
pagi pagi sekali dihalaman kantor WIJAYA GRUP, nampak orang belalu lalang, para tim dan crew sibuk menyiapkan acara audisi yang akan digelar dihalaman kantor tersebut,,
"apa semua sudah siap Lunn?? tanya Marcel si asistent,
"sudah tuan Marcel, tinggal menunggu para kontestan, (jawab Luna sekretaris Adnan)
tanpa menunggu lama, para crew dan tim membuka gerbang yang menjulang tinggi milik WIJAYA GRUP,
dan dengan waktu kurang dari setengah jam, sudah ada 200 kontestan wanita yang siap bersaing dalam ajang audisi pencarian vocal tersebut,
dan para dewan juri pun sudah menunggu para kontestan unjuk bakat mereka masing masing,,
dan jam dinding raksaksa yang terpasang di depan kantor WIJAYA GRUP itu sudah menunjukan pukul 11 siang, dan akan ditutup setengah jam lagi
********
dilain tempat disebuah kamar kost sederhana, nampak wajah Evelin yang terlihat risau, karna menantikan kedatangan Mak Nilam yang belum menunjukan batang hidungnya,
"aduh Mak Nilam kemana ya"?? batinku
tak lama berselang terdengarlah suara ketukan pintu yang membuyarkan lamunanku,,
tokk,,tokk,, sambil menyembulkan kepala Mak Nilam tersenyum kecutt,
""maaf yaa Linn, Mak baru Dateng, tadi ada penagih hutang yang Dateng ke rumah Mak, mau kesini jadi mundur" ucap Mak Nilam tak enak hati
"" iyaa makk, gpp ini kan Evelin sudah terlambat, dan Evelin juga buru buru, kalau Evelin tinggal dulu bagaimana Mak?? tanyaku dengan risau
"ya udah Linn, anakmu akan Mak jagain, kamu hati hati yaa? optimis aja kalau rejeki gak kemana Linn, ( nasehat Mak Nilam padaku, )
"Amin makk, Evelin berangkat yaa makk?? pamitku sambil menyambar punggung tangan Mak Nilam
dengan semangat yang membara, aku melajukan motor matic ku ke kawasan kantor WIJAYA GRUP, tak butuh waktu lama, sekitar 15 menit motor yang aku tunggangi sudah nangkring didepan gedung yang kokoh itu, dengan tergesa gesa aku menghalangi satpam kantor itu menutup gerbang tinggi itu
""hosss,,,hosss,, pak maaf apa audisinya sudah selesai?? (tanyaku dengan nafas yang naik turun)
" maaf mbaa, Audisi sudah selasai, "( jawab satpam sopan
""tapi pakk, audisinya masih ada waktu 15menit lagi" (bantahku dengan kekeh
"iya mbaa, tapi kata Tuan asistent Marcel sudah memberi perintah untuk menutup Gerbang ini, ( jawab satpam jujur
dengan langkah gontai aku mendekati motor matic ku
"Ya Alloh hamba ikhlas kalaupun rejeki hamba bukan disini,( batinku sambil menumpahkan bulir bening yang membasahi pipi tirus ku,
bersamaan dengan itu, sebuah mobil sport keluaran terbaru sudah terparkir rapi didepan gedung pencakar langit tersebut,
dengan santainya sang empu berjalan dengan gaya coolnya, dan tak lupa kacamata yang bertengger di hidung mbangirnya ((mancung)),
"hey, kamu!!!! niat audisi itu di dalem bukan diluar!!
bentak sang empu tanpa melirik ke arahku,
""maaf tuan, sebenarnya saya ingin ikut audisi, tapi sudah ditutup, (jawabku jujur
""masuklah, (titah Adnan,
""tapi tuan!!!( beoku dengan ambigu
setelah perdebatan kecil itu aku memasuki pelataran gedung pencakar langit itu, dan segera mengambil formulir untuk di isi dan nomer kontestan
dengan harap harap cemas dewan juri memanggil nama dan nomer kontestan ku,,
EVELIN GENDIS RINJANI, dengan nomer kontestan 201,
__ADS_1
""mau nyanyi lagu apa bebb?? tanya salah satu juri wanita
""SUMPAH BENANG EMAS kakk,, ( jawabku sedikit nerfes, ((ngetiknya yg bener gimana yakk??,,😁🤣
tringg ,tingg,,Ting,,,Ting,,,
suara musik mulai terdengar
*Ku sulang banang bulae
Sumpatari pantai Losari
Disaksikan deru ombak
Angin laut Makassar
Kadang ku berpikir 'kan mencari gantimu
Sekian lamanya aku hidup menjanda
Betapa tak pernah aku melupakannya
Saat perceraian di depan penghulu
Tetes air mata mengiring sumpahku
Ku tak akan mungkin bersuami lagi
Begitupun juga ku minta padamu
Kadang kuberpikir 'kan mencari gantimu
Sekian lamanya aku hidup menjanda
Daeng Lala tak mungkin kulupakan
(Haa-haa, haa-haa...)
