AKU DI SINI

AKU DI SINI
BAB - 13 : kebersamaan


__ADS_3

\#posisi autor pov\#



Saat ini aku sedang berada di dalam sebuah ruangan yang besar,dengan posisi badan terduduk di kursi dengan badan yang terikat. aku menangis tetap menangis berharap ada yang menyelamatkan kan aku dari sini, aku takut benar benar takut, bagaimana bisa aku berada di sini kenapa harus aku yang kena kenapa harus aku yang terlibat dalam masalah seperti ini aku benar benar takut sangat takut sekali.


terdengar oleh ku suara orang membuka pintu ruangan itu, aku segera menoleh ke arahnya. terlihat lah oleh ku seseorang berbadan kekar masuk ke dalam ruangan tersebut dan mendekati aku, aku segera menggeleng ketakutan aku takut dia bakal ngapa ngapain aku, aku benar benar sangat takut, aku tidak tau kenapa aku bisa sampai lemah seperti ini, dulu aku sangat pemberani bahkan aku berani menentang orang walaupun itu preman. tapi gak tau kenapa sekarang aku menjadi orang penakut dan lemah


ada apa dengan diriku, ada apa ini mengapa bisa seperti ini, tolong lah kuat aku tak ingin mereka melihatku lemah seperti ini. kenapa air mata ini slalu menetes dengan deras hanya karena seperti ini, tolong lah kuatkan diriku jangan seperti ini. pria itu mendekat ke arah ku, dia pun berjongkok dan menyetarakan tingginya dengan ku. dia tersenyum sinis menatap ku memegang dagu ku, membuat ku segera membuat muka ku dari tangannya. aku tak ingin di sentuh oleh lelaki yang tidak aku kenal sedikit pun...


"lepasin kenapa kalian menangkap ku, hiks hiks apa salah ku pada kalian semua hiks hiks apa yang akan kalian lakukan hiks hiks lepaskan aku ku mohon aku ingin bebas hiks hiks hiks" tangis ku lepas memohon pada pria di depan ku namun dia dengan tenangnya tersenyum padaku

__ADS_1


"hussttt... gadis yang manis. tenang lah kami di sini tidak akan melukai mu sampai ayah kamu datang ke sini hahaha" balasnya tertawa puas namun terdengar mengerikan


pria itu pun langsung keluar dari ruangan dimana aku di skap sama mereka semua. aku tetap menangis melihat kepergian pria itu.


\#ayah pov\#


"ayah bagaimana ini asya di bawa sama mereka semua, " tangis bundaku, namun di tenangkan oleh shaen


" om"sapa gansa yang tiba tiba datang bersama dengan athar pengawal ayah ku


"gansa bagaimana dengan asya apa kalian menemukannya? dimana asya? katakan " tegas ayah ku pada gansa namun gansa hanya diam dan menunduk bersalah

__ADS_1


"gansa kata kan dengan jelas dimana adek ku asya" bentak deenan memegang kera baju gansa dan menariknya namun di tahan oleh gavin


"maafin saya om deenan, aku gak berhasil menjaga asya dengan baik. aku kehilangan jejak mereka berhasil membawa asya pergi, maafkan aku" ucap gansa bersalah menunduk akibat kesalahan yang sudah di buatnya langsung saja deenan memukul gansa, sehingga menyebabkan sudut bibir gansa berdarah


"apa kau bilang, kau tidak dapat di percaya kau bilang kau akan menjaga adik ku dengan baik lalu apa ha. kau tau kan adik ku punya penyakit yang berbahaya, kenapa kau tidak bisa menjaga nya ha. sahabat macam apa kau ini kenapa kau begitu lemah sekarang" marah deenan pada gansa,


"sabar deen semua nya bisa kita atasi bersama sama, ingat kita sahabat susah senang slalu bersama sama kita bakal cari asya sampai ketemu jangan saling menyalahkan satu sama lain" sambung gavin menenangkan suasana dalam rumah


"gavin benar tidak ada gunanya kalian semua berdebat ini akan membuat kita berpecah dan musuh akan muda mengelabuhi kita ingat kalian semua saudara tidak ada yang namanya perkelahian ini salah kita jadi kita yang harus menyelesaikan semuanya bersama sama" tegas ayahku pada mereka semua


"iyah om, kami tidak akan kelahi kami akan bersama sama mencari asya sampai ketemu dan membawa asya ke sini lagi. agar kita semua bisa berkumpul bersama seperti dulu" balas semuanya serentak

__ADS_1


__ADS_2