AKU BUKAN PENDOSA

AKU BUKAN PENDOSA
ABP BAG 7 MEMULAI DARI AWAL


__ADS_3

pagi menyingsing, dikala sang mentari sudah mulai menunjukan pesonanya diufuk timur, dengan rasa malas dan masih mengantuk, Evelin segera bangun dan meninggalkan Bed empuknya, Evelin segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, setelah selesai membersihkan tubuhnya, Evelin segera bergegas membangunkan baby Bintang, menjemur dan memandikan baby Bintang, setelah selesai dengan semua itu, Evelin segera meraih botol susu baby Bintang, dan segera membuatkan susu untuk baby Bintang, setelahnya Evelin segera menghubungi Mak Nilam,


**makk, hari ini Mak Nilam repot gak??


diseberang telvon terdengar suara Mak Nilam,


**iya Linn, mungkin emak ke kost agak siangan bagaimana??? ada beberapa hal penting yang harus emak selesaikan, (jawab Mak Nilam jujur


** Emm,,iyaa makk, selesaikan dulu urusan Mak Nilam, Evelin malah tidak enak kalau merepotkan makk Nilam,


**tidak Linn, hanya sebentar kok,


**yaa sudah makk, Evelin tunggu ya makk,


tutt,,tutt,, Suara panggilan terputus,


""sayang,,jangan rewell ya?? ibuk kerja dulu, Bintang sama makk Nilam dulu yaa?? celoteh Evelin,


dan baby Bintang pun seolah mengerti dengan bahasa ibunya ,


tokk,,tokk, (suara ketukan pintu


""sebentar (ucap Evelin,


""dengan ibu Evelin Gendis Rinjani???tanya pria paruh baya dengan seragam coklat mudanya,


"" iyaa betul pak, saya sendiri, ada perlu apa yaa??


""ini Buu, saya petugas dari PA , mau mengantar surat undangan gugatan perceraian yang dilayangkan saudara Adam,


"iya pak, terimakasih,


setelah petugas itu pergi, Evelin segera membuka surat tersebut,


""gak penting, males banget kalau aku datang, mending aku siap siap pergi ke kantor Vicky, (monolog Evelin,


setelah setengah jam persiapan, Mak Nilam pun datang,


""sudah mau pergi Linn??tanya Mak Nilam,


""iyaa Mak, hari ini Evelin mau pergi kekantornya Vicky, mau membahas jadwal nyanyi Evelin dicafenya Vicky,


""iyaa Linn, hati hati ya,


Evelin pun segera meraih tas Slempangnya, dan mengambil sesuatu,


""makk, ini ada sedikit rejeki buat emak, jangan ditolak ya makk??ucap Evelin sambil menyerahkan amplop coklat yang berisi uang,


"Linn, kan enak sudah pernah bilang, tidak usah memikirkan hal ini, makk ikhlas merawat dan menjaga Baby Bintang,


"tidak makk, ini hak emak, lagian Evelin ada sedikit uang longgar, jadi jangan tolak ya makk?? ucap Evelin


"baiklah makk terima ya Linn?? terimakasih


""sama sama makk, maaf kalau hanya sedikit, kalau begitu Evelin pamit ya makk, keburu siang,


""iyaa Linn, hati hati dijalan,

__ADS_1


dan Evelin pun segera beranjak, dan mengambil motor matic kesayangannya,


tak butuh waktu lama, Evelin sudah memasuki kantor Vicky,


"ibu Evelin, anda sudah ditunggu Tuan Vicky diruanganya, yang ada dilantai 29, (kata resepsionis


Evelin pun segera berlalu menuju lift, tak butuh waktu lama, Evelin sudah berada didepan pintu ruangan Vicky,


tokk,,tokk,,


""masukk" suruh Vicky,


"maaf ya vick, tadi agak repot dirumah,


"santai ajh Linn, gw juga baru sampai kok, mau minum gak??


""boleh,"


""jadi gimana Linn?? loe jadi kan manggung di cafe gw??


""iya vick, tapi gw bisa liat surat kontraknya dulu gak??


Vicky pun segera membuka laci, dan menyerahkan beberapa berkas untuk dibaca Evelin,


setelah menerima dan membaca surat kontrak tersebut, Evelin segera membubuhkan tandatangannya,


"oke, loe udah paham ya Linn gimana kerja dicafe??


"iya vick, gw Dateng siang apa sore???


"siang aja Linn, nanti Selesai sore kog,


"iya , sama sama Linn, semoga cafe gw lebih maju nantinya, btw, sekalian yuk makan siang??? laper gw,


"boleh, tapi abis itu gw mau belanja beberapa baju buat perform , gimana???


