
Episode 04 CERITAKAN!!!
"Nona apa sudah lupa??sebaiknya nona cepat minta maaf kepada ku! Mungkin aku bisa sedikit mengampuni mu! " Fu Haifeng srius
"Kenapa aku harus minta maaf padamu? ! " Jinan balik serius
"Apa.....?? Apa nona lupa kau merencanakan pembunuhan padaku dan pura pura tidak tau" Fu Haifeng emosi
Haifeng kita sudah kambuh lagi _ ji Andre dalam hati
" Jangan berlebihan aku begitu karena ponsel ku kau menginjaknya sampai rusak dengan sepatu hijau mu! " Jinan sambil mengeluarkan HP nya
"Apa..? Kau mencari alasan lagi pula Siapa suruh menyimpan HP di atas lantai" Fu Haifeng
"Feng sudahlah kau ganti saja HP nya saja! " Xhi cunan sambil men-tap pundaknya Fu Haifeng
"Apa nona mau aku ganti rugi?bagaimana dengan aku yang di pukul olehmu" Fu Haifeng sambil mendekati Jinan
"Jangan berlebihan baru juga ancang ancang kau anggap itu sudah termasuk pukulan? ?cih Cepat kembalikan HP ku dan setelah itu kau pergi! " Jinan sambil menampan tangan
"Apa ?Kenapa kau begitu percaya diri? Kau pikir aku akan mengganti HP mu? Yang harus nya kau minta maaf padaku!!" Fu Haifeng lebih mendekat dan mulai kesal
"Kau jangan mendekat!! " Jinan mendorong Fu Haifeng untuk menjauh
"Baik lah klau begitu!!!! Kemari! Cunan " Fu Haifeng memanggil xhi cunan.
"Berikan uang untuk orang ini,,,, " Fu Haifeng
"Cih,,,, dasar kau,,,, nona apa uang segini cukup? " Xhi cunan memberikan sebuah cek 8 juta
" Ckckk..Apa kau pikir aku membutuhkan uang?" Jinan sambil tertawa jijik
"Kau.." Fu Haifeng kesal
Braninya dia menyalin perkataanku!! Aku benar benar dibuat kesal
".Apa uangnya kurang? " Fu Haifeng
" harusnya kau berterus terang dari tadi! " Xhi cunan langsung menulis ulang
" Aku tidak butuh uangmu cukup kau bilang maaf " Jinan sambil kesal juga
"Apa.. Jinan kau..,,? " Ana
" Sepertinya kau ingin mencari sensasi ya? " Fu Haifeng sambil menunjuk ke dekat hidung Jinan
"Eh dasar tidak tahu malu kau pikir orang sepertiku butuh sensansi? " Nada Jinan tidak takut mati
"Apa kau serius!!!! Minta maaf padaku sekarang juga atau kau akan menyesal!asal kau tahu aku cukup bukti untuk menyeret mu ke dalam sel" Fu Haifeng emosi
"Apa kau pikir aku juga tidak bisa??Dari awal kau memang tidak bertanggung jawab! " Jinan lebih emosi
Lee ,xhi cunan , ji Andre hanya bengong dan ingin tertawa, karna salut pada nona satu ini
Ana yang mendengarnya pun langsung ketakutan
Pria ini menakutkan sekali
"Jinan sudahlah kita pulang saja, " Ana ketakutan dan ingin pergi
__ADS_1
"Ana kamu jangan takut orang seperti dia yang tidak punya tatakrama ini mana mungkin bisa menyakitiku" Jinan sambil melepaskan tangan ana
"Nona tolong perhatikan tutur katamu! " Ji andre sambil senyum
"Woaaaah ini pertama kalinya kan jangan bilang....." Xhi cunan berbisik pada ji andre sambil ketawa kecil
"Ini pertama kalinya,, ckckck" Ji andre berbisik tapi keras
BUKK
Fu Haifeng menonjok tembok dengan kuat yang yang hampir pas pasan dengan wajahnya yang cantik itu,sontak membuat Jinan menutup mata terkejut
"Apa kau sudah bosan hidup!? " Fu Haifeng sambil mengarahkan pandangan mematikan ke arah jinan
"Jinan ayo kita pergi saja! " Ana ketakutan
"Huh Dasar pria!!! Tidak tau malu! " Jinan mencibir seraya meninggalkan tempat
"Apa katamu? Jinan kamu minta maaf padaku!!" Fu Haifeng mulai panas
Wanita ini apa dia benar benar tidak takut? Ckkck kita lihat sampai mana
"Atas dasar apa aku harus minta maaf padamu ? " Jinan dengan nada meremehkan
"Asal kalian tau! Aku sudah cukup bukti untuk menyeret kalian ke dalam sel" Fu Haifeng sambil senyum jahat
"Kau tadi sudah merusak nama baik kau bisa di denda dan di hukum dan mencoba perencanaan pembunuhan" Fu Haifeng sambil senyum jahat
.
"Kau ..kau jangan di lebih lebihkan!!Apa kau kira aku bodoh? Tidak ada bukti kau tidak dapat bertindak! Hehe" Jinan sambil mengibaskan rambutnya
Wanita ini!!
Oke baik tunggu saja! " Fu Haifeng sambil meninggalkan tempat
"Huh dasar akan lihat saja nanti palingan aku yang lebih cepat beri kamu pelajaran! " Jinan sambil menarik tangan ana dan pergi
Saat dikantin wajah Jinan masih kesal karena Fu Haifeng namun dia terus pokus makan
"Jinan jadi cerita gak? " Ana sambil meminum teh
"Iya nanti malam gue boleh nginep di rumah lo ya! Ya! Ya! " Sambil memohon mohon
"Iya kebetulan ayah ibu gue sedang di luar kota" Ana sambil mengeluarkan nafas
*
*
*
*
“
"Ponselku rusak gara gara si brengsek itu lihat saja besok siapa yang akan kalah!! " Wajahnya penuh dengan kebencian
*
__ADS_1
*
*
"Jinan aku sudah beres kamu mau mandi dulu gak? " Anna sambil mengerikan rambut nya
"Iya gue udah lengket" Jinan sambil mengendus bajunya
*
*
*setelah selesai mandi
" Jadi Lo mau cerita apa? " Ana sambil duduk di kursi
"Gue di pergi dari rumah... " Nadanya layu
"Lo.. Lo belum kasih tau ayah lo kalo lo nginep di rumah gue? " Ana dengan cepat menyambar
"Bukan itu maksudnya,,, " Jinan sambil usap kepala
"Jadi? "
"Gue diusir dari rumah"
"Whatttt apa lo bilang DIUSIR? "langsung naik nada
" Iya diusir" Ana meyakinkan
"Gimana sih coba cerita se detailnya! "Ana dengan rusuh
" Ia berisik!! Semua diawal dari..........
*
*
*
*
*
* Dua jam kemudian
" Oh jadi gitu rupanya,, ini bokap lo udah kelewatan batas tau gak sih" Ana emosi
" Gue gak bisa apa apa" Jinan meng sedih
"Kalo aja bokap gue kayak gitu! Udah abis deh" Ana dengan sangat semangat ingin meninju ayahnya
"Ah lo,,,,oh ya kalo di luar lo jangan panggil marga gue ya! "Jinan sambil mengambil selimut
" Kenapa?" Ana sambil keheranan
"Dilarang sama bokap gue"Jinan sambil tiduran
" Apa sampai segitunya?? "Ana menarik selimut Jinan
__ADS_1
" Iya,,, udah gue mau tidur ".
" Jinan hidup lo benar sulit ya! " Ana sambil berbaring