
setelah meninggalkan perusahaan raksasa itu, Evelin segera memacu motornya menuju pusat perbelanjaan, Evelin ingin mengkontraskan kostum yang ia kenakan untuk mengisi cafe WIJAYA GRUP,
dengan hari dan genre yang berbeda beda, Evelin ingin tampilan nya tidak terlihat monoton, dan modis sesuai selera public saat ini, karna Evelin mempunyai jadwal tetap di Cafe WIJAYA, jadwal tersebut meliputi hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, untuk hari Kamis Cafe itu mengusung tema Anak anak muda, untuk hari Jumat orang tua, dan lansia, untuk Sabtu mengusung tema, pop rock, dan hari Minggu untuk jazz n seriosa,
tanpa berlama lama Evelin segera memilih baju baju yang sesua dengani tema dan segera membayar belanjaannya di meja kasir, saat masih mengantri Evelin dikejutkan dengan suara yang ia kenal,
"hari Linn, (sapa Naura)
Evelin pun masih diam dan tidak bergeming,
"loe budex apa gimana sich?? kesal Naura karna tidak mendapat respon dari Evelin,
"loe itu udah miskin, gak punya siapa siapa aja belagu" (sembur Naura)
""gw emang miskin, tapi gw masih bisa cari duit dengan jual suara gw, bukan jual tubuh gw, (skakmatt Evelin,
"loe,!!!!! berani ya ngomong gitu ke gw? marah Naura,
para pengunjung pun ikut terkejut melihat kearah Naura, dan saling melempar kan omongan pedas mereka, beberapa saat kemudian pun, datang lah seorang pria,
""kenapa sayang"??? tanya Adam pada Naura
"ini sayang, wanita kampung ini berani beraninya ngatain aku jual tubuh, rengek Naura,
"apa yang kau katakan dengan calon istriku? geram Adam kepada Evelin,
dengan senyum santai dan kalem, Evelin pun mengedikan bahunya, dan tanpa melihat kearah Adam dan Naura, Evelin segera membayar dan berlalu pergi,
"dasar manusia manusia sampah"" ucap pelan Evelin,
sepeninggal Evelin di pusat perbelanjaan tersebut, Naura menangis tersedu sedu, sambil mengumpat mantan sahabatnya itu
""aku gak mau tauk ya yank, bulan depan kita menikah, aku ingin lihat bagaimana wajah Evelin, apakah dia masih bisa berlaku sombong, setelah miliknya kurebut paksa, (titah Naura dengan gaya angkuhnya,
"aku tidak janji sayang , karna perceraianku dengan Evelin belum masuk PA, ( sahut Adam,
"aku gak mau tau mass, walaupun kalian belum resmi cerai, setidaknya kamu udah niat dan mentalak Evelin, jadi kita bisa menikah secara diam diam, setelah urusan percerain kalian usai, kita bisa bikin pesta yang mewah untuk pernikah kita, (senggak Naura)
""oke sayang mass usahakan secepatnya nya,
*****
dilain tempat, nampak seorang laki laki sedang melamun diatas kursi kebesarannya,
""siapa wanita itu??? kenapa auranya begitu kuat, (monolong Adnan pada dirinya sendiri,
tak berselang lama terbukalah pintu ruangan Adnan, ya, siapa lagi kalau bukan Marcell , sang asisten
""selamat siang tuan, apa ada sesuatu yang anda butuhkan, tanya Marcel,
""Cell, ada tugas untukmu!! selidiki asal usul atau apapun tentang Evelin, vocalis baru kita,
__ADS_1
"siap tuan, ada lagi yang anda butuhkan, Tanya Marcel
"sementara itu dulu, aku mau laporan itu sudah ada dimeja kerjaku,
""laksanakan tuan,
****
disebuah gedung kantor Prasetya grup, nampak Vicky sedang mondar mandir diruangan kerja nya, Vicky sedang memikirkan cara agar selalu dekat dengan Evelin,
"aku akan memakai rencana ini untuk dekat dengan Evelin, batin Vicky tersenyum pasi, dan Vicky pun segera mengambil benda pipih tersebut, dan menghubungi seseorang , di deringan ke 2, baru lah deringan itu menjadi suara pujaan hatinya,
kring,,,kring,,kring,,
***hallo Lin??sapa Vicky,
***iya vick kenapa? tanya Evelin
***Emm,, kamu longgar gak hari ini?
****longgar, ada apa vick?? tanya Evelin
***gini, gw punya kerjaan buat loe , tapi kalauw ngomongin di telfon ,takutnya loe gak paham, (celoteh Vicky,
***kebetulan tadi gw abis belanja, trus mampir di flamboya cafe, loe sini aja vick, ucap Evelin,
**oke, gw kisitu yaa?? tutt,,tutt, sambungan telfon telah dimatikan,
dan sedang mencari cari keberadaan Evelin,
""haii,, Vick, (( panggil Evelin melambaikan tangan,
Vicky pun langsung menghampiri Evelin, dengan senyum lebar Vicky pun menjabat tangan Evelin,
""darimana vick??
