
"tapi, kita harus membuat asya percaya pada Danielle. bahwa kejadian itu hanya kecelakaan bukan di buat buat, kasihan Danielle dia pasti tertekan dengan ini" jelas gavin
"benar, tapi kita tunggu waktu yang tepat. untuk saat ini asya sedang tidak ingin di ganggu. sedangkan makan saja dia tidak mau" gumam deenan mengeritkan dahi nya
"aku akan menemui asya, kalian tunggu lah di sini sebentar, aku akan memanggilnya nya supaya mau gabung sama kita" sambung shaen, mereka semua mengangguk
shaen pergi menemui ku di kamar
"sya ke bawah yuk, gabung sana. ada gavin gansa" kata shaen duduk di sebelahku
"asya gak mau gabung dulu, entar kalau asya pengen gabung asya ke bawah. asya pengen sendiri shaen boleh keluar dari kamar" balas ku dengan nada pelan, tanpa berbalik arah dan menatap shaen yang berada duduk di tempat tidur ku
****
"gimana asya mau ngumpul?? " tanya gavin, shaen hanya menggeleng
"asya pengen sendiri katanya gak mau di ganggu dulu. " jawab shaen murung
"biarkan saja asya tenangkan diri. kita kasih waktu dia untuk tenang jangan di ganggu. lagian nanti malam jika asya sudah baikan kita bawa dia duduk di rumah pohon itu lagi" usul gansa pada semuanya
"ide yang bagus, pasti asya akan senang jika di bawa ke sana" terka deenan semuanya tersenyum
#ASYA POV:
aku baru saja selesai mandi dan berganti pakaian. baju yang aku kenakan juga cukup simpel celana panjang dan switer putih serta rambut terurai panjang. tidak lupa aku menambahkan sedikit hiasan dan pelembab bibir agar bibir ku tidak terlalu kering akibat sakit itu
aku bergegas keluar dari kamar dan turun ke bawah menemui ayah bunda dan ke dua saudara kembar ku. mereka sedang berkumpul di ruang keluarga bersama dengan gavin dan teman teman lainnya. aku tak hiraukan mereka semua, aku hanya pamit pada ayah dan bunda ku
__ADS_1
"ayah bunda asya izin keluar sebentar yah, ada yang mau asya beli" izin ku pada keduanya
"gansa temanin sya, udah malem gak baik keluar sendiri" pinta gansa tegas menatap ku, namun dengan cepat aku menolak nya
"tidak asya bisa sendiri. tetap lah di sini dan temani yang lain" balas ku
"di temani sama gansa sya, ayah tidak mau kamu keluar sendiri" tegas ayah ku, aku hanya bisa pasrah dengan itu. dan kami berdua pun pamit
setelah pamit kami keluar menuju halaman rumah di mana sudah ada mobil di sana. aku dan gansa masuk ke dalam mobil tersebut. dan sekarang kami sudah berada di luar rumah
gansa bingung mau kemana soalnya aku dari tadi di tanya diam saja.aku hanya menyuruh nya pergi ke tempat yang bagus dia mengangguk dan fokus pada stir nya.
"sya mikirin apa? " tanya gansa
"enggak ada gansa. asya gak mikirin apa apa. sudah fokus pada stir saja jangan pikirkan asya. " elak ku pada nya agak gansa tidak tau apa yang sedang aku pikir kan
kami sampai di suatu tempat yang jelas aku tidak tau tempat ini di mana, suasana nya sangat sejuk di tambah angin malam membuat udara semakin dingin. kami berdua langsung turun dari mobil. aku berkeliling melihat pemandangan yang cantik dan indah itu
apakah di sana terdapat rahasia yang terkandung?? mengapa gansa mengajak ku ke sini? apakah ada rahasia yang di sembunyikan oleh gansa??
"gimana tempat nya bagus tidak? " tanya gansa padaku
"bagus juga, tempat apaan ini? " tanyaku menatap gansa dan dia pun mengajak ku untuk duduk di bangku taman tersebut
"dulu tempat ini.... "
#FLASHBACK#
__ADS_1
"ππ’π, ππππ πππππ πππ πππππ ππππ ππππ πππππ"
"ππ’ππ ππππ πππ πππππ πππππππ πππ’π ππππ πππππ πππ πππππ πππππ ππππ πππ’π πππ. "
"ππ’ππ πππ, πππππ πππππ πππππ ππππ πππ’π πππππ. "
"ππππ ππππ ππππππ ππ" ππππ πππππππππ ππππππ ππππ ππππ πππππππππππ ππππ ππππππ
"πππ ππππππ" ππππ ππ ππππ ππππ πππ ππππππ πππππ ππππππ ππ πππππ πππππ
"πππππ πππ ππππ πππ ππ ππππ" ππππ’π ππ ππππ πππ ππππππ, πππ πππ πππππππ’ππ
"πππππ ππ ππππ πππππ ππ ππππ, ππππππ’π πππππ ππππππ. ππππππ’π πππ’π ππππ ππ ππππ. " πππππ πΊππ ππππππ ππππππππ ππππππππ ππππππ
"ππ’ππ πππππ π’πππ ππππ πππ’π ππ ππππ. πππππ πππ ππππ ππππ ππππ ππππ π’ππ" πππ ππ ππ ππππ πππ ππππππ
"πππππ πππππππ ππππ ππππ, " πππππ ππ’π πππππππ’ππ πππ ππππ’π ππππππππππ ππππ
πππ πππππ πππππππ ππ πππππ πππ πππππππππ πππ ππππππ πππππππ ππππ ππππππ πππππππ
aku mendengarkan setiap cerita dari gansa. ternyata taman ini, tempat dulu kami bermain bersama. tempat di mana banyak sekali kenangan kenangan indah bersama kak nathan tempat yang berhasil merubah ku menjadi gadis yang ceria tapi sekarang aku berubah menjadi gadis pendiam akibat ke perginya.
"coba lah untuk mengikhlaskan kepergian nya sya. dia sudah tenang di sana. sampai kapan kamu harus terus berada dalam kesedihan? sampai kapan kamu menyiksa diri kamu sendiri?? sampai kapan kamu menangisi orang yang gak akan mungkin kembali lagi? sampai kapan sya? sampai kapan? " ucap gansa berhasil membuat mataku memerah
"sampai aku membalaskan dendam kak nathan pada Danielle yang sudah membuatnya pergi" pekik ku pada gansa dengan suara yang gemetar dan air mata yang ku tahan
"sadar sya jangan di buta kan oleh dendam, itu kecelakaan bukan Danielle yang membuatnya bukan dia yang membunuh kak nathan, ingat kalian sahabat dari kecil jangan persahabatan kalian hancur karena ini" jelas gansa menatap mataku lekat namun aku hanya menunduk menahan segala amarah di dalam hati
__ADS_1