Aktor Yang Kubenci Jatuh Cinta Padaku

Aktor Yang Kubenci Jatuh Cinta Padaku
01. Angkat kaki


__ADS_3

Episode.01


ANGKAT KAKI!


***


" Jinan apa kau tidak mau mempertimbangkan nya? " Shui rui bertanya kepada anaknya yang sedang bertingkah manja.


" Aku gak bisa ayah!!!,,, aku gak mau menikah dengannya! " Jawab Jinan .


" Jinan coba kamu pertimbangan lagi!!! Kamu tahukan bagaimana keluarga Alex sudah membatu banyak kepada keluarga shui ? " Ucap shui rui kepada anaknya, mencoba membujuk anaknya agar mau menikah dengan putra dari keluarga Alex. tidak hanya jasa yang diberi oleh keluarga Alex kepada keluarga shui. tapi, keluarga shui berdiri di pangkuan keluarga Alex, sebenarnya ini adalah hal yang membuat ayah Jinan menjodohkan anaknya nya dengan putra keluarga Alex. Dan menjadi mimik yang menakutkan bagi shui rui, karna keluarga Alex bisa menghancurkan keluarga shui kapan saja.


" Ayah aku gak mau di jodoh kan!! " Protes Jinan kepada shui rui. " Jinan,,, coba kamu pikir lagi!! Dia juga tampan dan mapan!! Apa yang masih kamu cari!!?? " Tanya shui rui tidak habis pikir pada keinginan anaknya mau mencari pria seperti apa.


" Aku mau cari pria yang... Aku ingin kan!! " Ucap Jinan. " SHUI JINANN!! " dengan nada membentak, shui rui membuat anaknya terkejut. Jinan benar benar terkejut melihat amarah ayahnya.


"Kenapa? Kamu belum mengerti juga keadaan keluarga kita? " Membentak Jinan, membuat jinan tertegun mendengar nya, karna ini pertama kali nya Jinan di bentak oleh ayahnya.


" Ayah,, aku tahu keadaan keluarga kita, tapi haruskah kau melempar aku?? " Jinan sambil menunjuk dirinya sendiri karena merasa kecewa, karna ayahnya menjadikan dia sebagai alat untuk keluarga shui.


" Jinan ini untuk kebaikan mu juga!! " Ucap shui rui dengan tegas, dengan nafas yang tidak teratur. " Aku tahu ayah!! Keadaan kita kurang baik! Tapi Apakah aku tidak punya hak untuk memilih? " Tanya Jinan dengan tak percaya.


" JINAN!! " teriak shui rui, mengamuk. " Ayah ada apa denganmu? Kenapa kau mengatakan ini demi kebaikanku tapi sebenarnya itu tidak seperti yang kaau pikirkan!! " Ucap Jinan.


" Sepertinya kau tidak mau menjadi putri yang penurut? " Shui rui yang menelan emosi . Jinan merasa dipaksa oleh ayahnya untuk membayar utang budi ayahnya. Jinan pun memutuskan.


"Ayahh !! Ijin kan aku pergi!! " Ucap Jinan , sontak membuat ayahnya terkejut karna permintaan anaknya yang ingin pergi.


" Apa?? " Tanya shui rui dengan nada heran.


" Aku tidak bersedia membayar utang budimu maka.. Izinkan aku pergi!! " Tutur Jinan. Membuat ayahnya melotot tidak percaya anaknya membuat keputusan untuk keluar dari rumah.


"Baiklah karna ini adalah jaln yang kau pilih! Sekarang silahkan keluar,,,,kau tidak akan lupa dimana pintu utama kan? " Tutur shui dengan mengarahkan tangannya ke arah pintu utama.


*


" Baiklah " Air mata Jinan mulai tidak terbendung,

__ADS_1


**sepertinya ayah benar benar mengusir ku, hanya karna aku menolaknya** dalam hati Jinan sangat kecewa.


Jinan pun melangkah menuju kamarnya dan membereskan. Emosi shui rui sangat membeludak karna dia bingung bagaimana menghadapi keluarga Alex kemudian hari.


Setelah Jinan membereskan barang barangnya Jinan pun pamit dengan mata sembabnya.


" Jinan pikirkan lagi baik baik!! " Shui rui mencoba menekan emosi nya.


