
Elsa dalam perjalanan pulang, dia terus menangis didalam mobil hingga sesampainya dirumah. Dia meletakkan bekal yg utuh itu dimeja lalu dia berlari ke kamar nya dan mengabaikan pertanyaan bibi munah.
"Non, kok cepet amat"tanya bi munah tapi diabaikan oleh elsa yg berlari ke kamar nya
Non kenapa yah, tadi baik² aja berangkatnya. Dan ini kenapa bekalnya utuh, bingung nih bibi jadinya.. ucap bi munah bicara pada diri sendiri..
Tak lama kemudian bunyi mobil yg baru datang, ya itu farhan karna dia terus kepikiran elsa yg datang kesana tapi tak sampai menemuinya..
"Lah, tuan pulang itu non elsa ada Di kamar nya"ucap bibi ke farhan yg baru datang..
Farhan pun langsung menuju kamarnya, dimana elsa berada karna dia seperti merasa bersalah padanya. Meskipun belum sepenuhnya mencintainya tapi farhan tak ingin menyakiti istrinya..
"Lah bibi diabaikan lagi, pada kenapa yak?"ucap bi munah pada dirinya sendiri
Sesampainya dikamar farhan melihat elsa yg sedang menangis sambil menatap keluar jendela, sudah kebiasaan elsa jika sedih dia menatap pemandangan luar jendela..
__ADS_1
"Kamu kenapa gak bilang kalau mau kekantor?"tanya farhan yg tiba² datang dan mendekati elsa
"Apa karna kejadian tadi sampai² kamu nyusul aku pulang mas?"elsa menanyai balik farhan karna sedari tadi ia ingin meluapkan amarahnya
"Itu gak seperti yg kamu pikirkan el, kamu salah paham"ucap farhan menjelaskan kejadian dikantor tadi
"Oh ya , mungkin ini alasan kamu tiba² berhenti in aku kerja. Agar kamu bisa dekat dengan perempuan itu"ucap elsa dengan marah
"Cukup elsa, aku sudah menjelaskan padamu tapi kamu malah menuduhku yg tidak². Ingat kamu sedang hamil jangan terlalu emosi"ucap farhan mengingatkan agar elsa mengerti
"Terserah apa katamu, menjelaskan pun tak akan ada gunanya karna kamu lebih percaya apa yg kamu lihat tanpa mencari tahu kebenarannya lebih dulu"ucap farhan pergi meninggalkan elsa karna emosi akan ucapan elsa yg tak mempercayainya
Seperginya farhan elsa menangis hingga tertidur, setelah lama tidur dia bangun dan melihat jam pukul 12 malam. Dia melihat ke samping tak ada tanda² farhan pulang. Sungguh menambah rasa sakit hati elsa bertambah, memang pria egois..
Dilain tempat dan lebih tepatnya lagi klub malam, terlihat seorang lelaki dengan keadaan kacaunya sedang menikmati minuman didepannya. ya dia orang yg bertengkar dengan elsa tadi yaitu farhan..
__ADS_1
"Woi bro, lama lu gak kesini sendirian aja"ucap orang itu, dia vito teman sekampus farhan. Dia belum tahu farhan sudah menikah terakhir dia tahunya farhan berpacaran dengan desy..
"Lagi kacau pikiran gue, temenin gue minum"ucap farhan setengah sadar
Setelah sudah meminum banyak, akhirnya farhan mabuk parah. Vito bingung harus apa lalu dia meraih ponsel farhan dan mencari kontak desy karna vito tahunya farhan masih tetap sama desy..
"Heh, lu dimana. Farhan mabuk berat gue gak tahu harus bilang ke siapa jadi gue hubungin lu deh, tolong yah lu kesini"ucap vito
"..."kata desy menjawab
Tak berselang lama, desy datang mereka membawa farhan ke mobil nya..
"Biar gue aja yg anterin dia pulang, gue bisa nyetir kok"ucap desy
"Ya udah, lu hati² nyetirnya. Salam buat farhan"kata vito..
__ADS_1
Desy sungguh senang, tanpa ada rencana pun sudah berjalan sesuai dengan keinginannya. Kamu akan jadi milikku lagi farhan..