
Pagi yang indah
Diriku terbangun lebih awal dari yang lainnya,
Dan merasakan pusing di kepala.
Aku bangun dan menggambil segelas air dan segera meminumnya sampai habis.
Aku menyalakan handphone dan memeriksa beberapa email yang masuk.
Ya ampun, aku lupa untuk me review beberapa produk endorsed.
Berhubung yang akan aku review adalah produk skincare, jadi aku akan membuat Vidio nya di kamar mandi.
Aku terlebih dahulu untuk mandi.
Dan memulai mereview produk nya.
Selesai menggambil take vidio, Grace terbangun kemudian, dan di susul chloe yang segera masuk ke kamar mandi.
"Ah gila kepala gue pusing Mulu nih, mana laper lagi". Ucapku ke pada Grace.
"Hhhu, sama nih, tadi pas gue bangun tidur yah ini badan gue pada sakit sakit semua anjir". Jawab Grace.
"Rasain lu makannya kalau mabok jangan suka bikin ulah". Sambar Chloe yang baru selesai mandi.
"😭 Yaudah ih maafin, gue janji engga bakal ngulang lagi perbuatan kayak kemaren". Ucap Grace mengdrama.
"Girl, lapar". Ucapku seraya memegang perut
"Yaudah kita ke resto hotel ini aja, jadi lu pada siap siap". Ucap Chloe.
"Ah udah sih engga usah pada siap siap orang cuma makan di bawah aja kok". Ucap Grace
"Hooh engga usah ganti baju lagi yah?, sekarang aja hayuk". Ucapku
"Lu pada gila yah?, Masa gue pake handuk, bentar dulu dong gue pake baju dulu kali anjir"
Ucap chloe.
Setelah beberapa lamanya drama, akhirnya kami ber 3 keluar dari kamar dan menunggu pintu lift terbuka, Begitu pintu Lift terbuka kami masuk dan memencet tombol F1, Lalu kami pun sampai di lobi dan langsung memesan beberapa menu untuk sarapan.
Kami duduk dan menunggu makanan datang. Dan aku membawa kamera untuk kembali melanjutkan merekam video kembali.
"Okay, guys so kita lagi mau sarapan dan makannya belum datang dong, mana udah laper banget hhhu".
Aku mematikan kamera setelah makanan datang.
"Wah gila ini enak banget". Ucapku
"Hooh coba gue minta". Jawab Grace
"Yaelah dasar emang lu". Balas Chloe
Kami melanjutkan makannya sampai habis,
Ketika aku melanjutkan merekam video kembali, seseorang menepuk pundak ku.
" Hi, Adis kamu disini juga?". Ucap Jason bersama temannya.
Spontan aku mematikan vidio dan menganggukkan kepala dan tersenyum kepadanya.
"He-eh". Jawabku singkat.
Dia menjawab nya dengan senyuman saja dan duduk bersama temannya di sebelah meja kami ber tiga.
"Ah sialan kenapa gue harus ketemu dia lagi coba?." Ucapku dalam hati.
"Dis cowo itu sebenarnya siapa sih?." Ucap chloe berbisik.
"Hooh siapa sih?, Lu tau engga waktu kemaren malam lu pingsan itu, cowo itu tuh khawatir banget Ama lu". Ucap Grace.
"Masa?, Ah mungkin dia cuman engga tega aja liat gue pingsan, jadi dia angkat gue dan bawa gue ke rumah sakit". Jawabku menyangkal pertanyaan Grace.
"Ahhhh lu jangan boong lu dosa tau!, Buktinya kemaren di rumah sakit tuh cowo bilang engga nyangka bisa ketemu lu lagi?". Ucap Grace.
"Hayoh ngaku lu jangan boong?". Tambah chloe.
Aku yang di beri pertanyaan merasa tersudutkan dan akhirnya mengakuinya kepada mereka berdua kalau dia adalah pria yang pernah aku ceritakan, yang mencampakkan ku ketika di London beberapa bulan yang lalu.
Spontan jawaban ku membuat Chloe kaget dan berteriak
"Wahtt". Ucap Chloe berteriak sambil beranjak dari tempat duduknya dan menepuk meja.
Sontak kita berdua kaget, sampai orang orang melihat ke arah kami dan Jason bersama temannya juga menengok.
Aku mencubit pinggang nya dan menyuruhnya untuk duduk dan mengisyaratkannya untuk diam.
Ketika orang orang melihat ke meja kami, Chloe hanya membalasnya dengan tersenyum malu dan menundukkan kepalanya.
"Ah lu si make pake teriak segala?, Tuh orang orang jadi kepo deh". Ucap Grace seraya menoyor kepala chloe.
