
dengan nafas yang menderu, dan dengan wajah kepanikan, takut dan was was, wanita hamil itu menahan sakit yang teramat dalam dibagian perut bawah dan pinggang, dan jangan lupa keringat dan air mata yang mengiringi proses kelahiran sang buah hati
dan dengan rapalan doa, dan erangan penuh kesakitan wanita itu terus menahan sakitnya,
"ya Alloh lancarkanlah persalinanku,"
huuuuhh,,,huhhhh,, (sambil menahan nafas dan air mata)
ya disitulah wanita itu mengalami proses yang disebut pembukaan, walau tanpa suami disampingnya
di sebuah tempat kost yg sederhana dan minimalis, yang terletak di kota J,
sambil merengkuh tas jinjing yang tidak terlalu besar, wanita itu pun melangkah sambil tertatih menuju pintu keluar kamar kost tersebut,
"Evelin, mau kemana kamu dengan tas jinjingmu itu??
tanya seorang tetangga,
" sepertinya saya akan segera melahirkan makk"
( jawabku sambil berlalu)
ya wanita separuh baya yang dipanggil makk Nilam itu tampak menghawatirkan ku,
"kamu mau naik apa?? trus dianter siapa Lin??
(tanya Makk Nilam dengan wajah kekhawatirannya)
"aku naik motor matic ku makk, Evelin bisa pergi sendiri (jawabku sambil meletakan tas jinjingku dibagian depan)
"apa tidak sebaiknya kamu menghubungi keluargamu atau suamimu Lin?? (tanya Mak Nilam dengan merengkuh pundaku))
" tidak makk, Evelin bisa sendiri, doakan Evelin supaya lancar ya makk" jawabku sambil menarik jemari Mak Nilam untuk mencium punggung tangan wanita paruh baya itu,
"Evelin berangkat makk" sambil menjalankan motor matic tersebut
sambil meringis menahan sakit dan deraian air mata, dan jangan lupakan pandangan tetangga dan orang sekitar yang sinis, dan ada yg simpati
tidak butuh waktu lama, karna rumah sakit yang menjadi tujuan untuk melahirkan memang tidak terlalu jauh, ya waktu yang ditempuh hanya 5menit dari kost tempat tinggalku.
masuk dipelataran rumah sakit, WIJAYA HOSPITAL ,tepatnya di parkiran bassment, seorang suster menghampiriku,
"loh ibu Evelin kok sendiri?? dimana temen ibu? kok tidak mengantar kesini, kan biasanya kalau periksa hamil, ibu diantar mbak Naura??
"maaf suster Siska, sepertinya saya sudah mau melahirkan, dan teman saya belum saya kabari, ( jawabku asal)
"baik Bu, kita langsung menuju ruang bersalin ya?? (celetuk suster Siska sambil memapah tubuhku)
setibanya diruang bersalin, nampak beberapa suster dan dokter Nita yang menyiapkan alat2 dan semua kebutuhan persalinan dan juga bayi,
ya, semua pekarja rumah sakit itu memang mengenalku dengan baik, karna AQ rutin memeriksakan kehamilanku yang pertama ini,
"ibu Evelin sambil kita menunggu proses pembukaan berikutnya, kita sambil cek darah dan detak jantung dedek bayi ya?? kata dokter Nita sambil mengeluarkan alat tensi dari laci mejanya,.
"iya dok" ( jawabku masih dengan menahan sakit di pinggang dan perut bawahku)
"ini sudah hampir lengkap ya Buu pembukaannya, tetap tenang dan atur nafasnya" kata dokter Nita
"iya dok" jawabku sarkas
1jam berlalu akhirnya pembukaan ku lengkap dan siap menyambut buah hatiku
""tetap tenang, atur nafas ya Buu, ikuti arahan dari saya""perintah dokter Nita.
""huhhhh,,,huuuu,,iya bu, jawabku sambil mengatur nafas.
