
"woy chloe lu knp bengong?" ucap Grace.
"eh,hoh kenapa". jawab chloe.
"lah ini anak di tanya malah balik nanya". ucap Grace.
"gimana tuh camera nya udh lu matiin kan". ucap adisty.
Chloe mengangguk " Iyah udah".
"oke deh, nanti malem gue edit tuh Vidio". ucap adisty.
"dis kapan lu unggah tuh Vidio mukbang?". tanya Grace.
"engga tau, mungkin lusa". jawab adisty.
Grace mengangguk, "jangan lupa kasih gue tautan nya, kalau udh d up ok".
"beres". ucap Adisty.
seharian ketiga sahabat itu menghabiskan waktu hingga sore dengan ber gosip ria.
dan ketika akan malam tiba ke dua sahabat Adisty ber pamitan untuk pulang ke rumah masing-masing.
"yah cepet amat sekarang lu lu pada pengen pulang". ucap adisty merangkul kedua sahabatnya.
"yah begimana lagi dis, bokap gue skrg lebih over protective sama anak perempuan nya ini sejak plg ke indo". ucap Grace.
"hooh gue juga harus plg, gak enak kan anak cewe plg ke maleman, apa kata tetangga Tante gue nanti". ucap chloe.
"hha ya udah deh, hati hati yah kalian di jalan, muah". ucap Adisty.
"muach, sampai ketemu bsk yah say". ucap Grace.
Chloe melambai kan tangan "Dah".
tibalah Adisty di apart sendirian, menanti babang Jason Dateng.
sembari menunggu, dia membereskan sofa dan meja makan, tidak lupa juga dia mencuci piring bekas mukbang tadi siang.
ketika selesai dengan pekerjaan rmh, Adisty pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berendam air hangat di bathtub.
30 menit di kamar mandi, adisty segera mengambil handuk dan membuka lemari kemudian memakai piyama.
"ah perut gue laper". ucap adisty seraya mengusap perut rata nya.
dia menelepon Jason dan menyuruh nya untuk membelikan sandwich untuk nya makan malam.
25 menit berlalu, dan Jason masih belum Dateng, sementara itu perut adisty kembali ber keroncong meminta untuk di isi, namun tidak lama dari itu, 5 menit kemudian babang Jason Dateng serta Merta membawa pesanan sang pujaan hati tercinta.
"sorry lama". ucap Jason seraya meletakkan paper bag di atas meja.
__ADS_1
"g papa, 😊". ucap adisty tersenyum malu.
padahal dalam hatinya, dia ingin sekali berteriak karna kelaparan.
tapi di karena kan babang Jason yang baik hati ini sudah dtg, akhirnya dia bisa melupakan untuk memarahinya.
Jason membuka isi paper bag itu, sementara adisty sudah siap sedia untuk memakan nya.
"wah gila ini enak banget". ucap adisty.
"masa, padahal ini cuma sandwich loh". ucap Jason.
hehehehe Adisty hanya tersenyum Ats pertanyaan yg jason tuturkan itu.
'yah iyalah org gue ini lagi kelaperan, batu juga gue makan skrg pasti jadi enak' ucapnya dalam hati.
Dia kembali memakan sandwich nya dengan tenang, dan kemudian seketika dia teringat akan sesuatu.
"oh Iyah, btw tadi siang sorry ya aku telpon km". ucap adisty.
"Lah?, Ngapain minta maaf, Gpp kali, toh juga di minta batuan doang, apa salahnya?". jawab Jason.
"yah, masalahnya, aku minta uang sama km gara gara hukuman dari si chloe, karna aku kalah challenge mukbang, jadinya aku harus tlpn panggilan terakhir yg masuk dan di suruh untuk minta uang dgn alesan aku lgi bokek". ucap adisty panjang lebar.
"Oh begitu". Ucap jason.
"Ntar aku tf balik yah". Ucap adisty.
Jason menggeleng," engga usah".
