aku ikhlas

aku ikhlas
Aku ingin anak


__ADS_3

Pagi hari, aku bangun dan kulihat disampingku sudah tidak ada dia.Dikamar mandi terdengar suara gemericik air berarti dia sedang mandi, apa dia masih marah sama aku. Kulihat pintu kamar mandi terbuka kulihat dia selesai mandi langsung berjalan ke walk in closet dan berpakaian, setelah berpakaian dia keluar tanpa melihat kearahku sama sekali. Berarti dia masih marah, buru² aku mandi lalu berpakaian dan menyusulnya ke ruang makan untuk meminta maaf..


"Mas, kamu masih marah sama aku?"ucapku sambil duduk untuk sarapan


"..."farhan masih terdiam


"Mas ngomong dong, aku tersiksa kamu diami gini"ucap elsa sekali lagi


"Aku sudah selesai, kamu berangkat sama mang ujang. Aku berangkat dulu"ucap farhan meninggalkan elsa


Elsa terdiam, bodoh itulah yg dirasakannya kenapa dia tak ingat amanah suaminya. Sungguh dia dihantui rasa bersalah dan berdosa terhadap suaminya, dia sudah seperti istri durhaka..


"Bi, el berangkat dulu yah"ucap elsa berpamitan pada bi munah


Sesampainya dikantor, dia berjalan sambil berlari kecil karna dia harus berbicara dengan suaminya. Yg ngambek dari semalam.


"tok..tok..tok ya masuk"suara dari dalam


"Mas aku sungguh minta maaf, tolong jangan buat aku dikejar rasa bersalah.Aku seperti istri durhaka"ucap elsa sambil menangis


"Aku sudah memaafkanmu, tolong jangan ulangi lagi. Aku cuma takut kamu kenapa²"ucap farhan sambil memeluk elsa


"Iya , jadi kamu gak diemin aku lagi kan mas?"tanya elsa meyakinkan farhan agar tak marah lagi

__ADS_1


"Iya, tapi aku punya syarat"ucap farhan membuat elsa bingung


"Syarat apa mas?"tanya elsa


"Aku ingin seorang anak, apa kamu bisa menurutinya"ucapan farhan membuatku kaget, kenapa tiba² meminta anak


"Mas gak lagi bercanda kan"tanya elsa yg kurang percaya atas ucapan farhan


"Mas pengen anak elsa, pengen anak"ucap farhan menekankan kata anak


"Tapi mas, aku aku"ucap elsa sedikit ragu permintaan farhan


"Kenapa kamu ragu el, apa permintaanku berat buatmu. El aku sudah hampir mau berumur kepala 3, aku tahu kita baru memulai saling menerima satu sama lain tapi keinginanku ini supaya kita tambah saling cinta el"ucap farhan menjelaskan sambil memegang lengan elsa


Kenapa dia seperti ragu terhadapku, apa karena aku baru menerimanya sebagai istriku tapi aku hanya ingin supaya ada yg mempererat rumah tanggaku. Ini memang salahku pantas memang jika elsa ragu padaku karna dulu aku sempat membencinya hanya karna perjodohan itu.. ucapku dalam lamunanku


"Lu napa ngelamun mulu"ucap ifan, dia asisten farhan sekaligus sepupunya


"ngagetin lu, kayak jelangkung aja. Tiba² nongol tanpa permisi"ucap farhan


"Sial, gue disamain ama setan. Eh lu ngelamunin apa sih?"tanya ifan penasaran


"Apa gue salah yah fan?"ucap farhan menggantung pertanyaannya

__ADS_1


"Lu yg jelas dong jelasinnya, biar gue ngerti"


"Gue tuh pengen anak, dan elsa ragu atas permintaan gue ya secara gue dan dia kan baru nerima pernikahan kita dari kemaren"ucapnya menjelaskan


"Wah parah lu, nikah udah 3 bulan. Nerima dianya baru kemaren, pantes aja dia ragu ama lu bro"ucap ifan


"Kenapa fan, lagian kan kalaupun dia hamil kan ada suaminya"ucap farhan


"Lu pikir dulu dong bro, perasaannya dia bener lu udah nerima tapi dia ragu ama lu karna takut entar lu cuma mainin dia doang itu pemikirannya elsa"ucap ifan menasehati farhan yg udah jadi bos tapi gak bisa mikir dewasa tentang rumah tangganya


"Ok gue paham deh sekarang, gue balik dulu yah. loh gantiin gue ketemu klien"ucapnya sambil meninggalkan ifan di ruangan nya


Sesampainya dirumah, farhan mencari elsa disetiap ruangan tidak ada. Lalu dia tanya ke bi munah katanya elsa ada di taman belakang, dan aku langsung kesana kulihat dia duduk dibangku sendirian sambil melamun. Pasti melamun gara² ucapanku tadi, lalu kuhampiri dia..


"Kamu kenapa duduk disini sendirian?"tanya farhan tiba² mengagetkan elsa


"Kamu baru pulang mas, aku lagi pengen menikmati angin mas. Kamu sudah makan belum"tanya elsa bertubi²


"Aku minta maaf atas permintaanku tadi dikantor, mungkin aku terlalu terburu² meminta itu. Aku tak akan memaksamu jika kamu belum siap"ucap farhan supaya istrinya tak memikirkan ucapannya itu


"huuufftt, aku siap kok mas. Aku gak marah dan aku gak menolak permintaanmu, aku sadar seorang istri memang harus berkewajiban memberikan suaminya keturunan. Maaf jika aku sempat ragu mas, aku cuma takut kamu ninggalin aku"ucap elsa dengan nada sedih


"Mas minta maaf el, mas gak akan meninggalkanmu. Udah yuk mas laper"ucap farhan dengan manja

__ADS_1


"Ok, ayo makan"


__ADS_2