
Episode 06
"Bos apakah dia orangnya?? " Cheng si banci sambil menyentuh pundak penculik
"Iya, jangan sentuh aku! Cepat lakukan apa yang harus kamu lakukan!" Penculik itu merasa jijik pada si banci cheng
"Jangan mendekat! " Jinan sambil menunjuk
"Nona glak sekali! Aku kan cuma mau... "
TUKK...
Jinan melemparkan buku ke wajah si cheng
"Ehh nona ini jahat sekali ... Tenanglah aku hanya akan merias mu saja"
Merias??
Apa yang dia maksud merias??
"Pergi!!!" Jinan sambil teriak
"Diam nona apa kamu ingin kami melakukan kekerasan pada mu? " Penculik itu seraya menggebrak
"Sialan kau...!! " Jinan sambil menunduk ketakutan
Bagaimana tidak..hotel yang biasanya ramai itu jadi seperti di hutan, sunyi hanya beberapa pelayan yang ada di hotel ditambah lagi penculik itu sangat mencurigakan.
*
*
Setengah jam berlalu Jinan akhirnya keluar dari kamar dengan wajah nya yang di rias dengan cantik dan di Pakaikan gaun yang bagus dan memakai sepatu hak tinggi lalu dipandu oleh cheng si banci menuju atap atap hotel
"Sebenarnya apa yang akan kalian lakukan?? Banci!! " Jinan dengan wajah kesal
"Kata kata nona benar benar berduri,, meskipun aku seperti ini tapi,, banyak juga yang mengatakan aku ini kadang kadang seperti banci,, " Cheng dengan nada sedih
Memang kau banci...
Sunset hari ini sangat indah ditambah pemandangan dari ketinggian yang memaparkan keindahan kota, dihembuskan angi yang sangat sejuk
Tapi disamping itu terlihat ada seorang pria yang membelakangi Jinan dari jauh sambil menuangkan minuman ke dalam gelas
Dari lekuk dan bentuk badan pria itu terlihat tidak asing -Jinan dalm pikir Jinan
Apa dia dalang dari semua ini...
"Bos dia sudah siap" Cheng
"Kau membuat ku menunggu begitu lama. .!"
Pria itu menoleh dan melihat Jinan, mata jinan terbelalak melihatnya ternyata itu Fu Haifeng. Fu Haifeng lalu senyum pada jinan memperlihatkan wajah tampanya
"Fu Haifeng?... " Jinan ke keranan
"Selamat datang nona Jinan, senang bertemu dengan mu lagi, hmmm" Fu Haifeng sambil menaruh gelasnya pada meja
"Apa yang kau pikirkan?? Kenapa kau membawa ku ke hotel?? Apa kau..? " Jinan
__ADS_1
Apa orang gila ini mau menjual ku karna kemarin aku membuat dia marah?? Ahh apa harus sekejam ini
"Nona sepertinya berharap demikian ya? " Fu Haifeng dengan nakalnya
"Apa katamu?? " Jinan dengan emosi
Hei wanita ini ternyata cantik juga dan tubuhnya yang....
"Apa kau lihat lihat badanku?? "
Apa dia sedang menimbang berapa harga diriku ini?? Sial aku harus cari cara untuk lari dari sini
"Nona aku hanya berfikir tubuhmu berapa harganya jika kau jual....Datar??" Fu Haifeng sambil tersenyum nakal
"Kau kurang ajar ya!! " Jinan memaki
"Silahkan nona duduk dulu,,, " Fu Haifeng dengan sopan mempersilahkan
"Ahh aku tidak mau" Jinan membantah
"Kau membantah? Apa kau tau apa yang akan ku lakukan padamu di sini sekarang jika kau membantah?? " Fu Haifeng naik darah.
