Agustus Menanti

Agustus Menanti
menginap


__ADS_3

SENIN PAGI


aku sudah siap untuk berangkat,


Tak lupa untuk membawa kamera.


Di bawah Chiko sudah dateng dengan mobilnya.


Sebelum benar-benar bangun, aku membuat Vidio terlebih dahulu ketika bangun dan akan bersiap siap tadi.


"Hi, morning". Ucapku ke pada Chiko


"Morning". Jawabnya.


Sementara Chiko sedang menyetir, aku berbicara Dangan berceloteh di depan kamera sepanjang jalan, tak lupa juga mengobrol dengan Chiko.


begitu sampai di kampus, kami berdua berpisah.


aku mematikan kamera ketika kelas dimulai dan menyalakan nya kembali ketika kelas usai.


kami berdua sudah berada di dalam mobil, dan aku memintanya untuk mengantar dan menemaniku berbelanja di sebuah mall.


Kalian tau engga?,


Ketika aku membayar di kasir, dia mengeluarkan kartu debit nya untuk membayar semua belanjaan ku itu.


Aku sempat menolak tapi Chiko terus memaksa dan akhirnya aku menerimanya untuk di bayarkan hhe.


Kami pulang jam 6 sore.


Awalnya aku masih mau diluar, tapi karena Chiko ada urusan lain jadi aku terpaksa untuk pulang.


pertama yang kulakukan adalah mengakhiri dan mematikan vlog hari ini dengan berpura pura tertidur.


Yah walau kenyataan nya belum mau tidur juga hhhe.


Aku membuka laptop dan mengedit video yang aku rekam sedari pagi itu.


hhu ternyata mengedit Vidio itu sangat lah memakan waktu, sampai sampai aku menghabiskan waktu 3 jam lebih untuk menyelesaikan nya, Padahal hasil nya cuman 16 menit lebih hhu🤧


Tapi engga papa yang penting vlog aku bagus.


aku bakalan upload video nya setiap hari Jumat.


karena kelamaan ngedit video, aku sampai lupa untuk makan malam, Dan aku juga lupa untuk menelepon mama di Indonesia.


Karena mata ku sudah lelah, akhirnya aku tumbang dan tertidur.


 


POV CHIKO


Setelah mengantarkan Adisty pulang,


Aku pergi untuk sesuatu hal penting.


Aku di telepon mama karena terjadi masalah di Barcelona.


Karena itu aku memutuskan untuk pergi dan mengantarkan Adisty pulang.


Setelah di telepon mama, aku merasa frustasi dan kemudian teman teman ku menelepon dan menyuruhku untuk datang ke club' malam.


Aku berada di club' malam bersama teman temanku.


Lama lama anggota teman teman ku mulai menghilang satu persatu yang kuyakini mereka sedang berada di dalam kamar yang biasa digunakan untuk ber s*x.


Karena aku engga mau terjebak Rayuan para pela**r, aku memutuskan untuk pulang.


Dan aku pulang dengan keadaan mabuk yang lumayan berat.


Tapi ketika di perjalanan akan pulang, aku merasa bingung dan malah melajukan mobil ku ke arah apartemen Adisty.


Aku naik keatas dan mengetuk pintu kamarnya.


Adisty membukakan pintu nya lumayan agak lama, mungkin karena ini tengah malam dan Adisty sudah tertidur.


"Chiko kamu ngapain kesini malam malam?". Ucapnya.


Aku tidak menjawab pertanyaan nya dan langsung masuk sambil memeluk Adisty.


Adisty kaget dan memberontak, berusaha untuk melepaskan pelukanku.


"Kamu apa apaan sih". Ucapnya sambil marah.


Aku yang merasa mual langsung muntah dan tergeletak jatuh di lantai.


Pov Author

__ADS_1


Adisty yang tadinya emosi marah berubah menjadi khawatir ketika Chiko muntah dan jatuh pingsan tergeletak di lantai.


Dia terlebih dahulu untuk membersihkan muntahan Chiko dilantai dan membuka baju Chiko.