""iya, bagus Bu, lakukan seperti itu, ulangi lagi ya Buu, perintah dokter Nita
__ADS_1
dan dengan tiga kali tarikan nafas, lahirlah bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang sehat dan lucu
""ooeekkk,,,oeekk,, (tangisnya memenuhi ruang bersalin itu)
""selamat ya Bu Evelin bayinya gateng, sehat dan lengkap"" ucap dokter Nita sambil mengulas senyum
"iya dok, terimakasih ( jawabku sambil mengeluarkan bulir beningku)
""maafin ibu ya nak, karna kamu lahir tanpa ada sesosok ayah disamping kita" batinkuh tersenyum kecut
POV EVELIN
yah inilah aku dengan segala kekurangan ku,dengan postur tubuh tinggi 169cm, putih, bersih mata belok, dan gak lupa body yang ulu2,,tapi hidung mancung kedalem ((Pesekk klo orang bilang)) 🤭🤭 aku hidup sebatang kara, orang tuaku pun sebenarnya masih ada tapi karna konflik, aku memutuskan untuk keluar rumah, nanti dibahas dibab selanjutnya ya gaiss,,
nama lengkapku EVELIN GENDIS RINJANI, usia 30thn
pekerjaanku sebagai seorang penyanyi disebuah Cafe, ya terkadang juga nyemplung ke orkes dangdutt, lebih tepatnya campursari,
sebetulnya aku mempunyai suami, ya karna ada konflik perselingkuhan ,aku memutuskan pergi meninggalkannya,,
FLASSBACK ON
Ting bunyi notifikasi dari benda pipih itu pun terus bergetar
akupun yang tidak benar benar tertidur hanya melirik teman satu kost ku, tapi ternyata temanku yang akrap di sapa Naura itu tidak bergerak, sambil ku guncang guncangkan bahunya untuk menyailent benda pipih tersebut, agar tidak berbunyi diwaktu istirahatku,
""Ra, itu hape loe berisik amat"" sarkasku mencubit bahu Naura, tapi siempunya dengan enteng menghempaskan tanganku dan membenarkan posisi tidurnya,
dan dengan rasa kepo yang tinggi, aku pun menggeser benda pipih tersebut, alih alih ingin menSilent benda pipih itu, mataku dibuat terkejut oleh pesan yang aku sendiri mengenali nomer tersebut, yg begini bunyinya,
**raa,,kok gk bales sich? kamu tidur ya sayang?? **
...**Evelin jadi ambil job gak? kalo iya keluar yuk, kangen nih sama kamu** ...
dengan tangan yang bergetar, dan bulir bulir kristal bening yg ada di pucuk mataku, aku menScroll isi pesan chatt tersebut,
ada banyak kata kata rayuan, foto foto tidak senonoh, bahkan umpatan umpatan yang ditunjukan Naura untuk menjelek jelekanku, dengan bulir Cristal bening yang masih menempel dipipiku, aku membangunkan Naura yang tampak terlelap di alam mimpinya,,
Dengan sekali gertakanku, Naura pun membuka matanya dengan malas,
""apaan sich Lin?? loe bikin kaget gw ajh!!(jawab Naura dengan membetulkan dasternya)
"jelasin ke gw, ada hubungan apa loe dengan mas Adam?? (tanyaku dengan tatapan menghunus kearah Naura)
""maksud loe apaan sich Lin?? (sarkas Naura dengan mimik panik)
""Elu ya Raa, udah we anggep adek sendiri, tapi loe tega banget nikung gw, kurang apa gw sama loe??kurang Baek gimna gw sama loe, elo udah gw tampung, gw kasi makan, baju loe aja gw yang nyuciin, karna gw tauk loe pasti capek abis kerja, semua idup loe gw yang nanggung, gw gak niat itung itungan sama loe, gw iklas karna loe yang nemenin gw selama Ney, tapi apa yang we dapet dari loe?? haaaa!!!!! ( murkaku dengan meluap luap)
"maafin gw Lin, gw gak ada apa apa kok sama mas Adam, (bantah Naura dengan drama air matanya))
!!!!!Plakkkk,,,,, (suara tamparan yang mengenai pipi mulus Naura,
""gw ajh yang penyanyi gak segitunya Raa, walau para jantan itu ngejar gw, entah itu yg masih longgar atau laki orang, gw tetep profesional kerja, gw disitu sebagai Vocal/penyanyi bukan j@#&*g,
elo yang notabene Kasir Al**m**t, kelakuan loe kek Gundik yang gak laku,( cerocosku menumpahkan emosiku)
"Lin, iya gw salah, gw minta maaf sama loe, tapi gw gak maksud buat nikung mas Adam dari loe, gw cuman morotin doank" ( bantah Naura)
""kalo loe cuman mau morotin mas Adam, gak perlu juga loe tidur sama mas Adam, nyesel gw punya teman kek elo, mulai sekarang loe gw end, gw gak kenal loe, gw gak punya sahabat kek loe, pergi loe dari kost gw,""(teriaku sambil melempar barang2 Naura keluar kamar,
dan dengan mimik yang penuh drama dan air mata Naura pun meninggalkanku dengan sejuta luka.
