
saat Firza masuk di dalam rumah nya. dia langsung di todong menggunakan senjata oleh anak buah wektu.lalu anak buah wektu membuka jalan. dan wektu pun keluar, lalu menghampiri Firza sambil memegang pisau.
"dimana anak itu"
waktu berbicara dengan santai.
"memangnya apa urusan lo dengan dia"
firza berbicara dengan rasa benci.
lalu wektu pun menanyakan pertanyaan yang sama ke firza. sambil mengarahkan pisaunya ke Firza. Firza hanya bisa terdiam. wektu pun kembali berbicara dengan santai.
"aku memerlukan permata kesaktian yang dimiliki anak itu. untuk menambah kekuatan ku."
Firza yang tidak bisa menahan emosinya, langsung memukul wektu sampai wektu terjatuh.
"*******. Ikat dia"
lalu Firza langsung di ikat oleh anak buah wektu. dan wektu mendekati Firza yang sudah di ikat, sambil menempelkan pisaunya ke dagu bagian bawah Firza.
"gua udah baik sama lu. dan lu tiba-tiba memukul gua. coba lu lu pikir, Siapa yang jahat."
lalu wektu memukul Firza sampai Firza tak sadarkan diri.
diluar. ternyata ada Reza yang sedang mengintip di sela sela rumah Firza. dia bingung harus apa. Taklama, Sania pun datang.
"Reza. ada apa?"
__ADS_1
lalu Reza menceritakan semua yang terjadi. Sania pun kaget.
"kenapa lu gak tolongin dia?"
lalu Sania masuk ke dalam rumah.
"woi. lepas dia."
lalu wektu pun langsung menyuruh anak buahnya untuk menangkap Sania. Sania pun langsung lari keluar. sekarang di dalam rumah itu hanya ada Firza, Wektu, dan 2 orang anak buahnya.
Reza pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.dia mengambil balok di dekatnya, lalu masuk ke dalam rumah dan memukul salah satu anak buah wektu sampai pingsan. lalu anak buah wektu yang lainnya mencoba menangkap Reza. tetapi Reza berhasil memukul anak buah wektu itu. Reza pun berniat untuk memukul wektu. tetapi, wektu langsung menyerang Reza dengan permata kekuatan petir.
Reza pun langsung terpental sampai pingsan. lalu wektu menghampiri Reza.
dan tiba-tiba Mirja pun datang membawa kayu balok, dan langsung memukul badan wektu dari belakang.
lala Mirja langsung menyelamatkan Reza dan Firza.
Mirja membawa Reza dan firza ke tempat yang aman.
"firza lo baik-baik aja?"
Firza pun menanyakan kondisi Reza ke Mirja.
"Raza baik-baik saja?"
dan Firza menanyakan Mirja tentang Sania yang di kejar-kejar oleh anak buah wektu. tetapi Mirja tidak tahu tentang Sania yang dikejar-kejar oleh anak buah wektu. lalu Firza pun ingin menyelamatkan Sania.
__ADS_1
"tapi kondisi lu lagi lemah"
Firza tetap memaksakan diri untuk menyelamatkan Sania. Mirja pun memberikan permatanya kepada Firza. Firza pun mengambil permata itu, dan langsung menyelamatkan Sania.
dia mencari keberadaan Sania. setelah ketemu, dia langsung menyerang anak buah wektu menggunakan permata kesaktian yang ternyata berkekuatan petir. anak buah wektu yang ketakutan langsung lari. dan Firza langsung menyelamatkan Sania, dan membawa nya ke tempat aman bersama Reza dan Mirja.
Reza yang sudah sadar, menyarankan untuk pergi
ke rumah nya.
dan semua setuju.
Ditempat lain
Wektu yang sudah sadar langsung pergi dari rumah Firza.
"untung saja anak itu belum sempurna menggunakan permata kesaktian itu. sehingga aku hanya pingsan."
.........................................................
TETAP SETIA YA KAWAN KAWAN
KISAH "PURNA PUTRA DEWA"SUDAH HADIR LOH
YUK LIHAT.
INSTAGRAM: BestMR
__ADS_1
YouTube: Best M.R