
Sabtu pagi
Aku sudah berada di dalam cafe,
Membuat 2 gelas coffee art.
Pekerja lainnya datang dan membawakan 2 coffee Yang Aku buat menggunakan nampan dan menaruh nya di meja pelanggan.
Pelanggan hari ini lumayan banyak dari hari biasanya, Jadi kami bertiga sangat sibuk di buatnya.
Tak terasa sudah hampir sore,
Shift ku hampir habis.
Sebelum aku pulang, aku Mencuci piring terlabih dahulu.
Oh iya, Sore ini aku ada janji dengan seorang pria yang bernama Chiko.
Dia pria yang aku tabrak waktu di kampus.
Dan sore ini aku diajaknya untuk berjalan jalan mengelilingi sekitaran daerah ini,
Katanya sih dia belum terlalu mengenal tempat ini.
Ponsel ku berbunyi,
Dan tertera nama Chiko didalamnya.
"Halo". Ucap ku.
"Halo aku udh ada di depan cafe nih". Jawab Chiko.
"Oh iya kamu masuk aja dulu aku mau ganti baju bentar yah".
"Oke". Jawabnya.
Dia masuk ke dalam cafe dan aku mempersilahkan nya untuk duduk.
Aku mengganti baju dengan agak tergesa, karena tidak ingin membuat dirinya menunggu terlalu lama.
Aku keluar dengannya,
Kami memasuki mobil miliknya itu.
Di mobil,
Kami mengobrol sedikit,
Karena aku masih merasa canggung dengan nya.
kami berencana untuk datang ke sebuah Museum art yang ada di sini.
kami masuk ke dalam museum.
selama berada di dalam,
Chiko terus terusan meminta ku untuk berfoto,
Dan Yang bikin aku benar benar senang adalah hasil foto nya dia itu benar benar bagus dong, yang membuat Aku makin tambah excited untuk berfoto.
Chiko juga meminta untuk berfoto bersama dengannya.
Aku merasa senang karena, yah lumayan lah aku bisa pamer di Instagram kalau aku main sama cowo. Hahaha.
__ADS_1
setelah rasa cukup, kami ke luar dari museum tersebut dan masuk ke sebuah restoran pizza yang tak jauh dari museum itu.
Di dalam resto kami memesan semua varian rasa, Masing masing rasa 1 slice pizza.
Dengan minuman soda.
sebelum pulang, aku meminta tolong kepada nya untuk mengambil kan gambar diriku yang duduk di depan resto.
-------
Aku pulang ke apartemen tepat pukul 5 sore.
Setelah mandi aku memutuskan untuk menelepon Mama di Bandung karena aku tau kalau mama belum tidur jam 11 malam disana.
"Halo, assalamualaikum mama gimana kabarnya sehat?",
"Alhamdulillah sehat sayang gimana keadaan kamu sehat?",
"Alhamdulillah, Kaka juga sehat disini ma",
"Oh iya ka besok mama, Jefry sama papa mau ke Jakarta".
"Ngapain mah?".
"Itu si papa ada kerjaan disana selama beberapa hari. oh iya mama tadi ngirim paket ke London buat kamu".
"Isinya apaan emang mah?",
"Itu baju sama beberapa hadiah dari orang rumah".
"masa, serius?".
"Iyah, serius".
karena waktu di Indonesia sudah tengah malam, aku memutuskan sambungan telepon,
Kemudian bersiap untuk tidur.
----------
POV CHIKO
Senang sekali untuk hari ini,
Aku benar benar menikmatinya.
Bahkan aku terus terusan meminta dirinya untuk berfoto dengan nya.
Kami juga mampir dulu ke sebuah restoran untuk makan pizza sebelum pulang, Tapi hari ini kenapa waktu begitu cepat berlalu,
Padahal aku belum puas bersama nya.
Aku berharap bisa mendapatkan kesempatan lagi untuk bisa mengajaknya menghabiskan waktu bersama diriku.
Handphone ku berdering, kulihat dan kuangkat karena yang menelepon adalah mama ku.
"Hola ma".
"Hola Sayang, kabar kamu gimana baik baik saja kan?".
"Iyah aku baik baik aja. Ada apa ma?".
__ADS_1
"Syukurlah. Mama minta kamu untuk pulang
Tahun ini, karena kamu belum juga pulang, mama kangen".
"Lo Siento, aku belum bisa pulang ma",
"Kenapa Sayang?".
"Tbh aku sekarang sedang ingin dekat dengan seorang wanita ma".
"Really?. Rupanya anak mama sudah move on, Baguslah kalau begitu. Tapi kamu bakal pulang kan ke Barcelona?".
"Iyah ma, tapi aku engga tau waktu nya kapan".
"Yaudah kalau begitu. Kamu baik-baik yah disana".
"Iyah mama, papa dan Lu juga baik baik disana".
"Iyah sayang, jangan pernah telat untuk makan yah sayang".
"Iyah mah mama juga".
"Iyah sayang, kalau begitu mama tutup yah,
Bye?". Ucapnya
"Bye ma". Balasku.
Aku meletakkan handphone di nakas dan
pergi ke kamar mandi untuk mandi.
Lalu memakai baju.
Perut ku lapar dan aku putuskan untuk memesan makanan.
Aku menggambil handphone ku dan ada 3 panggilan masuk tak terjawab.
Kulihat namanya, dan
Oh god, Aku lupa untuk memblokir nomor nya.
Lalu aku memblokir dan menghapus nomor nya dari kontak telepon.
Sebenarnya aku benar-benar sudah muak dengan diri nya itu.
Aku tak habis pikir kepada seseorang yang berkhianat yang punya seribu alasan yang ingin di jelaskan, Jelas jelas kalau dia telah mengkhianati hubungannya dengan ku.
Aku benar-benar benci akan perselingkuhan.
Uh aku mulai frustasi mengingatnya.
Aku tidak ingin mengingat masa lalu lagi,
Jadi aku tidak akan bercerita tentang nya.
Aku juga lupa untuk mengganti nomor ponsel ku dengan yang baru.
to be continued
________________________________________________
So segitu dulu ya guys untuk episode kali ini.
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.
byee