Di karenakan dia tidak kuat untuk mengangkat Chiko sendirian dan tidak mungkin untuk dia meminta pertolongan orang lain karena sudah larut malam,


Dia menggeser kan tubuh Chiko dengan sekuat tenaga hingga dekat kursi.


Untung Adisty punya beberapa baju yang berukuran oversize.


Ketika dia membuka bajunya, dia merasa terpana ketika melihat perut nya Chiko yang abs abis hhe.


Karena yang kena muntahan cuma di bajunya aja, itu pun sedikit, jadi Adisty tidak mengganti celananya Chiko.


Setelah semuanya beres, dia mengambil bantal dan meletakkan bantalnya ke kepala Chiko.


Karena malam semakin larut, Adisty mengantuk dan tertidur di sofa, sementara Chiko tidur di lantai.


-------


PAGI HARI


Chiko bangun terlebih dahulu dan merasakan pusing di kepalanya serta badan nya sakit sebelah.


Dia bangun dan melihat Adisty yang masih tertidur lelap di atas sofa.


Dia mengamati setiap wajah Adisty,


Dan setelah beberapa menit, dia mulai tersadar dengan kaget dan binggung kenapa dirinya bisa berada di apartemen Adisty.


Seketika itu juga dia mulai mengingat kembali kejadian kemarin malam.


Dan ya ampun dia bahkan kemarin sempat memeluk Adisty dan muntah di lantai lalu pingsan.


'Malu'


itu yang dia rasakan sekarang.


Dia berpikir betapa bodoh dan ceroboh nya dirinya karena bisa pulang ke sini dalam keadaan mabuk dan muntah.


Adisty mengeliat dan membuka mata lalu bangun.


Dilihatnya Chiko yang bengong menatapnya.


"Halo, Chiko kamu baik baik saja kan?" Ucap Adisty sambil melambaikan tangannya.


"Kamu udah enakan engga?," Balas Adisty.


"Ehm..he-eh aku udah engga apa apa". Jawab Chiko.


"Oh iya maaf ya aku kemarin buka baju kamu engga minta izin, soalnya kemarin baju kamu ketumpahan.",


"Eh, engga perlu minta maaf, aku yang seharusnya minta maaf sama kamu karena udah repotin kamu, seharusnya kamu siram muka aku pake air dan suruh aku untuk ganti baju sendiri, supaya kamu engga jijik liat muntahan aku". potong chiko.


"Eh engga kok engga papa, yah aku engga mungkin Setega itulah Chiko" jawab adisty sambil sedikit tertawa.


"Makasih yah Adis udah rawat aku semalam". Balas Chiko


"Iyah sama sama, lain kali kalau lagi mabuk, aku saranin jangan nyetir mobil sendiri yah, takut nya kamu kenapa Napa di jalan". Jawab adisty.


"He-eh makasih banyak atas sarannya". Balas Chiko.


"Oh iya Aku Mau mandi dulu yah sebentar". Ucap Adisty


"Ehm yaudah silahkan". Jawab Chiko spontan.


Adisty berjalan menuju kamar mandi dan membawa handuk juga baju untuk mandi.


1 jam kemudian Adisty keluar dan masuk ke dapur untuk membuat minuman yaitu air lemon hangat untuk Chiko minum.


Chiko meminumnya dan pergi kekamar mandi dan meminjam baju serta celana kepada Adisty.


Adisty hanya punya 2 celana pendek yang ukurannya lumayan besar.


Sementara Chiko lagi mandi, adisty memasak pancake di dapur dan meletakkan nya di meja makan.



Adisty menunggu Chiko selesai mandi dengan memainkan handphone.


Setelah beberapa menit kemudian Chiko keluar dengan membawa aroma wangi hhu.


"Ehm aku tadi pake shampoo kamu, dan wanginya harum banget hhhe". Ucapnya sambil duduk di kursi.


Aku terdiam lama dan ya allah ini cowo wangi banget sih keluar kamar mandi aja, "ohooo, oh iya aku udah siapin kamu sarapan. Maaf yah kalau engga enak". Ucap adisty.