Daeng Lala pabila bawa karaen
Lalu berpindah ke Tanah Jawa
Begitu sumpah kita
Lalu engkau dan aku
Saling mencari gantinya
hanya butuh waktu 3menit, aku menyelesaikan lirik lagu yang dalam itu,,
para juri pun dibuat menangis dan bertepuk tangan dengan haru,,
disela pojok bangunan gedung yang menjulang tinggi itu, seorang laki laki tampak memainkan benda pipihnya,, ya Marcel ,asisten pribadi Adnan
**hallo selamat siang tuan muda Adnan, saya sudah menemukan vocal single yang anda cari,(cerocos Marcel
"langsung bawa ke ruangankuh" titah sang tuan muda Adnan,, tuttt,, ( terdengar ponsel ditutup.
""hihh main mati2inn lagi, ( kesal Marcel pada Adnan.
tak butuh waktu lama asisten Marcel langsung mengajakku ke lantai paling atas gedung tersebut, ya dilantai 99 itu, laki laki dengan gaya angkuh dan sombong itu menatapku tanpa berkedip
"tuan, sesuai perintah anda , saya membawa nona Evelin, (ucap Marcel membuyarkan lamunan Adnan)
dengan rasa sedikit terkejut, tapi Adnan menenangkan dirinya , supaya tidak terlihat salah tingkah didepan wanita yang sejak tadi menjadi pusat perhatianya,,
__ADS_1
"ya, tinggalkan kami Cell, (titah Adnan
setelah sepeninggalan Marcel dalam ruangan tuanya itu, Adnan mulai mencecarku dengan pertanyaan konyolnya,
"EVELIN GENDIS RINJANI, apa benar kamu seorang janda?? tanya Adnan dengan wajah dingin ya
""belum tuan, tapi akan, (jawabku dengan keringat dingin dan jujur
tampak Adnan manggut manggut dengan gaya coolnya,
""oke, saya sebagai pemilik WIJAYA GRUP, sekaligus WIJAYA CAFE, PUB N RESTO,, memilih anda sebagai pemenang sekaligus vocal single yang akan mengisi diCafe saya, (tekan Adnan dengan tegas
"iya Tuan Adnan, saya berterima kasih atas kejutan yang mengejutkan ini, dan semoga saya bisa menjadikan Cafe WIJAYA ini ramai dan maju kedepanya, (ocehku sambil menundukkan kepala,)
sambil membuka kotak laci di meja,, Adnan mengeluarkan sebuah kertas,
"itu sebuah cek, dengan angka 50jt, sesuai dengan hadiah yang diberikan panitia, untuk masalah kontrak dan lain lain, datanglah besok pagi dan jangan terlambat,
""iyaa tuan terimakasih,( ucapku sambil belalu dan meninggakan ruangan itu,
dengan nafas masih naik turun,
*******
cafe rising star
"Alhamdulillah Ya Alloh, masih menjadi rejeki putraku" (monolog ku dengan berbinar)
ya, saat ini Evelin sedang menikmati santap siang nya di sebuah Cafe yang cukup terkenal di kota J,
Dengan masih mengunyah makanan, Evelin sambil memainkan benda pipihnya,
menScroll beranda aplikasi biru putih favoritnya,
tanpa sadar Evelin tersedak makananya sendiri, setelah melihat foto foto yang singgah diberandanya,
nampak disebuah pria sedang melamar sang pujaan hatiku,
jangan ditanya bagaimana perasaan Evelin saat ini, marah dan kesal menjadi satu, bukan marah karna cemburu, melainkan merasa jijik dengan kedua pasangan gila itu, bagaimana tidak, sang pria melamar wanita pujaan hatinya, pdhl masih jelas secara hukum,status mereka masih sah suami istri,
"hmmm,, mumpung tadi aku mendapatkan cek senilai 50jt dari hadiah audisi, aku akan mempergunakan uang tersebut untuk mengurus perceraian ku dengan mas Adam, dan untuk asuransi putraku,(batinku tersenyum girang)
tanpa sengaja seseorang menumpahkan minumanya dicelana jins yang aku kenakan,
""maaf mbaa, saya tidak sengaja" ucap laki laki itu dengan raut wajah sedikit khawatir,
"" lain kali perhatikan sekitar anda tuan,, ketusku dengan mendongakan kepala,
""Evelin???? tanya laki laki itu dengan mimik terkejut,
""Vicky??? beoku dengan wajah yang sama sama terkejut,
BERSAMBUNG
******
#mainin jempol nya yukk gaisss,,
jangan lupa like , vote, tap fav,
nyawer juga boleh ini mahh,,,
komen yukk, supaya aku semangat ngetik,
jempol kalian menentukan karyaku,
__ADS_1
😊😘😘