AKU DI SINI

AKU DI SINI
BAB - 9 : MUSUH LAMA KEMBALI


__ADS_3

Hari hari telah berlalu. kini aku juga sudah di bolehkan pulang oleh dokter dan aku pun istirahat di rumah.sekarang aku sedang menikmati udara di siang hari yang tidak terlalu panas karena aku sedang berada di taman belakang rumah ku. kalau di tanya kemana kembaran ku mereka ada di ruang tengah bersama teman teman nya. aku sengaja tidak mengajak mereka karena aku emang tidak mau di ganggu dulu.


aku duduk di bangku taman. menatap kosong ke arah depan. teringat masa masa dimana bersama dengan kak nathan dulu, slalu bersama main bersama dan semuanya serba bersama. tak ku sangka aku kembali mengingat kejadian yang lalu.


kenapa bisa aku mengingatnya lagi?? padahal aku sudah berusaha untuk melupakan semuanya, terasa sesak dada ini mengingat nya terasa sakit hati ini harus kehilangan dia,,


apa lagi yang kurasakan saat ini adalah kesendirian, kesendirian tak menentu arah. aku kembali termenung memikirkan masa lalu yang dulu pernah ku buat bersama dengan kak nathan


#DEENAN POV:#


aku dan bersama teman ku sedang duduk di ruang tengah membicarakan sesuatu hal yang sangat penting. hal dimana ini akan sangat berbahaya jika di ketahui oleh saudara kembar ku"asya".kami semua tidak mau jika dia harus tau dengan ini. ini akan membuatnya semakin takut dan depresi, ada permasalah dimana sempat terjadi di waktu 2 tahun yang lalu...


"ᴊᴀɴɢᴀɴ sᴀᴋɪᴛɪ ᴀɴᴀᴋ ᴋᴜ, ᴊɪᴋᴀ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴋᴀʟɪᴀɴ ᴀᴋᴀɴ ʙᴇʀᴜʀᴜsᴀɴ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴋᴜ"


"ɴʏᴀᴡᴀ ʜᴀʀᴜs ᴅɪ ʙᴀʏᴀʀ ᴅᴇɴɢᴀɴ ɴʏᴀᴡᴀ ᴅᴀɴ ᴋᴀʟɪᴀɴ ʜᴀʀᴜs ᴍᴇᴍʙᴀʏᴀʀɴʏᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ ɪɴɪ sᴇᴍᴜᴀ. ᴛɪᴅᴀᴋ sᴇᴍᴜᴅᴀʜ ɪᴛᴜ ᴋᴀʟɪᴀɴ ʟᴇᴘᴀs ᴅᴀʀɪ ᴋᴀᴍɪ. "


"ᴀʏᴀʜ,,, ᴀsʏᴀ ᴛᴀᴋᴜᴛ. ᴛᴏʟᴏɴɢɪɴ ᴀsʏᴀ" ᴛᴀɴɢɪs ɢᴀᴅɪs ᴋᴇᴄɪʟ ʏᴀɴɢ sᴀᴀᴛ ɪɴɪ sᴇᴅᴀɴɢ ᴅɪ ʙᴇᴋᴀᴍ ᴏʟᴇʜ sᴇsᴇᴏʀᴀɴɢ

__ADS_1


"ʟᴇᴘᴀsɪɴ sᴀᴜᴅᴀʀᴀ ᴋᴜ. ᴊᴀɴɢᴀɴ sᴀᴋɪᴛɪ ᴅɪᴀ"


"ᴛɪᴅᴀᴋ sᴇᴍᴜᴅᴀʜ ʏᴀɴɢ ᴋᴀʟɪᴀɴ ᴋᴀᴛᴀᴋᴀɴ"


"bagaimana? mereka semua sudah kembali. aku takut asya pasti akan depresi lagi jika denger seperti itu" gumam gansa menatap semua sahabat nya


"lalu bagaimana? apa yang akan kita lakukan sekarang? kita harus ngelakuin apa" tanya deenan bingung


"kalian semua tenang saja oom sudah memperketat penjagaan, oom sudah menyuruh orang kepercayaan oom untuk menjaga asya" ucap seseorang paru baya datang mendekati kami semua dan duduk di antara kami


"sudah kalian jangan memikirkan hal yang aneh aneh asya aman di bawah kendali oom" jelas ayah ku pada kami semua


"tapi apa oom yakin dengan semua itu? yang di permasalahkan musuh kita saat ini sangat kuatkuat, tidak mungkin untuk kita melawannya" sambung gavin


"kamu benar untuk saat ini kita harus hati hati dulu" sambung ayah ku menatap kami semua dengan serius


"baik om" jawab kami semua serentak

__ADS_1


#POSISI KU(ASYA) #


"non di panggil sama nyonya besar di dalam"


"oh iya kalian masuk saja nanti saya nyusul" balas ku tersenyum di angguki dari mereka semua


aku masuk kedalam rumah. melihat bunda dan ayah sudah menunggu ku di depan pintu. aku menyapa mereka berdua dengan hangat


"ada apa ayah bunda? " tanya ku menatap mereka berdua dengan serius


"tidak ada sayang, sini duduk ada yang mau ayah kenalin sama kamu" pinta ayah ku. aku mengangguk dan duduk di sebelah mereka


"sayang kenalin ini bodigat baru kamu, dia yang akan menemani kamu kemana pun kamu pergi. selama ayah bunda dan saudara kamu pergi" jelas ayah ku. aku mulai sendu melihat mereka berdua


"ayah sama bunda mau kemana" tanya ku


"ayah sama bunda ada urusan yang harus di selesaikan sayang. gansa juga akan di sini temanin kamu, jadi kamu tidak usah sedih yah" tenang bunda ku. sembari mengelus rambut panjang ku dengan lembut

__ADS_1


__ADS_2