Dia tidak menjawab dan memakan pancake buatan Adisty sambil berkata,

__ADS_1


"Ini enak kok". Ucapnya.


Adisty tersipu dan tersenyum kepadanya sambil bilang "terimakasih".


Setelah menghabiskan makanannya, Chiko pamit untuk pulang.


Dia terus terusan meminta maaf dan berterima kasih serta mengucapkan penyesalannya karena kejadian kemarin malam.


Aku menanggapi nya dengan senyuman saja, karena tidak mungkin aku marah marah kan? Hhe🤭


Sejujurnya ketika terbangun tadi pagi, badan ku merasa sakit karena tidur di sofa.


Tapi aku berusaha terlihat kalem aja di depan Chiko.


Oh iya


Mumpung lagi ingat, aku menelepon mama.


Seperti biasa obrolan kami sepertinya tidak terlalu penting, jadi kalian juga engga perlu tau hhhe.


Setelah mematikan telepon, Grace dan Chloe datang menjemput untuk pergi ke kampus.


Awalnya juga Chiko menawarkan untuk mengantarkan ku ke kampus, tapi aku tolak karena aku tau dia pasti bakalan canggung dan malu atas perbuatannya kemarin malam.


Dan juga karena aku bakal di jemput Grace.


Sepulang dari kampus, kami terlebih dahulu mengantarkan Chloe pulang.


Chloe itu orang nya rajin banget, sampai sampai dia selalu ngambil kerja part time.


Dan hebatnya, dia membiayai kuliahnya dengan hasil kerjanya sendiri.


Aku dan Grace kasihan juga, bahkan kami sempat memberikan Chloe untuk membantu nya, namun di tolak olehnya.


Dia bilang engga mau menerima nya, dengan Alasan dia juga bisa menghasilkan uang tanpa kami bantu.


Semenjak kejadian itu, kami berdua jadi engga enak sama dia,


Dan membiarkan nya kerja dengan sesuka hati dia.


Setelah mengantarkan Chloe, aku dan Grace memutuskan untuk menghabiskan waktu seharian.


Oh iya aku juga tadi buat vlog, tapi aku memulainya ketika Chiko pergi.


Karena kalau aku mulainya dari tadi pagi aku bangun, nanti keluarga aku bakal heboh dan menginterogasi aku karena ada Chiko di apartemen hhe.


Sebenarnya mama sama papa aku itu bukan tipe orang tua yang strict parents.


Mereka membebaskanku untuk melakukan hal hal yang mungkin dilarang orang tua lainnya.


Tapi bukan berarti orang tuaku menjerumuskan anaknya ke hal hal jahanam yah, mereka lebih memberikan aku sebuah kebebasan masa muda.


Dan juga mereka selalu mengingatkan untuk bertanggung jawab atas apa yang aku berbuat.


Tetapi dikarenakan aku engga mau mencemarkan nama baik orang tua ku kepada keluarga besar, dengan mereka berasumsi yang tidak tidak, jadi aku tidak memulai vlog nya.


Padahal kalau aku rekam tadi pagi, lumayan juga kan jadi ada ide buat konten hhhu, tapi karena aku tipe orang yang tidak suka menimbulkan masalah, jadi aku skip ajalah.


Aku dan Grace gantian untuk menyetir, dan sekarang aku yang menyetir kan mobil.


Sementara aku menyetir,


Grace sepanjang jalan berfoto ria, dan memposting nya di Instagram.




Kami pergi ke beberapa tempat hhhe


Dan sampai malam hari kami mampir ke resto dan makan.


Aku pulang sekitar pukul 8 malam


Dikarenakan besok aku engga ada kelas,


Jadi aku, Chloe dan Grace akan Pergi ke suatu tempat.


________________________________________________


so segitu dulu yah guys,


jangan lupa untuk vote dan like nya.


jangan ketinggalan episode berikutnya yah


karena pertengahan hari di bulan Oktober ini, aku bakal up setiap hari.

__ADS_1


byeee


__ADS_2