
POV JASON
Hi nama gue Jason kelvin Anggara.
Dan gue berumur 23 tahun.
Gue lahir di London, Dan besar di Jakarta.
Alexis Lea anggara adalah Nyokap gue,
Dia seorang wanita kuat, pekerja keras, ceria dan tentunya berani.
Usia nya sekitar 51 tahun.
Nyokap gue lahir di new York, dia besar tanpa didampingi seorang sosok ayah,
Karena ayahnya meninggal ketika ia masih berumur belasan hari.
Nyokap gue bukan dari kalangan orang berada, dan juga bukan dari orang yang engga punya.
Yah bisa dibilang kehidupan nyokap gue engga serba kekurangan dan juga engga serba kelebihan.
Karena dia besar tanpa sosok ayah dan hanya di besarkan ibunya,
Membuat dirinya menjadi seorang wanita yang kuat dan tangguh.
Bukan kuat untuk dalam hal mengangkat barang yah hhe, tapi kuat dalam hal kehidupan yang kejam di dunia ini.
Karena Nyokap gue yang ambisius, sebelum dia memutuskan untuk menikah dengan bokap gue, dia mempunyai 1 persyaratan yaitu bekerja.
Dia engga mau ketika sesuatu yang dia kerjakan atau jalani sebelum menikah, dan ketika setelah menikah hal yang dikerjakan nyokap gue dilarang oleh suaminya.
Lalu, setelah bokap gue setuju dengan persyaratan nya,
Mereka berdua akhirnya menikah.
Sampai sekarang nyokap gue masih kerja menjadi seorang designer fashion,
Dan mempunyai sebuah brand baju terkenal bernama klexy.
Dan Bokap gue bernama Julian Kelvin Anggara,
Dia orangnya berwibawa, bertanggung jawab dan juga tegas.
Dan umurnya sekitar 53.
Bokap gue adalah seorang chairman dari PT Lilux Anggara yang ada di Jakarta,
Perusahaan bokap gue masuk ke dalam salah satu perusahaan yang berpengaruh di negeri ini.
Sewaktu bokap gue melakukan perjalanan bisnis nya di new York, dia engga sengaja bertemu nyokap gue.
__ADS_1
Lama lama bokap gue jadi suka sama nyokap gue dan akhirnya dia memutuskan untuk menikahi nyokap gue dan sekarang pernikahannya masih langgeng dan di anugerah kan 3 orang anak.
Gue seorang anak bungsu dari 2 bersaudara,
Gue punya 1 Kaka perempuan dan 1 laki-laki.
Kaka laki laki gue bernama Justin Kelvin Anggara.
Dia termasuk orang yang mandiri,
Seorang Kaka yang bertanggung jawab, berani dan tegas.
dia seorang Direktur dari anak perusahaan bokap gue.
Dia memimpin perusahaan Tersebut dengan baik sehingga bisa menjadi lebih besar.
Karena keberhasilannya itu dia memutuskan untuk resign dan memilih untuk membangun perusahaan nya sendiri.
Awalnya bokap gue engga setuju, tapi karena tekad Kaka gue, dia berhasil untuk keluar dari anak perusahaan bokap gue itu.
Di usianya yang ke 30 dia berhasil dan sukses membangun perusahaan nya Sendiri.
Tentu keberhasilannya itu tak luput dari kerja keras nya selama beberapa tahun,
Dia benar-benar berusaha untuk bertahan dan tidak menyerah di tengah jalan.
Dengan semua rasa sakit dan perjuangan yang dia lalui, akhirnya dia berhasil sukses membangun perusahaan nya menjadi yang terbaik dan terbesar dan mampu menandingi perusahaan bokap gue.
Dan Kaka perempuan gue bernama Kania Lea Anggara,
Dia mempunyai sifat yang percaya diri, pemberani dan juga hangat.
Dia berumur 28 tahun.
Dia berprofesi sebagai seorang novelis,
Karya karya nya bahkan beberapa ada yang sampai diangkat menjadi sebuah film.
Selain sebagai seorang novelis, dia juga seorang yang aktif dalam bersosial seperti
Menjadi panitia bantuan sosial dan kegiatan sosial lainnya.
Yah semua Kaka gue memulai karir nya dari bawah,
Tidak ada satu orang pun dari mereka yang berniat melanjutkan perusahaan bokap gue.
Gue yang bercita cita menjadi seorang Pembalap harus pupus karena bokap gue yang engga pernah setuju dan ijizin gue buat jadi pembalap.
Gue kadang merasa iri kepada mereka karena bisa mencapai karir mereka tanpa harus diatur bokap gue.
Gue menyelesaikan s1 di university of Colombia,
Dan melanjutkan pendidikan s2 di Harvard Business School.
__ADS_1
Keseharian gue biasa biasa aja, hingga suatu hari bokap gue minta gue buat menggantikan nya meeting.
gue sempet ke London untuk beberapa Minggu, disaat gue mau meeting, gue ketemu sama cewe cantik.
Gue nabrak tuh cewe yang diharuskan untuk gue bertanggung jawab.
Tapi disini maksudnya gue bukan nabrak seseorang pake mobil ya, gue nabrak dia ketika jalan dan numpahin kopi panas ke baju dan celananya.
Karena gue punya meeting penting, gue engga bisa nganter dia ke rumah sakit, jadi gue memberi dia kartu nama gue aja.
Padahal kalau gue engga ada meeting, gue udah pasti nganterin tuh cewe.
Setelah beberapa hari kemudian, gue bertemu dia.
Gue merasa nyaman banget ngobrol sama dia, dia memang punya tampang cuek,
Tapi orangnya baik banget hhe.
Hingga suatu hari gue ajak dia ke suatu tempat, dan kami melakukan suatu adegan panas.
disitu gue emang beneran suka sama dia, sumpah demi apapun gue bener bener niat pengen menjalani sebuah hubungan sama dia.
Tapi semua berubah ketika gue harus sadar, andai kata gue ngga ngajak dia ke rumah itu, mungkin gue masih bisa berhubungan sama dia.
tapi karena pengurus rumah disana mulut nya ember, jadi ketahuan deh gue bawa cewe ke rumah.
Bokap gue pasti akan membuat cewe gue pergi dan meninggalkan gue.
Lu tau kenapa?,
Karena janji gue sebelum lulus kuliah gue mau fokus untuk belajar dan tidak akan melakukan sesuatu yang akan buat gue lupa waktu, termasuk juga dengan punya pacar.
Karena itu juga gue engga mau dia terluka, dan gue dengan sepihak nya untuk pergi meninggalkan nya.
Lu tau dia benar benar terluka atas perbuatan gue itu, bahkan dia menangis histeris.
Gue yang melihat nya seperti itu merasa sakit,
Tapi gue malah menampilkan wajah yang seolah tidak peduli kepadanya waktu itu.
Gue tau itu pasti menyakitkan, tapi lebih baik dia merasakannya sekarang daripada nanti.
Gue bener bener benci diri gue sendiri karena engga bisa melindungi orang yang gue cintai.
Dan yang engga tau dirinya gue, gue masih berharap semoga dia yang jadi jodoh gue kelak.
"Adisty gue pasti bakal memperlakukan lu jauh lebih baik dari yang sebelumnya, gue engga akan membuat lu terluka."
Kelak setelah gue lulus, gue akan langsung minta restu orang tua gue buat sama lu.
to be continued
________________________________________________
jangan lupa vote dan like yah.
byeee
__ADS_1