AKU DI SINI

AKU DI SINI
BAB : 2 ~ KHAWATIRAN


__ADS_3

Kelas begitu sunyi akibat siswa dan siswi di kelas ku sibuk memainkan HP dan sibuk masing masing aku memilih menidurkan kepala ku di atas lipatan tangan ku, rhea yang di samping ku pun langsung memanggil ku


"sya kenapa? " tanya rhea pada ku


"gak papa re" jawab ku


"sya kenapa? " tanya rhea sekali lagi. kali ini gadis itu berhasil mengetahui rahasia ku dia menarik paksa bahu ku sehingga terlihat hidung ku yang sedang mengeluarkan cairan merah kental


"sya kenapa?? hidung kamu" kaget rhea tak karuan aku segera menerka nya dengan tangan


"astaga kok bisa sekarang sih" keluh ku bergegas beranjak dari duduk ku namun di hadang oleh gansa


"kenapa sya? lihat hidung kamu kenapa? " tanya gansa panik aku hanya menggeleng kan kepala ku


"sya ke UKS yah kamu sakit kan ayok ke UKS danielle antar yah" mohon gadis yang berstatus musuh ku


"jangan sentuh gue, gue gak butuh lo" pekik ku berhasil membuat perhatian para teman ku di dalam kelas

__ADS_1


aku berlari meninggal mereka semua di dalam kelas shaen pun langsung mengejar ku berserta dengan deenan gansa dan rhea sedangkan yang lain menenangkan danielle yang sedang berdiri diam seperti patung itu


****


"kenapa harus sekarang keluar nya sih." keluh ku sambil membersihkan cairan merah di hidung ku,


"sya kamu kenapa jujur sama shaen, kamu sakit apa sya? " ucap seseorang dari belakang ku, spontan aku pun berbalik dan terlihat 2 kembaran ku di sana sedang berdiri panik menatap ku


"a asya gak sakit apa apa hanya saja kelelahan" jawab ku namun sekarang sakit itu datang kembali badan ku mulai tak seimbang bergetar dengan sangat hebat keringat mulai bercucuran namun aku harus menahan nya


"as asya.... " belum sempat melanjutkan aku pingsan di tempat


sigap deenan menampung ku sebelum tubuh ku berhasil jatuh dengan sempurna. semua orang panik dan langsung membawa ku ke UKS, pihak sekolah telah memanggil dokternya pribadi di sekolah ini, dokter yang sengaja di siapkan oleh ayah ku karena ayah ku lah yang mempunyai sekolah mahadirka ini.


aku di periksa oleh dokter, dokter mulai mendengan denyut nadi ku jantung ku dan nafas ku, badan ku yang sudah tak bertenaga ini menjadi pusat khawatir semua orang, kenapa tidak cewek cantik bak manis seperti ku menjadi cewek terpopuler di sekolah mahadirka ini, kata mereka aku juga tidak tahu


ke dua saudara kembar ku di suruh untuk menunggu di luar ruangan UKS, dan membiarkan dokter yang menangani nya

__ADS_1


****


"asya tidak apa apa hanya saja dia kelelahan tolong biarkan dia istirahat yah tidak ada yang perlu di cemas kan" gumam dokter itu menjelas kan


"tapi kenapa adik saya bisa mimisan seperti itu dok? " tanya bang deenan


"pengaruh lelah tadi bisa memicu mimisan pada hidungnya jadi sudah tidak perlu di cemaskan lagi yah. sekarang kalian boleh melihatnya di dalam" pinta dokter itu keluar


semua orang pun masuk dan menemukan aku yang sedang terduduk di atas berangka sakit itu


"sya gak papa" ucap ku tersenyum pada mereka


"jangan terlalu kecapean udah di bilang sama ayah kalau latihan berkuda jangan terlalu di paksa ini akibatnya kamu jadi sakit sya" omel shean pada ku, aku hanya terkekeh geli akibatknya


"tidak apa apa sodara asya yang bawel, ini cuman sakit kecil" balas ku tersenyum jahil


mereka semua membalas dengan tawaan kecil yang sengaja aku keluar kan agar mereka semua tidak mencemasin aku

__ADS_1


__ADS_2