaian sehingga waktu tidak akan dapat mengenali dirinya. Dan semua setuju untuk membuat pakaian untuk firza.
Ketika semua selesai membuat pakaian, firza pua mengenakan pakaian itu. Dan semuanya menyukai pakaian itu.
Setelah itu, sania membawa mirja keluar dari rumah.
Sania mengatakan sesuatu kepada mirja.
"Aku bertemu dengan ibu-ibu yang membawa gadis kecil. ibu itu mencari anak yang bernama Mirza suke.
gua fikir anak yang ibu itu cari adalah Lo."
lalu Mirza ingat kalau dia memiliki ibu dan adik yang masih kecil. lalu Mirja pun pergi tanpa memberitahukan yang lain.
Keesokan harinya
di pagi hari.
Firza terbangun karena ada suara yang sangat keras. Firza pun langsung mengintip ke jendela. ternyata itu adalah wektu. lalu Firza memakai pakaian yang kemarin di buat. lalu dia keluar dan menghampiri wektu.
"Siapa kau?"
Firza menjawab kalau namanya Apirah.
"Afira. nama yang bagus"
__ADS_1
Firza pun mengatakan sesuatu di dalam hatinya.
"budek. gua ngomong Apirah, dia dengernya afira. tapi gak papa lah, kayanya nama afira lebih bagus"
Lalu wektu langsung menyerang afira. afira pun berhasil menghindar. dan afira pun menyerang balik, dan wektu terjatuh. afira seperti merasakan sesuatu yang aneh. tetapi dia hiraukan.
lalu wektu terbangun dan kembali menyerang afira dengan tingkatnya. dan itu berhasil mengenai afira. afira terjatuh tetapi langsung bangun kembali. karena dia merasakan kalau kekuatan wektu tidak terlalu sakit. dia kembali menyerang wektu. dan berhasil mengenai kaki kiri wektu. kemudian wektu tersenyum, dan mengarahkan telunjuknya ke rumah Reza. afira pun melihat ke rumah Reza. dan afira terkejut, karena Reza dan Sania telah di tangkap dan di ikat oleh anak buah wektu. lalu afira menyerang Reza hingga tak sadarkan diri. wektu pun tertawa melihat afira menyerang orang tak berdosa. saat wektu lengah afira langsung menyerang kaki kanan wektu lingga wektu tidak bisa berlari. dan afira menyerang bagian dada wektu hingga dia terjatuh.
lalu afira melihat ke anak buah wektu.
"kalian mau seperti ini"
lalu anak buah wektu lari ketakutan.
lalu afira menginjak tubuh wektu dan kembali menyerang wektu hingga dia mati.
afira pun mengambil tongkat berisi satu permata kesaktian itu. dan mengambil permata nya.
Ditempat lain
Anak buah wektu yang lari ketakutan menceritakan tentang afira ke seseorang.
*SIAPAKAH ORANG ITU?
TETAP SETIA YA KAWAN KAWAN
CERITA "PURNA PUTRA DEWA" SEDANG MENUNGGU MU.
INSTAGRAM:BestMR
__ADS_1
YouTube: Best M.R***