AKU DI SINI

AKU DI SINI
BAB - 8 : ~ KEAJAIBAN


__ADS_3

"sya bangun, kapan bangun nya kalau kamu tidur terus? sya ayok dong bangun kita main bersama sama lagi kita bercanda bersama lagi kayak dulu. kamu ingat kan kita pernah buat taman bersama?, taman dimana di sini semua kenangan bersama dengan kak nathan taman dimana kita slalu bersama sama. kita ngerasa kan pahitnya hidup dan itu semua kita lalui bersama sama. sya gansa tau asya cewek yang kuat gansa yakin asya kuat asya gak mungkin lemah kan. ayo dong sya kali ini aja gansa mohon sadar bangun sya banyak hal yang harus di lakuin banyak orang orang di luar sana yang kangen sama senyum asya kangen sama canda tawa asya kangen sama diri asya yang slalu menghibur mereka kangen sama semuanya dari asya. sya gansa tau ini sangat sakit, pindahkan sakit asya ke gansa sya. biar gansa yang merasakan sakitnya biar gansa yang merasakan penderitaan asya. pindahkan sakit asya ke gansa sya😭. kenapa selama ini asya bohongi kami semua dengan berpura pura tegar kuat selalu bahagia ha kenapa?? kenapa semuanya asya tutupi dengan senyuman kenapa penderitaan asya slalu di tutupi dengan kebahagiaan kenapa sya kenapa??? 😭😭gansa mohon sadar lah gansa mohon sadar"gumam gansa memegang sebelah tangan ku.


perlahan air mata gansa menetes membasahi tangan ku. keajaiban mulai datang jari jari tangan ku perlahan bergerak mataku juga perlahan mulai terbuka. aku mencoba menerobos cahaya yang menyilaukan mataku. berhasil cahaya itu menembus mataku dan mata ku terbuka dengan sempurna. ku pandang sekeliling, ku lihat gansa yang masih saja memeluk sebelah tangan ku sambil menangis. ku gerak kan tangan ku yang sebelah dan ku belai lembut rambut gansa.


sontak gansa kaget dan mencoba melirik ku, di campur senang dan bahagia melihat aku yang sudah sadarkan diri


"asyaa🥺🥺.akhirnya kamu sadar juga aku kangen banget" gumam gansa menatap ku sendu.


perlahan aku pun mulai tersenyum. dan membelai wajahnya lembut


"gansa😊jangan sedih asya gak papa. asya senang bisa menyelamatkan kan shaen dari chiko. tenang yah asya gak kenapa kenapa kok aman" jawab ku tersenyum meyakinkan gansa

__ADS_1


"jangan berpura pura lagi sya. gansa tau asya sakit kan? gansa tau, jangan coba coba tutupi kesengsaraan ini dengan senyuman.gansa mohon bagi kesedihan asya sama gansa. jangan kaya gini lagi" seru gansa sedih menatap mataku


"hussttt... asya gak papa jangan di pikirin" balasku


"yaudah asya istirahat yah. jangan banyak gerak nanti sakit lagi. gansa panggil dokter dulu" ucap nya lagi aku mengangguk dan tersenyum


*****


"baik dok terimakasih" seru semua teman teman ku yang berada di dalam ruangan rawat ku. dokter itu mengangguk dan pergi


"sya gimana ada yang sakit? " tanya shaen

__ADS_1


"sya maafin deen yah gak bisa jagain asya. maafin deen yah sya" sambung deenan panik


"sudah sudah tak apa apa. asya baik baik saja tidak ada yang perlu di cemaskan lagi. asya baik baik saja. shaen gak papa kan?? gak ada yang terluka? " tanya ku panik sedari tadi memperhatikan shaen yang matanya sudah mulai berkaca kaca. shaen pun datang memeluk ku


"jangan tanyakan soal shaen asya. asya yang terluka karena menolong shaen maafin shaen sya maafin" tangisnya memeluk tubuhku yang masih berbaring itu


"husttt asya gak papa. asya gak mau saudara kembar asya yang satu ini terluka asya gak mau jadi syukur kalau kalian semua enggak kenapa kenapa" balasku tersenyum manis


"kami sayang sama asya" seru semua sahabat ku sembari memeluk ku


"asya juga sayang kalian" balas ku membalas pelukan mereka semua

__ADS_1


__ADS_2