"Ya maaf Gue syok anjir". Jawab chloe sambil membalas toyoran Grace ke dahinya.
__ADS_1
Dan pada akhirnya mereka berdua main toyor menoyor dengan adu mulut.
Kami melanjutkan obrolan dengan berbisik bisik, setelah beberapa saat kemudian, kami disibukan dengan ponsel masing masing.
Seseorang mengirimkan aku sebuah video lewat email dan kemudian aku menonton nya dan tertawa melihatnya.
"Hahahaha". Spontan Aku tertawa ketika melihat nya
" Lu sehat dis?". Ucap Grace seraya memegang dan mengecek dahiku dengan tangannya.
"Hhhha anj sialan hhahah". Ucapku yang terus tertawa.
"Dis lu kenapa dah?". Ucap chloe.
"Hahahha ini ada yang ngirimin gue email". Ucapku seraya menyondorkan handphone dan menunjukan sesuatu kepada Grace dan Chloe.
Sontak setelah mereka melihatnya, mereka saling bertatapan muka dan melihat ke arah ku lalu tertawa terbahak bahak.
"Wah emang anj yah gue 🤣" ucap chloe,
"Sumpah lu emang orang engga waras itu lawan lu sampai ke walahan anjir". Ucap Grace seraya mengacungkan jempol nya ke arah chloe.
Kami bertiga tertawa dengan keras melihat rekaman Vidio waktu bertengkar kemaren malam,
sampai sampai Grace menepuk nepuk meja sedari tadi.
meja sebelah menengok kepada kami.
Salah satu dari mereka ada yang berbisik bisik dengan temannya.
Aku tidak tau apa yang mereka pikirkan, mungkin mereka berpikir kami adalah 3 orang cewe gesrek.
"Ah gue bener bener belum puas anjing sama tuh cewe". Ucapku.
"Lu sih make ke sandung segala, jadi kan tuh lawan lu bisa balas dan nendang perut lu keras banget". Ucap Chloe.
"Yah lu bayangin kaki gue kena nginjek batu, gimana engga sakit, ditambah si anjing itu nginjek tangan gue dan nendang perut gue mana keras banget lagi, yah gue K.O lah!". Jawabku.
"Eh tapi gimana nih kalau rekamannya sampai viral?, Gue kan malu anjir". Tambahku khawatir.
"Yah berdoa aja semoga engga sampai viral, lagian kalau viral juga kan engga papa kali, orang muka kita semua pada engga jelas di rekaman itu, dan kalau pun ada yang ngenalin biarin aja orang kita engga ngerugiin banyak orang kan, palingan bakal viral untuk beberapa saat aja kan engga bakal selamanya?". Jawab chloe menenangkan diriku.
"Iyah kalaupun viral gue bakal terkenal nyet hahhaha🤣". Balas Grace
"Ah dasar sialan lu hahahah". Ucap chloe
Sontak jawaban Grace membuat Kami bertiga kembali tertawa.
Meja sebelah kembali menengok dan salah satu dari mereka berpindah duduknya ke meja kami dan menimbrung obrolan kami.
Grace pun menyambut tangannya dan membalas dengan senyuman sembari menyebutkan namanya.
Kemudian
Grace mengenalkan kami berdua satu per satu kepada Nathan,
Sebaliknya Nathan juga mengenalkan kepada kami teman temannya yaitu diantaranya jason, Marquez, Ricard dan seorang gadis yang bernama Claire.
Semua teman teman Nathan berpindah tempat duduk ke meja kami.
Mereka bergabung dan Grace menyambutnya dengan senang hati, tapi berbeda dengan chloe dan aku, kami berdua merasa tidak nyaman dengan ini semua.
Ditambah lagi
Yang membuat diriku tidak merasa nyaman adalah Jason duduk berdekatan di sampingku.
"Nah kalau begini kan enak tambah rame kan?". Ucap Nathan.
Jason memulai pembicaraan dengan menyapa diriku.
"Eh btw kamu udah merasa baikkan?". Ucap Jason ke pada ku.
Belum sempat aku untuk menjawab, teman yang lainnya menyela dan berbicara meledeknya.
"Anjing 🤣 pake aku kamu segala lu jes? Ihiww ada apeu nih?". Ucap Marquez.
Jason tidak menggubris omongan temannya, dan fokus menunggu jawaban dariku.
"Ehh iya udah enakan kok?". Jawabku tersenyum.
"Syukurlah kalau begitu". Ucapnya.
"Ah sialan jangan sampai gue terlena dan tertipu untuk ke dua kalinya, plis adisty lu udah punya pacar jangan kepancing sama buaya darat".
Ucapku dalam hati.
