
Episode 02
setelah Jinan keluar dari rumah kini dia tinggal di sebuah kontrakan kecil, dan kini Jinan sedang tertidur di kamarnya karna lelah.
"ibu..ibu, ... Kenapa? " Jinan yang sedang tidur itu mengigo dan berkeringat dingin
"Jangannn"
Jinan langsung terduduk dari tidurnya sambil berteriak
"Dimana ini? Ouch ini berbeda sekali..." Jinan menutup keningnya dengan tangannya karna ingat dia sudah pergi dari rumahnya.
***Aku diusir dari rumah ya?***
"sudahlah aku tidak harus berlarut dalam kemalangan ini. Aku akan berdiri dan mengibarkan bendera ku sendiri! tunggu saja!!" ucap Jinan sambil mengepalkan tangan nya.
" ayah,, bibi Gao lihatlah aku nanti aku akan membuat kalian merasa menyesal sendiri** dalam hati Jinan.
*** besok lusa kalo gak salah aku kan harus pergi kuliah **
**
"Ahhhh" teriak jinan karna teringat sesuatu tentang kuliahnya.
" Oh tidak tugasku!!! aku lupa!! Aku harus menyampingkan dulu penderitaan ini. eh tidak..... Penderitaan ini akan benar benar berakhir pada hari ini..
Besok aku akan tunjukan pada dunia bahwa aku bisa"
dengan optimis, Jinan lalu membuka koper dan membuka buku buku tugasnya
*** di kampus yang mewah**
"Jinaaaan" panggil seseorang kepada Jinan dengan suara yang lantang yang mampu membuat gendang telinga pecah.
"Ana? Kenapa kau selalu teriak setiap kali bertemu denganku" Jinan sambil membukam mulut ana.
"Iya soryy !!" Ana cemberut
" Kemana aja lo? Gue kangen lo tau gak sih " Ana dengan nada ceria bertanya kepada Jinan yang sedang kesal.
__ADS_1
"Gue ada kok!! " Jinan dengan ketus menjawab pertanyaan ana
"Lo kenapa? " kembali bertanya karna melihat Jinan yang kurang semangat. " emang keliatan?? " tanya Jinan . " sangat jelas!! " jawab ana ketus
" Benarkah ?? gue cuma lagi punya masalah... " jawab Jinan
"Lo punya masalah apa? " Malah jadi semangat ingin mendengar cerita dari jinan
"Kalo gue bilang lo gak akan percaya! " Jinan dengan percaya diri mengatakan
"Yaudah lo tinggal bilang ada apa kenapa susah banget si.. Masalah percaya atau gak ya tergantung gue menimbang"
Ana sambil senyum nakal,, Jinan hanya menggelengkan kepala.
"Ahh sudahlah . gue ada kelas!!. " Jinan sambil melambaikan tangannya .
"ehh"
Jinan berbalik menghadap ana
"nanti gue cerita!! tapi malam ini.... Boleh gak kalo gue nginep di rumah lo?" Jinan mengicep ngicep kan mata
" Oke.... "Jinan sambil melambaikan tangannya
Saat jinan hendak masuk kelas dia berencana akan menelpon seseorang namun di Koridor itu banyak siswa
" Eh itu kan dokter Haloin... Woahh ko bisa ada di sini yak?? " siswa heboh karna ada dokter Haloin datang ke kampus
"Ya tentulah kan kampus kita yang terbaik di kota B" ucap salah satu siswa yang ada di sana
"ini... Itu! Itu! Itu! Bukannya anggota F-se?"
Cewek cewek langsung berkumpul melihat ke arah anggota F-se. anggota F-se itu sangat populer sekali di kampus tidak hanya gaya hidup yang mewah tapi juga karna anggota F-se itu punya ciri khas sendiri, yang membuat orang banyak yang mengidolakannya.
Grup atau anggota F-se ini berjumlah empat orang pemuda diantaranya:
1) Fu Haifeng (,sangat tampan,ganas, ceroboh,mudah marah, semena mena, ahli dalam bermain remi, bisa basket, banyak digemari kau wanita pintar di bidang hukum
2) xhi cunan (suka ceplas ceplos kalo ngomong tampan, tinggi, jomlo, pandai di bidang agribisnis,
__ADS_1
3) ji Andre (play boy. Banyak korban karenanya, lumayan tampan, digemari para cewek walau gak sebanyak Fu Haifeng, selera tinggi
4) Fu Lee Yong dingin, paling benci kekotoran, mencintai satu orang, tidak peduli sekitar, cuek, jenius, jenius di bidang musik,, yang terlebih lagi wajahnya yang bukan maen
"Woahh betapa beruntung nya hari ini dapat bertemu dengan anggota F-se" Para cewek banyak yang mengkhayal
" ada apa ini? Sudahlah aku harus segera menelpon dia,, gue mau nanya apa ... " pelan suara Jinan sambil mengambil ponselnya dari tasnya.
Saat Jinan berniat menelpon lalu dia tertabrak oleh para siswa yang sedang bergerombol dan berdesakan dan ponsel jinan jatuh kelantai
"HP gue!! ahh,, jangan di injak" Jinan panik melihat HP nya yang terus tergeser oleh kaki siswa siswa di sana.
Ponsel Jinan terus selamat dari pijakan mahasiswa tapi ponselnya terus bergeser hingga saat Jinan hampir mendapatkan nya. tapi tiba-tiba ada sepatu kulit hijau tua menginjak ponsel jinan.
KRATAKK
"Ahh jangan" Jinan melotot melihat detik detik hpnya rusak, dan layar ponsel nya pecah.
Sepatu hijau tua itu menginjak ponsel Jinan hingga retak lalu Jinan bisa mengambil ponselnya dengan susah payah.
" ahhh...ponsel gueeee!!! kamprett sepatu ijo lo lihat aja gue pasti bales lo!!! " Jinan sambil emosi karna ponsel nya adalah aset terakhir miliknya.
** aduhhh inikan aset satu satunya milik gue!! aaah bagaimana gue mau menelponnya? ah..gue pengen nonjok pemilik sepatu sialan itu!! " Jinan merasa sangat emosi..
Setelah mahasiswa pada bubar, hanya tinggal dokter Haloin dan anggota F-se yang sedag sibuk difoto.
Lalu jinan melihat salah satu anggota F-se ada yang mengenakan sepatu hijau tua yang tidak lain sepatu yang membuat HP jinan rusak.
Ketemu juga looo " ucap Jinan sambil menghampiri sepatu hijau itu yang dipakai salah satu anggota F-se.
Lalu jinan menghampiri pemilik sepatu hijau itu dan berniat menarik pundak pemilik sepatu itu tapi....
jangan lupa
.
. like
. komen
__ADS_1
. biar aku semangat terus oke ❤❤🖤