
Evelin masih dibuat terkejut dengan apa yang baru saja Adnan lakukan padanya,
"tuan!!!!!! beraninya anda(marah Evelin)
Adnan pun segera mendekatkan wajahnya ke wajah Evelin,
"kenapa??? mau lagi, (goda Adnan)
""tidak tuan, maaf saya harus pergi,(gugup Evelin)
"bersihkan dulu bibirmu(goda Adnan)
"aaapaa,,,tuu,,,ann ,(dengan gugup Evelin mengusap bibirnya,)
"hmmm,,hanya bercanda(gumam Adnan)
"tidak lucu bercandanya"(kesal Evelin)
"sebagai imbalan karna aku telah menyelamatkanmu, nanti siang kita makan bareng,(ucap Adnan)
"mana bisa begitu,(oceh Evelin)
"tidak ada penolakan"(tegas Adnan)
setelahnya Adnan pergi meninggalkan Evelin ,dengan rasa kekesalan Evelin,
Evelin pun Juga meninggalkan supermarket tersebut, dengan perasaan kesal, Evelin terus mengumpat Adnan sepanjang perjalanan pulang,
*****
tutt,, tutt,,,
**hallo, selamat siang tuan Adnan**(sapa Adam)
**siang, dengan siapa ini??(tanya Adnan)
**saya Adam tuan, (gugup Adam)
**owhh,, yaa tuan Adam, ada keperluan penting apa? sehingga anda menghubungi saya?(sindir Adnan)
**apakah saya bisa bertemu dengan anda??(tanya Adam)
**maaf tuan Adam, hari ini saya sibuk,(bohong Adnan)
Adnan pun langsung mematikan sambungan telfonnya,
menurutnya bertemu dengan Adam, hanyalah membuang waktu, dan Adnan pun enggan menemui Adam, karna Adnan sudah mengetahui hal apa yang akan dibicarakan Adam padanya,
*****
__ADS_1
""mahh, ini bagus sekali, (seru Vika, mengambil salah satu tas branded yang ada di etalase toko tersebut,)
"iya sayang, cantik warnanya, (imbuh Bu Sasa)
",tapi mahal mahh, 200jutaan,(sedih Vika)
",ambilah sayang, mama yang akan membayarnya,
"beneran mahh?? makasih ya mahh, ehh tapi mama dapet uang dari mana???(tanya Vika)
"tenang sayang, mama abis ambil uang di brangkas tua Bangka itu, kenapa tidak mati saja tua Bangka itu, supaya kita bisa menguasai seluruh hartanya,( geram Bu Sasa)
"hedechh, mama lupa ya,?? papa kan masih punya kak Kevin dan wanita sialan itu, (ucap Vika)
"kamu tenang aja vik, semua harta Wiguna harus jatuh ke tangan kita, bagaimanapun caranya,(seringai Bu Sasa)
"mama emang best pokoknya,(imbuh Vika)
setelah puas berbelanja dan mengambil barang-barang branded, Bu Sasa dan Vika segera membayar kekasir , Bu Sasa mengeluarkan black card dari dalam dompetnya, lalu menyerahkan kepada petugas kasir, beberapa detik kemudian, petugas segera menyerahkan kembali black card tersebut pada Bu Sasa
""maaf nyonya, kartu anda tidak dapat digunakan"(ucap kasir)
"jangan bercanda ya mbak ,kartu itu isinya milyaran, bahkan triliunan, dan tidak terbatas, coba sekali lagi, (ketus Bu Sasa)
petugas kasir pun segera mengulangi menggesek black card tersebut,
"maaf nyonya, tetap tidak bisa"(tutur petugas kasir)
"tas, sepatu, baju, total 800jt nyonya (jawab kasir)
"saya tidak ada cash mbak, barang saya kembalikan dulu(kesal Bu Sasa)
"kok dikembalikan semua mahh(rengek Vika)
"sayang, mama tidak ada uang cash, black card nya tidak bisa dipakai (ucap Bu Sasa)
"ikhh, mama nyebelin(kesal Vika)
"sialan tua Bangka itu, pasti dia yang udah ngebekuin black card mama (sungut Bu Sasa)
"kenapa mama tidak bunuh sekalian sich, nyusahin aja(geram Vika)
"mama pasti akan melakukan hal itu vik, tapi keseluruhan harta dan aset masih atas nama tua Bangka itu, dan uang yang kita pakai, itu semua juga uang tua Bangka itu, mama sengaja mengambilnya perlahan dan diam diam, jadi kita memang harus bersabar, cepat atau lambat tua Bangka itu juga akan mati,(gumam Bu Sasa penuh dengan kekesalan)