Grace benar benar petakilan banget kalau depan cowo bawaannya caper Mulu hadeh🤦🏻♀️
Dia benar benar cerewet tapi disisi lain ketika kami tidak punya topik untuk dibicarakan lagi, dia akan membuat lelucon lucu yang akan membuat kami tertawa terbahak-bahak dan merubah suasana menjadi riang dan tidak terlihat kikuk.
Nathan dan bersama temennya mengajak kami untuk berenang bersama di sebuah cafe yang dekat dengan pantai, dan yang bikin aku kesal adalah Grace memutuskan untuk ikut dan mengiyakannya tanpa meminta persetujuan kami.
Yah mau tidak mau aku ikut.
__ADS_1
Kita pergi dengan 2 mobil diantaranya 1 mobil berisikan 4 orang dan Grace, chloe, Nathan dan Marquez pergi satu mobil bersama, sedangkan 1 mobil lainnya berisikan aku, Jason, Ricard dan Claire.
Sepasang kekasih itu duduk di bangku belakang dan aku duduk di bangku depan dengan Jason yang menyetirkan mobilnya.
Selama perjalanan, aku hanya berbicara di depan kamera saja itupun hanya sebentar saja, lalu mematikannya lagi, dan si sepasang kekasih yang berada di bangku belakang sangat menggangu yah dengan ke bucinan mereka.
Setelah beberapa saat kemudian kami sampai dan turun lalu berjalan masuk ke dalam cafe.
Aku bergabung kembali bersama ke dua temanku. Kami duduk di meja dengan pemandangan yang menuju laut yang indah.
Lalu kami pergi untuk berganti baju dengan baju renang.
Selesai berganti baju, aku dan chloe pergi menuju kolam berenang, Jason dan Marquez terus mengikuti dan mendekati kami berdua.
Kalau yang nanya si Grace kemana?, yah kalian bisa taulah kalau si Grace dari tadi menempel bersama Nathan dan pergi bersama nya dengan Ricard dan pacarnya.
Aku berenang dengan tenang terkadang aku juga merekamnya untuk vlog.
Setelah beberapa lama di kolam, aku bosan dan pergi duduk dan berjemur sambil mengangkat telepon dari pacarku.
Lalu selesai dengan telepon nya, kami semua berkumpul kembali untuk makan.
Selesai makan, aku Grace chloe dan yang lainnya pergi ke bawah menuju pantai.
Kami menghabiskan lamanya waktu di pantai sampai sore hari dengan berfoto bersama, berlarian dan juga dengan bermain air.
Jason terus terusan mengganggu ku dan menjahili kami ketika aku dan Grace akan berfoto hhu, terkadang aku kesal dan membalasnya dengan mengejarnya.
POV AUTHOR
ke delapan orang tersebut terlihat bersenang senang satu sama lain,
dengan yang sedang berfoto ria, yang bermain pasir, saling kejar kejaran, dan juga ada yang berselancar.
Tanpa mereka sadari ada beberapa orang yang jatuh cinta kepada masing-masing diantara Mereka.
Setelah puas dan malam tiba, mereka memutuskan untuk pulang dan beristirahat.
Masing masing diantara mereka merasa kan sangat bahagia dan memikirkan seseorang.
Dengan berusaha untuk mencari kembali sebuah alasan untuk bisa bersama kembali dan menghabiskan waktu bersama.
SEMENTARA
jauh di sana tepatnya di Barcelona, ada seorang pria yang sedang berusaha untuk bertahan dan kuat menghadapi masalah nya yang terus menerus berdatangan kepadanya.
Dia di pusingkan dengan urusan masalah perusahaan yang dia pegang,
Karena
Salah satu orang kepercayaan ayahnya berkhianat dan bahkan hampir menghancurkan perusahaan nya.
Dengan keterpurukan itu semua, dia masih bisa bertahan dengan melihat senyuman wanita yang di cintai nya dan dengan dukungan dari keluarga nya.
To be continued
Oh Iyah author mau ngenalin visual teman teman Jason.
Ini Marquez, dia orang nya kalem ganteng, tapi dengan tampannya yang menawan, dia memiliki sifat yang temperamental.
Dan ini Nathan, dia orang nya tukang lawak, paling engga bisa diem diantara semuanya, orang nya baik.
Dan ini Ricard, dia orang nya asik, manja, dan bucin parah.
Dan ini Claire, dia orang nya juga asik, pacar yang baik, dan orang nya kalem.
Dan ini potret Ricard dan Claire yang sama sama bucin akut.
So untuk episode kali ini sampai segitu dulu ya guys
Sampai jumpa dengan episode selanjutnya!
Jangan lupa vote dan like nya.
Untuk yang mau mengoreksi alur ceritanya boleh di tulis di komentar yah, author akan berusaha menerima saran dari kalian semuanya.
__ADS_1
byee