aku ikhlas

aku ikhlas
Rumah mama


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan 15 menit sampailah mereka dikediaman wijaya, terlihat Mama melisa yg sedang menunggu kedatangan kami. Kami turun dari mobil dan langsung menuju rumah yg bak istana itu disana sudah ada pelayan yg menyambut, sungguh mewah rumah keluarga farhan berbeda dengan rumahku yah mewahnya sama tapi dirumahku cuma ada 4 asisten nah kalau disini gak terhitung berapa asistennya.


"Ayo mama pasti nungguin kita"ucap farhan sambil menggandeng tanganku..


"Assalamualaikum ma"ucap kami bersamaan


"Waalaikum salam, wah kalian sudah datang. Ayo masuk mama panggilan papa sebentar yah"ucap mama melisa sambil beranjak memanggil papa agung


Lalu turun papa agung dan disusul dibelakangnya mama melisa, sambil tersenyum menuju ke arah kami.


"Sudah lama nunggunya?"tanya papa farhan tiba²


"Baru aja pa, gimana kabar papa?"ucap elsa sambil bertanya kabar papanya


"Papa baik, cuma akhir² ini kesehatan papa sedikit menurun kata dokter hanya kecapekan"kata papa


"Papa jangan terlalu memikirkan perusahaan, sudah ada aku yg menanganinya"ucap farhan

__ADS_1


"Papa tahu itu, bagaimana perkembangan hubungan kalian apa sudah ada kabar baiknya"tanya papa agung penasaran tentang hubungan kita berdua


"Alhamdulillah kita sudah membuka hati masing² pa, ini lagi tinggal tunggu hasilnya"ucapan farhan sungguh ambigu bagiku, apa maksudnya


"Baiklah papa tunggu kabar baiknya"ucap papa agung yg juga membuat aku bingung


"Mama doakan semoga cepat jadi ya"Ucapan mama melisa pun juga ambigu


"Maksudnya apa yah ma pa kok elsa gak ngerti maksud mama sama papa?"tanya elsa yg penasaran omongan mereka


"oh, itu kami masih usahakan ma pa. Doain semoga cepat dikasih yah"ucap elsa


"Ayo makan dulu, mama udah masakin makanan kesukaan kamu han"ucap mama mengajak kami semuanya makan malam


Setelah selesai makan malam kita disuruh menginap, yah mau gak mau harus menuruti. Ku masuk kedalam kamar farhan rapi dan bersih itulah gambaran dari kamar itu, dinding berwarna abu² dan terdapat perpustakaan kecil disana. Sungguh kamar yg indah padahal setahuku kamar abangku gak Serapi ini. Ngomong² soal abang aku jadi kangen dia, lama juga gak nelfon apalagi ketemu si jahil itu. Abang elsa kangen..


"Ngelamun aja, mikirin apa sih"ucap farhan mengagetkanku

__ADS_1


"Gak ada mas, ngelihat kamar kamu aku jadi keinget abang elo lama juga gak ketemu dia semenjak aku nikah"ucap elsa sambil melihat ke luar jendela


"Weekend depan kita kerumah ayah yah, jadi biar adil"ucapan farhan membuatku senang


"Beneran mas"ucap elsa yg kurang yakin


"Bener sayang, tidur yuk udah malem nih. Besok kita kan ada rapat beberapa pemegang saham nanti juga ada ayah dan bang elo disana"ucapan farhan membuatku senang


"Baiklah mas, gak sabar nunggu besok bertemu sama abangku yg jahil sama ayah"ucapnya antusias yg membuat farhan menggeleng²kan kepalanya heran dengan sifat istrinya memang sedikit kekanakan tapi dia tidak manja


Keesokan harinya mereka bangun pagi bersama, lalu sarapan dengan papa dan mama dan setelah sarapan mereka berpamitan untuk berangkat ke kantor bersama².Sesampainya dikantor..


"Mas aku siapin bahan rapatnya yah?"ucap elsa


"Iya sayang, mas keruangan dulu ifan sudah menunggu"ucap farhan berpamitan


"iya mas"

__ADS_1


__ADS_2