"Gpp buat km aja, toh juga nanti kalau km udh jadi Pcr aku km juga bakal terbiasa aku tf tiap bulan". Jawab Jason.
"Dih pd bgt, siapa juga yg mau jadi Pcr km". Ucap adisty.
Jason mendekat ke arah Adisty dan berbisik,"Harus mau dong dis, kan km sllu mimpi untk punya baby, jadi km hrs sma aku biar cepet cepet punya baby nya".
Adisty tersipu malu dan berkata"Ah bisa aja km".
"Eh, beneran loh dis". Ucap jason.
"Iyah nanti aku pikir pikir dulu". Ucap adisty.
Walaupun sedikit kecewa, Jason hanya bisa tersenyum sembari menatap pujaan hati nya yg sedang makan, walau dalam hati nya
Dia sllu berharap suatu hari nanti Adisty bisa menerima nya kembali.
"Gimana kabar km hari ini, baik baik aja kan". Ucap adisty.
"Yah agak baik sih, apalagi kalau tiap hari ketemu km, hari hari aku bakalan tambah baik". Jawab Jason.
Adisty tersenyum manis dan kembali memakan sandwich nya sampai habis tak tersisa, kemudian dia mengambil segelas air putih dan meminumnya sampai habis.
__ADS_1
'ya tuhan, betapa cantiknya gadis di depan ku ini, tolol bgt gue pernah nyakitin dia'. Ucap Jason dalam hati.
Adisty beranjak dari kursi nya sembari membawa piring untuk dia cuci.
Jason mengikuti Adisty yg sedang mencuci piring, dia sibuk memperhatikan gerak gerik Adisty.
Jason tidak habis pikir betapa cantiknya Adisty bahkan ketika di lihat dari belakang.
Rasanya dia benar benar akan menggila bila Adisty menghilang dan pergi darinya.
Hari demi hari perasaan nya pada adisty semakin besar, bahkan ketika berada di kantor dia terkadang memikirkan Adisty, dan slalu ingin bertanya, sedang apa Adisty skrg?, Dengan siapa dia bertemu hari ini?, Apakah dia sudah makan?, Apakah dia baik baik sj?, Dan masih banyak lagi yg sllu ingin dia tanyakan.
Adisty terheran dngn Jason yg menatap nya, dia kemudian melambai lambai kan tangannya.
"halo jas".
Jason masih belum tersadar, dan adisty kembali bertanya kepadanya.
"Halo Jason". Ucap adisty.
Seketika Jason tersadar
"hah?, Iyah". Ucap Jason.
"Kamu liatin apa dari tadi sampai bengong kyk tadi". Ucap adisty.
"Engga, aku engga liatin apa apa, aku tadi keinget kerjaan aja". Ucap Jason berbohong.
Adisty Hanya mengagukan kepalanya.
Jason melirik jam tangannya, dan menyadari jikalau dirinya sdh terlalu lama berada di sini.
ini sudah waktunya dia plg.
"Oh Iyah dis, ini udh jam 11 aku plg dulu". Ucap Jason.
"Eh, oh yaudah ati ati di jln yah". Ucap Adisty.
"Iyah makasih". Jawab Jason.
Jason berjalan menuju meja makan dan mengambil jas nya lalu memakainya, seraya berjalan keluar apartemen.
adisty menyusul dan berteriak,
"Kabarin aku kalau udh sampai rmh ya". Ucap Adisty seraya melambai tangan.
Jason berhenti dan menengok ke belakang
"Iyah, byee". Jawab Jason membalas lambaian nya.
Sebenarnya Jason ingin skli berlama lama dengan nya, namun jika dia masih di sana, jantung nya akan benar benar meledak, saking berdebar kencang nya di saat berada di dekat Adisty tadi.
__ADS_1
'oh tuhan, kpn aku bisa kembali mengambil hati nya, rasanya ini sangat menyebalkan jika dia terus menghindari perasaan ku ini tuhan, masih adakah sedikit ruang di hati mu untuk ku tinggali Adisty?'. Ucap Jason dalam hati.
To be continued