"tapi kayaknya agak sulit dech mah, nyingkirin tua Bangka itu, bukankah kemarin anak sialan itu datang menengok papanya??(imbuh Vika)
"kalau anak sialan itu berani ikut campur, awas saja, mama juga akan habisi dia(sarkas Bu Sasa)
dan akhirnya mereka berdua pun meninggalkan mall tersebut dengan perasaan kecewa, sepanjang perjalanan Bu Sasa tidak henti hentinya mengumpat tua Bangka itu, yang notabene adalah suaminya sendiri, namun karena ketamakan dan kerakusanya , bu Sasa melupakan itu semua, setelah 15menit menempuh perjalanan, bu Sasa dan Vika telah sampai dikediaman Wiguna, Bu Sasa langsung naik, menemui suaminya,
__ADS_1
"papah apa apaan sich?? kenapa black card mama tidak bisa dipakai???(kesal Bu Sasa)
"kamu itu sebagai istri hanya bisa menghamburkan uang saja, mana kewajiban mu sebagai istri?? apa pantas, suami sedang sakit, istrinya keluyuran tidak jelas??? (geram sastra)
"mama tidak kemana mana paa, mama hanya menemani Vika belanja tas,(ucap Sasa)
"selain menghabiskan dan menghamburkan uang, apa yang bisa kamu lakukan Sasa??(tanya Sastra dengan marah)
Sasa hanya terdiam, melihat kemarahan suaminya, sudah dapat dipastikan suaminya itu marah besar, kalau tidak Semarah itu, suaminya tidak akanp ada q memanggil dengan sebutan nama,
"sore nanti pengacara Jack akan kesini(sarkas Sastra) setelah mengucapkan kata tersebut, sastra segera berlalu meninggalkan kamarnya, ya semenjak Evelin datang, dan memberi tahukan bahwa Sastra mempunyai cucu, semenjak saat itu Sastra menjadi bersemangat untuk sembuh dari penyakitnya, walau hanya berjalan dengan pelan, namun sastra bisa melakukannya dengan baik, tanpa bantuan tongkat atau dari siapa pun,
Sasa yang melihat perkembangan suaminya, dan perubahan sikapnya, menjadi kesal dan geram, dan tadi suaminya mengatakan kalau pengacara Jack akan datang,
"apa yang akan dilakukan tua Bangka itu(batin Sasa)
*****
Evelin pun dibuat bingung, bagaimana cara Evelin meminta ijin pada Adnan, Karna didalam kontrak tertulis bila ijin lebih dari 3x, maka kontrak akan dibatalkan secara sepihak, dan Evelin harus mengganti biaya ganti ruginya, walau ini baru pertama kalinya Evelin mengajukan ijin, masih ada 2x lagi, sebenarnya itu hanya alibi Adnan untuk dekat dengan Evelin, dengan harta yang mencapai milyaran triliun itu, uang ganti rugi dari Evelin pun tidak ada seujung kuku pun, dengan terpaksa, Evelin mengambil benda pipihnya dan menghubungi Adnan
saat deringan pertama , telpon nya langsung tersambung,
**selamat siang tuan Adnan(sapa Evelin)
**siang, ada apa???( tanya Adnan)
**maaf tuan, siang ini saya belum bisa menemani anda makan siang, dan nanti sore saya ijin tidak bisa mengisi, karna ada keperluan keluarga,(ucap Evelin panjang lebar)
**kamu tau kan konsekuensi apa yang akan kamu hadapi , bila melanggar salah satu isi perjanjian itu??(ucap Adnan)
**saya tau tuan, tapi ini mendadak sekali, dan saya tidak bisa menolak, (balas Evelin)
**baiklah, tapi selepas keperluan keluargamu, nanti temui saya di cafe, bisa??? (titah Adnan)
**baiklah tuan, terimakasih atas ijinnya, (ucap Evelin)
belum selesai Evelin mengucapkan, Adnan sudah mematikan sambungan telfonnya,
"dasar CEO gak ada O**k,(kesal Evelin)
Evelin pun segera bersiap-siap, siang ini Evelin akan pulang kerumahnya, memenuhi permintaan papanya, walau Evelin juga belum tau, apa yang akan disampaikan oleh papanya itu,
BERSAMBUNG
coment yukk biar Author semangat ngetiknya,
Jangan lupa like tap fav n vote
jempolmu menentukan karyaku
__ADS_1
terimakasih,,