""dari kantor Linn, jawab Vicky jujur,
"" kira kira ada kerjaan apa vick, buat gw??
"subetulnya gw lagi nyarik vocal, buat cafe gw, ya kalau loe longgar, bisa gak ngisi dicafe gw??? soalnya banyak vocal yang keluar masuk dicafe gw, tapi gak srekk aja Linn, (bohong Vicky, padahal itu hanya tak tik Vicky agar selalu berdekatan dengan sang biduan,
"" gw sich bisa bisa aja vick, cuman gw bingung ngaturnya jadwalnya , soalnya baru pagi tadi gw nandatanganin surat kontrak gw,
"yachh,, gak bisa donk Linn, padahal gw ngarep banget kalau loe bisa bantu gw,
""ya gimana ya vick?? loe gak bilang dari kemaren kemaren sich, pikir gw, karna gw longgar ya udah gw ambil tu jadwal main,
"gini dech, loe ada hari kosong gak?? kalau ada, sisanya loe ngisi dicafe gw gimana??
tanya Vicky
__ADS_1
""masih ada sich vick, paling Senin, Selasa Rabu, soalnya Kamis, Jumat Sabtu, Minggu, gw udah ngisi, gmna???tanya Evelin
""oke dechh, ntar gw hubungin bagian management gw, biar diatur, tapi loe beneran bisa kan Linn??? ntar gw bikin surat kontraknya ya???
""iya vick, loe atur gimana baiknya aja, oke gw pamit dulu ya vick?
"ok, besok loe Dateng ke kantor gw ya Linn, buat tanda tangan kontrak ,
"ITS ok vick, Bayy,,
setelah kepergian Evelin, sudut bibir Vicky terangakat membentuk senyuman kecil, akhirnya Vicky bisa mengikat Evelin, walau tidak lama,
*****
uhukk,, uhukk,,suara batuk itu membuyarkan lamunan pria paruh baya, diusia yang tidak muda lagi, dan menginjak umur 55tahun, pria itu sudah sering sakit sakitan, semenjak 5tahun terakhir, bukan tanpa sebab laki laki paruh baya itu sering mengalami batuk batuk dan serangan jantung, Sastra Wiguna, ayah kandung Evelin, betapa tidak, Sastra selalu sakit sakitan dikala memikirkan putri keduanya tersebut, karna sebuah konflik keluarga Evelin pergi meninggalkan kediaman Wiguna,
dimana kejadian berawal dari keinginan Evelin untuk menjadi seorang penyanyi, namun ditentang oleh sang ayah kandung,
Sastra tidak mau kalau Evelin menjadi seorang penyanyi, karna sastra tidak mau putrinya tersebut dipandang hina oleh orang lain, sastra hanya ingin Evelin meneruskan usaha keluarga yang bergerak di bidang travel dan Catering, namun alih alih menerimanya, Evelin Mala menolak mentah mentah, karena tidak sesuai dengan keinginan hatinya,
FLASHBACK ON
""bagaimana Linn?? apakah kamu bisa meneruskan usaha catering keluarga kita??? tanya sastra,
"bukan Evelin mau menolak pahh, tapi Evelin tidak mampu, Bahkan Evelin tidak tertarik dibidang itu, (jawab Evelin
"lantas apa yang kamu inginkan Linn??
"Evelin hanya ingin menjadi musisi penyanyi pahh,
""apa kamu ingin mengikuti jejak mamamu??
""Evelin tidak tau pahh, tapi yang saat ini Evelin inginkan hanya menjadi penyanyi,
"papa tidak mau tahu, kamu harus mengikuti kemauan papa, tidak ada penolakan, papa hanya tidak mau kalau kamu dicemooh, dihina, Bahakan direndahkan oleh orang lain,(titah sastra
"maafin Evelin pahh, untuk yang satu ini Evelin tidak mau, Evelin hanya ingin menjadi diri Evelin sendiri, dan harus papa tau, tidak semua penyanyi itu buruk, semua tergantung kita, banyak penyanyi yang elegan, banyak penyanyi yang sukses, dan tanpa ada berita buruk tentang mereka, (ucap Evelin terisak
"sekarang pilihan ada ditanganmu Linn, kalau kamu masih ingin kekeh menuruti pendirian mu, silahkan tinggalkan rumah ini, (ucap lantang sastra tanpa melihat Evelin,
""baik pahh, kalau papa tidak setuju dengan keinginan Evelin, Evelin bisa angkat kaki dadi rumah ini, (sambil berdiri Evelin berlari menuju kamanya,
""Linn, papa hanya ingin kamu jadi wanita terhormat, disegani orang, bukan seperti ini,, ((tesss,, bulir bening itu berhasil keluar dari mata keriput sastra,
FLASHBACK OFF,
BERSAMBUNG,,
yukk,, jangan lupa like, tap fav, n vote yaa gaesss,,
jempolmu menentukan karyaku,,
__ADS_1
😁😁😁