
Drtdrtdrt
Alarm handphone berbunyi
"Hoamm". Tubuhnya menggeliat disertai tangan dan kakinya yang meregang.
Adisty bangun dan menggosok kedua matanya secara bergantian.
Terlihat ia sedang berusaha untuk mengumpulkan beberapa jiwa nya yang melayang di dalam mimpi tadi malam.
"Morning". Ucap Chiko seraya mencium kening adisty.
"Morning". Balas adisty.
Chiko melepaskan handuk di pinggang nya dan menampakan tubuh polosnya itu, yang membuat mata Adisty ternodai, pagi pagi buta.
Daripada menonton pemandangan yang indah ini, adisty memilih untuk beranjak dari kasur nya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tiga puluh menit kemudian, Adisty keluar dan memakai baju nya.
Adisty memeluk tubuh Chiko, "Aku merasa kalau waktu begitu cepat, baru beberapa hari kita jadian, kamu udah mau pergi aja".
Chiko membalas pelukannya dan mencium bibirnya seraya berkata, "aku pergi juga ngga lama ko, jadi kamu tenang aja ya".
Mereka berdua pun keluar dari kamar apartemen dan menaiki mobil, menuju bandara.
Iyah, setelah mereka berdua jadian, Adisty memutuskan untuk tinggal bersama di apartemen chiko, selama beberapa hari.
__ADS_1
Berhubung Chiko memiliki sebuah urusan penting yang tidak bisa di tunda, sekarang dia akan pergi ke kampung halaman nya, yaitu di Barcelona.
Dari awal Chiko sudah memberi tahukan rencananya itu, sehari setelah mereka berdua resmi menjadi sepasang kekasih.
Walaupun berat rasanya untuk Chiko berpisah dengan adisty, tapi hatinya merasa lebih tenang, dikarenakan kekasihnya itu yang sangat dewasa, yang menerima rencana awalnya dan menyetujui nya, yang membuat Chiko tenang, dan mantap untuk pergi.
Sesampainya di bandara, Kedua pasangan itu keluar dari mobil, setelah memarkir kan mobilnya.
Mereka berdua berjalan kesebuah resto di bandara, dan duduk di kursi untuk makan pagi, karena keduanya belum sempat sarapan tadi.
Setelah menghabiskan sarapannya, kedua pasangan itu nampak sedang berbicara serius.
"Kamu baik baik ya, jangan telat makan, jaga kesehatan kamu". Ucap Chiko.
Adisty tersenyum, "Kamu juga".
"Iyah, hati hati". Jawab adisty, membalas pelukannya.
Chiko pun Pergi meninggalkan adisty.
Adisty melihat nya pergi, dan berusaha untuk tidak mengeluarkan air mata.
Pikiran nya melayang, bagaimana jikalau Chiko meninggalkan nya dan tidak pernah datang kembali untuk menghampiri nya, memikirkan nya saja sudah membuat hati adisty sakit, apalagi jika hal tersebut terjadi adanya.
Adisty menggeleng gelengkan kepalanya, "Ah ngga ngga, itu engga mungkin, Adis, lu harus positif thinking, okay". Ucap nya.
Dia beranjak dari kursi dan berjalan menuju parkiran, kemudian menaiki mobil untuk kembali pulang.
__ADS_1
2 jam kemudian, Adisty sampai di apartemen nya, dan segera memarkir kan mobil, lalu beranjak menuju kamarnya.
setelah selesai mandi, dirinya mengantuk dan tertidur di atas kasur.
selama 2 jam lamanya, dia tertidur, tubuhnya menggeliat dan bangun.
beberapa menit kemudia bahkan n Adisty mendengar suara dering dari ponselnya.
ternyata yang menelepon adalah Chiko kekasihnya.
Chiko mengabari adisty jikalau dirinya sudah sampai dan bahkan Chiko sudah berada di kediaman orang tuanya beberapa jam lalu.
mereka berdua melepaskan rindu nya, dengan mengobrol panjang lewat panggilan Vidio, yang sedari tadi mereka lakukan.
jauh disana di negeri Paman Sam,
Terlihat seorang lelaki yang kesal dan cemburu ketika melihat foto wanita yang dia sukai bersama dengan lelaki lain.
to be continued
So segitu dulu episode untuk hari ini
Jangan lupa untuk vote dan like nya biar author tambah semangat nulis nya hhe
__ADS_1