"Apa kau akan membunuhku?? " Jinan dengan ketus
"Itu biasa saja terjadi!!!cepat menurut atau aku akan melempar mu dari atas sini! " Fu Haifeng sambil duduk
"Cihh pemaksa" Jinan ketus sambil menarik kursinya
"Asal nona tau, kau adalah wanita yang beruntung di dunia ini. Banyak wanita yang mengantri di luar sana yang ingin seperti ini" Fu Haifeng dengan sombongnya
"Apa kau sedang menyebutkan dirimu seperti nomor antrian salon? Diperebutkan oleh para gadis" Jinan bertanya serius
"Apa nona ingin minum?? " Fu Haifeng dengan kesal sambil senyum terpaksa
"Gak perlu banyak bac** deh cepetan mau ngomong apa!? " Jinan sambil menatap Fu Haifeng
Wanita ini galak sekali,, tapi sebentar lagi kau akan bersujud memohon
"Tenanglah lihat makanan yang telah aku sediakan untukmu" Fu Haifeng dengan santai
Lalu Jinan mengambil sendok dan garpu tapi dia terhenti karna
Tunggu dia jangan jangan menaruh bius di makanan ku lalu setelah pinggsan
"Fu Haifeng... Aku mencurigai kamu menaruh sesuatu di makanan ku ini! " Jinan sambil meneliti makanan yang ditusuk garpunya
"Haizz.. Apa kau... Pikir aku mau menaruh obat untuk wanita yang seperti mu ini?? Uhh maaf tapi itu penghinaan bagiku!! " Fu Haifeng dengan sombong
"Kauu.... "
Lalu mulut Fu Haifeng menyambar bagai petir menarik makanan yang ada di garpu milik Jinan
"Lihat apakah aku akan mati?? " Fu Haifeng sambil mengunyah makanan yang di mulutnya
"Hmm" Jinan
"Tapi nona Jinan ini bukan poin utamanya" Fu Haifeng serius
"Terus terang saja! " Jinan sambil meneguk segelas anggur
__ADS_1
"Masih ingat? Kau waktu itu menginginkan bukti kan? " Fu Haifeng
" kemari ...bawa buktinya "
Seseorang datang membawa laptop menuju ke arah meja Fu Haifeng dan Jinan
"Ini tuan "
"Baik pergi! " Fu Haifeng mengusir pelayan nya itu
"Baik"
"Nona lihatlah dari rekaman ini sudah dapat di pastikan kalau nona mencoba membunuhku! "
Jinan langsung keringat dingin
"Kau....kan itu...aku berbuat begitu juga karna ulah mu aku hanya ingin membalasmu" Jinan sambil panik
"Apakah nona masih akan mengelak setelah bukti ini di tangan polisi? Fu Haifeng dengan serius
" Bukan begitu!! "
"Aku juga punya bukti untuk membatalkan ini. Lihat!!!!, "
Jinan memutar video fu haifeng dengan wanita yang di lorong saat wanita itu menangis
"Hahahaa apa kaupikir akan menang melawan ku?, tahukah kau jika apa artinya video hak milik dan non hakmilik? "
"Kau mengambil video itu secara ilegal!! Kau akan malu jika kau membawa ini ke kantor polisi" Fu Haifeng sambil senyum
"Apa??? "
Ternyata dia tidak tergertak sedikitpun?
"Bagaimana jika kau? " Jinan bertanya
"Tapi jika video ini adalah bukti untuk menyelamatkan hak asas diri,, polisi jika menyelidiki dia akan mencari video ini.. Bukan video konyol mu itu" Fu Haifeng dengan bergaya dia berkata sombong
Dengan begini aku bisa mempermainkan wanita ini hehe
"Apa nona siap mendekam di penjara? Tapi jika kau mau memberiku kompensasi mungkin aku akan mengurungkan niat ku ini?! " Fu Haifeng dengan liciknya
"Heh kau mau kompensasi? MIMPI!! " Jinan dengan wajah nya yang nakal
Mati aku!!!!..dia tidak akan menghancurkan masa depanku kan?
"Baiklah nona jika tidak setuju! Mungkin kau harusnya pulang sekarang istirahat di rumah nikmati tidurmu malam ini karna...BESOK AKAN ADA YANG MENJEMPUTMU heehe baik baik dirumah" Fu Haifeng dengan senyum kelicikannya
Apa ini hanya gertakan kan tapi... Dia dengan kekuasaannya mungkin saja
"Oh aku menunggu" Jinan sambil meneguk air anggurnya
Setelah itu Jinan terus minum bir, menghabiskan beberapa gelas
Kepalaku pusing sekali
"Tuan Fu jadi kompensasi apa yang kau inginkan? Jinan sambil mabuk
" Kau jadi pacar pura pura ku selama 10 hari! " Fu Haifeng
__ADS_1
"Apa? Kau gila? " Jinan keheranan