tanpa sepengetahuan ku Naura tersenyum culas dengan air mata yang masih menggenang di sudut matanya,,
sepeninggalnya Naura , aku pun menangis sejadi jadinya menumpahkan sakit dalam hatiku,
masih dengan Isak tangisku yang pilu, tiba-tiba makk Nilam masuk kedalam kamar kostku, yang memang tidak ku kunci, karna adu mulutku dengan Naura,
__ADS_1
""kamu kenapa Linn??( tanya Mak Nilam dengan nada yang khawatir))
"Evelin gpp Mak, cuman ribut kecil aja kok, Evelin capek Mak, mau istirahat dlu, (jawabku berlalu sambil menutup pintu)
""yungalah sakne men cah kuii, urep rekoso, ditinggal sing Lanang, koncone bakmu Gundik" ##itu bahasa Jawa ya gaiss, yg artinya ((YA AMPUN, KASIAN ANAK ITU,HIDUP SUSAH, DITINGGAL SUAMI, TEMENYA GUNDIK)) ,,(gerutu Mak Nilam sambil meninggalkan kamar kost kuhh,
FLASSBACK OFF,,
oeekkkk,,,oeekkk,, dengan tangis kencang bayiku membuyarkan lamunanku,,
"" ehh sayang, anak ibuk haus yaa, sabar yaa""
dengan sisa tenaga, Krn habis melahirkan, aku menggendong anak semata wayanku,
"" minum yang banyak ya jagoan" titahku sambil mengecup kening putraku,
""ya Alloh kuatkan hamba didalam menjalani semua ini,batinkuh sambil mengeluarkan bulir bulir bening,
dan dalam hitungan menit bayi laki laki yang kuberi nama BINTANG RASYA HARTA tertidur pulas dengan senyum kecilnya, dan sayup sayup mataku pun terpejam,,
3HARI KEMUDIAN,,,,
dilangit ujung barat, matahari nampak ingin menenggelamkan sinarnya, ya itu kode bahwa terang mulai berganti malam,
kulirik jam yang menempel di dinding, dan waktu menunjukkan pukul 7malam, dibantu suster Siska yang sibuk mengemasi barang-barang ku dan putraku,,
""terimakasih banyak suster Siska, sudah banyak membantu saya selama saya disini" ucapku tulus
""sama sama Bu Evelin,sudah jadi tugas dan kewajiban saya membantu pasien di rumah sakit ini"" jawab suster Siska dengan senyum tulusnya,,
dan dengan langkah pelan dan pasti, sambil menggendong putra kecilku, aku meninggalkan rumah sakit terbesar di kota J itu,
tinn,, tinn,,!!! suara klakson mengagetkanku
""dengan ibu Evelin yaa?? tanya driver bike itu,
""iyaa pak, sesuai titik ya pak, jawabku sambil membuka pintu mobil itu,
""nantilah kalo badanku sudah sehat motornya tak ambil, untung pihak rumah sakit mau berbaik hati, (monologku)
tanpa sadar mobil itu telah berhenti didepan kost yg aku tinggali,
""sudah sampai Bu, ada yang bisa saya bantu Buu??? tanya driver itu dengan sungkan,
"sudah pakk, terimakasih saya bisa kogg, ini pak uangnya, kembaliannya buat bapak aja,"" kataku
""terimakasih Buu Evelin, sehat selalu buat ibu dan keluarga"" ucap driver itu,
sambil menahan sakit dibagian intiku, aku membuka pintu kamar yang memang terkunci sebelum aku meninggalkan kostku, dan dengan susah payah aku membawa tas dan putraku dalam gendongan, aku pun tak luput dari desas desus tetangga yang mencibir dan menyumpah sarapahi aku,
!!dasar wanita malam!!
!!namanya juga penyanyi Bu,,ibu,,gitulah kelakuannya!!!
yaa,,kata kata pedas seperti itu ada lah makanan keseharian ku,, (( maklum tetangga julid, padahal gak semua penyanyi kayak gitu, pandai pandai kita bawa dan jaga diri ajh,
dengan gemetar dan deraian bulir bulir beningku, aku meletakan putraku di atas bed sederhanaku,,
""bubugh ya Sayange ibuk, semoga kamu jadi anak Sholeh, dan bisa melindungi ibuk,,
sambil mengecup dan mengelus pipi gembul putraku, perlahan-lahan mataku menggelap, dan aku menyusuri alam mimpi,,
...Hayy gaiss,, mohon maaf yang sebesar besarnya yaa, karna ini karya pertama aku, masih banyak kesalahan, tata letak, rangka bahasanya, typo dan masih banyak lagi, semoga gak kecewa ya, ...
jangan lupa like, fav yaa gaiss,,
dan jangan lupa kasi komentar yg positif yaa? biar aku nambah getoll nulis setiap bab nya,,😁😘😘
__ADS_1
beri dukungan vote dan kasi kopi biar betah ngetiknya,,
makasi semuanya,,,🙏😊😊