"oke Linn,


mereka berdua pun segera meninggalkan kantor Vicky, dan menuju sebuah restorant untuk menyantap makan siang,


setelah memesan makanan, Evelin dan Vicky pun berbincang ringan membahas cafe dan kerjaan, sesekali Vicky menggoda Evelin, hingga Evelin tertawa manis, tanpa mereka sadari dikursi samping mereka duduk, ada sepasang mata sedang mengawasi gerak gerik keduanya,


""siapa laki-laki yang sedang bersama Evelin?? mungkinkah kekasih atau mantan suaminya?? tanya Adnan pada dirinya sendiri,


""dan siapa laki-laki itu??? berani sekali menggoda dan mendekati Evelin??? batin Adnan,


masih sibuk dengan pemikirannya Adnan dikejutan suara asistennya,


"Tuan, maaf, hari ini tuan Morgan tiba tiba membatalkan pertemuannya dengan kita karna tuan Morgan sedang dirumah sakit, menemani ibunya, (ucap Marcel


"hmmm,, jawab Adnan singkat,


tanpa sengaja Evelin pun menoleh ke samping, karna Evelin mengenali suara tersebut,


""Tuan Adnan??? panggil Evelin


""hmmm,, jawab Adnan,

__ADS_1


Adnan pun segera menoleh kesembarang arah untuk menghindari tatapan Evelin,


"Tuan sedang apa?? kalau tidak keberatan tuan bisa bergabung disini bersama sama,


""terimakasih (sarkas Adnan,


dan Adnan pun segera meninggalkan kursinya, dan bergeser duduk ditengah antara Evelin dan Vicky, Adnan pun tersenyum kecil, nyaris tak terlihat,


((siapa sich?? ganggu ajah, batin Vicky,


Evelin pun segera membuka obrolan, mencairakn ketegangan antara Adnan dan Vicky,


""maaf tuan, perkenalkan, ini teman saya Vicky, dan Vicky ini Tuan muda Adnan yang kemaren gw bilang kalo gw udah ada jadwal, ya ini maksudnya,


((sambil berjabat tangan , keduanya melempar tatapan tajam bak elang,


Vicky,,,,!!!


Adnan Chandra Wijaya,, ucap Adnan dengan lengkap, dan gaya angkuhnya,


((hehh,, pewaris WIJAYA GRUP, batin Vicky,


tak lama makanan yang mereka pesan pun datang, dan tak lupa tadi Evelin juga memesankan makanan untuk Adnan,


"selamat makan Tuan Adnan,


"Vick, makan donk, kok bengong???


dengan pelan mereka bertiga pun makan dengan khidmat, hanya terdengar suara piring dan garpu yang beradu, tapi tidak dengan Vicky dan Adnan, mereka saling melempar tatapan tajam, seperti sudah bermusuhan bertahun-tahun, tanpa terasa tenderloin dihot plate Evelin telah kandas, hanya menyisakan saus dan sedikit kentang, Evelin pun segera bergegas pamit namun ditahan oleh Vicky,


""buru buru banget loe Linn?? tanya Vicky,


maaf tuan Adnan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada anda, dan loe Vick, kan tadi gw udah bilang sama loe, kalau abis makan siang, gw pamit(( oceh panjang lebar Evelin,


""kan bisa gw Anter Linn?? bujuk Vicky,


""gak makasi vick, gw bisa kog, dan gak mau ngrepotin loe ajah, (terlihat Evelin tersenyum canggung,


""oke dech, tapi loe hati hati yaa,, (ucap Vicky sambil melirik Adnan,


""saya permisi" sela Adnan,


"iya tuan, terimakasih untuk traktiran hari ini, ucap Evelin,


""hmmm,, ((sarkas Adnan beralu mengiggalkan restoran di ikuti oleh Marcell,


""emang loe aja yang punya duit, sombong, ((batin Vicky


setelah adegan drama tersebut, Akhirnya Vicky dan Evelin meninggalkan restoran


tanpa berlama lama Evelin sudah memasuki kawasan parkir gedung PRASETYA GRUP


dan segera menjalankan motor matic nya, tak butuh waktu lama Evelin telah berada di sebuah pusat perbelanjaan, dan tanpa berlama lama Evelin segera mengambil beberapa potong baju untuk acara manggung reguler nya,


Bersambung


jangan lupa like, tap fav, dan vote nya, serta jangan tinggalkan coment berhargamu,

__ADS_1


jempolmu menentukan karyaku


__ADS_2