"Ayah?? Kenapa kau ciptakan aku jika hanya untuk membayar hutangmu suatu saat nanti? " Jinan dengan nada lemah,, deghhh shui rui merasakan nyeri di dadanya, dan terjatuh di sofa.


" Ada apa ini?? " Tanya Gao, ibu tiri jinan. Panik melihat suaminya tak berdaya.


" JINAN kamu benar benar keterlaluan!" Ucap Gao sambil membantu shui rui untuk duduk yang benar.


" Bibi apa yang kamu tau? Hah? Kamu hanya tau menghabiskan uang ayah!!! !! "


" Kamu!! ... " Gao merasa kesal.


" JINAN!! tutup mulutmu!! Itulah sebabnya ibumu meninggalkanmu! ! " Ucap shui rui itu membuat hati Jinan merasa nyesek mendengar ucapan ayahnya.


"AYAH BAHKAN SEKALIPUN TIDAK PERNAH MENCERITAKAN DIA PADAKU,,, ,,,AYAH BAHKAN SIBUK KERJA ,,,, walau ayah sangat menyayangiku tapi ayah tidak tau banyak apa yang aku alami di sini. AKU SERING SAKIT bahkan ayah tidak ada waktu mengengok putrimu ini!!! aya lebih MEMENTINGKAN HARTA DAN MARTABAT,, kau tidak tahu apa yang aku rasakan !!!" Jinan denganair mata nya terus mengalir. Shui rui dan Gao hanya terdiam mendengar perkataan Jinan.


" Ayah,,,19 tahun padahal kau Selalu memanjakan putri mu ini. tapi tidak tahu apapun tentangku, kau tidak tau bagaimana perasaan ku,, OHH YA AYAHKU KAN SELALU SIBUK HINGGA WAJAR JIKA KAU TIDAK TAHU APA APA" Samar Samar suara jinaan sambil menyeka air mata nya yang terus mengalir.


***


"Ayah selalu lebih MEMENTINGKAN bibi GAO!!!ckckk hidupku begitu menyedihkan,, jadi katakan apa alasanku harus membayar hutang mu? "Ucap Jinan dengan nada keras membuat shui rui langsung membolakan matanya.


* PLAKKK


"CUKUP SHUI JINAN KELUAR KAMU! KAMU KENAPA JADI PEMBANGKANG! " teriak shui Rui


**AYAH MENAMPARKU??** dalam hati Jinan bertanya tanya kenapa ayahnya tega menampar nya. Gao yang melihatnya terkejut.


** huh emangnya kenapa kalau kamu jadi alat pembayaran?? **** ucap Gao dalam hati. Gao merasa lebih senang karna tidak punya saingan lagi.


"Cepat kamu KELUAR aku sudah tidak mau mengakuimu lagi" Teriak shui rui..

__ADS_1


" Rui kamu jangan terlalu emosi begitu!! " Ucap Gao yang berpura-pura peduli. Mencoba menenangkan suaminya.


*BAIK AYAH aku keluarrrr!!! terimakasih sudah meringankan bebanku" Teriak shui rui.


"SHUI JINAN!! " Shui rui langsung marah.


Tidak percaya ayah akan mengusir ku dengan cara memalukan seperti ini.


" Tunggu !.semua fasilitas yang kamu pakai akan di cabut!! Dan satu lagi diluar sana jangan pernah memakai marga shui,,, jika.. "


Jinan langsung memotong


" Ckkckk Ayah begitu takut wajahnya tergoreskah? " Jinan sambil tertawa dengan ekspresi kecewa.


***Apa benar kau ini ayahku? Mengapa kau bisa setega ini padaku! Dulu tidak seperti ini***


Ucap hati Jinan kecewa.


Langkah langkah Jinan terasa berat dan menyakitkan harus meninggalkan rumah. terlebih lagi dengan kata kata yang ayahnya yang menusuk hati nya. Shui rui yang melihat kepergian anaknya hanya terduduk lesu. Sangat jelas terlihat di raut wajah shui rui merasa cemas. Entah itu karena Jinan pergi ataupun masalah keluarga nya.


.


. Hai ini adalah karya pertama aku jadi Mohon maaf jika agak gak nyambung 🙏


Mohon suport aku yah biar semangat


Jangan lupa like ya!!


buat pembaca terayang 😘😘


, like, comen, vote,


banyak permintaannya ya?


.


. aduh capek nulis aku!! 😁😁

__ADS_1


__ADS_2